34.4 C
Jakarta

MALIMPA UMS Kibarkan Merah Putih di Tebing Watu Gribik

Baca Juga:

WONOSOBO, MENARA62.COM — Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dilakukan dengan cara berbeda oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (MALIMPA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id.

 

Empat anggota MALIMPA UMS mengibarkan bendera Merah Putih di Tebing Watu Gribik, Wonosobo, Jawa Tengah, Senin (17/8/2026). Mereka juga melaksanakan upacara bendera di tebing vertikal yang disaksikan warga setempat dan anggota komunitas Vertical Rescue Indonesia.

 

Keempat anggota tersebut yakni Jamal, Nisa’i, Yusmaniar, dan Afif. Pengibaran bendera di lokasi ekstrem itu menjadi bagian dari program “Jelajah MALIMPA Vol. 1”, yang untuk pertama kalinya digelar MALIMPA UMS.

 

Sementara itu, pengibaran Merah Putih di alam bebas merupakan agenda tahunan MALIMPA UMS dalam memperingati Hari Kemerdekaan.

 

Koordinator kegiatan, Afif, mengatakan Jelajah MALIMPA Vol. 1 lahir dari keinginan anggota untuk mengeksplorasi alam bebas sekaligus menghadirkan pengalaman yang berkesan.

 

“Kegiatan ini menjadi ruang bagi anggota MALIMPA untuk mengembangkan kemampuan, baik kemampuan di lapangan maupun ketika berada di alam bebas,” ujar Afif, Selasa (18/8/2026).

 

Menurut dia, pengibaran bendera menjadi salah satu muatan dalam ekspedisi tersebut. Selain memperingati kemerdekaan, kegiatan juga dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran dan pengembangan keterampilan anggota.

 

Belajar Bersama Vertical Rescue Indonesia

 

Pengibaran bendera di Tebing Watu Gribik juga memberikan pengalaman baru bagi anggota MALIMPA UMS. Mereka berkesempatan belajar bersama anggota Vertical Rescue Indonesia yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

 

“Yang berkesan adalah kami bisa sekalian belajar bersama anggota Vertical Rescue Indonesia. Hal itu juga menjadi salah satu muatan dalam kegiatan kami,” ungkap Afif.

 

Interaksi tersebut menjadi kesempatan bagi anggota MALIMPA untuk memperkaya pengetahuan dan keterampilan teknis yang berkaitan dengan aktivitas di medan tebing.

 

Afif menegaskan, kegiatan di alam bebas tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis. Persiapan matang dan manajemen risiko menjadi faktor penting untuk memastikan keselamatan seluruh anggota tim.

 

Sebelum berangkat, tim melakukan pencarian informasi mengenai lokasi, kondisi fisik medan, serta berbagai potensi risiko yang mungkin dihadapi selama perjalanan dan pelaksanaan kegiatan.

 

“Dalam kegiatan ini kami melakukan manajemen perjalanan dan manajemen risiko. Mulai dari pencarian data lokasi, kondisi fisik, hingga risiko yang mungkin dihadapi di lapangan. Kami harus memiliki rencana untuk menghadapi berbagai situasi tersebut,” jelasnya.

 

Kelancaran pengibaran bendera di tebing vertikal tersebut juga tidak terlepas dari dukungan anggota MALIMPA UMS dan pengelola Tebing Watu Gribik.

 

Alam Jadi Ruang Belajar

 

Bagi MALIMPA UMS, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Alam bebas juga dijadikan ruang pembelajaran untuk mengasah keterampilan, keberanian, kerja sama, serta kesiapan menghadapi tantangan.

 

Melalui Jelajah MALIMPA Vol. 1, mahasiswa belajar mengelola perjalanan sekaligus menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan saat berada di alam bebas.

 

Afif berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat menjadi pengingat bagi generasi muda untuk terus mencintai dan membanggakan Indonesia.

 

“Harapan kami, Indonesia semakin melangit di kancah internasional dan semakin jaya. Selalu merdeka,” pungkasnya. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!