31.2 C
Jakarta

FHIP UMS Gandeng Polres Karanganyar Cetak Generasi Tangguh

Baca Juga:

KARANGANYAR, MENARA62.COM – Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggandeng Polres Karanganyar dan SD Muhammadiyah Baitul Falah (MBF) Mojogedang untuk memperkuat karakter anak melalui edukasi ketahanan lingkungan, ketahanan mental, dan ketahanan pangan, Sabtu (1/8/2026).

 

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut tidak hanya menghadirkan penyuluhan, tetapi juga dikemas secara interaktif melalui demonstrasi pertanian, edukasi keselamatan berlalu lintas, sosialisasi pencegahan perundungan (bullying), literasi media sosial, hingga hiburan edukatif yang membuat ratusan peserta didik antusias mengikuti setiap sesi.

 

Ketua Tim Pengabdian FHIP UMS, Dr. Waljinah Poer, mengatakan tema tersebut dipilih karena tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini tidak hanya berkaitan dengan kecerdasan akademik, tetapi juga kemampuan menjaga lingkungan, kesehatan mental, dan kemandirian pangan.

 

“Ketahanan pangan saat ini menjadi isu penting. SD MBF memiliki konsep sekolah pertanian sehingga sangat relevan dengan tema yang kami angkat. Namun ketahanan pangan juga harus didukung ketahanan lingkungan dan ketahanan mental agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang tangguh,” ujar Waljinah.

 

Ia menjelaskan, SD MBF dipilih sebagai lokasi pengabdian karena menjadi salah satu sekolah yang mengembangkan pembelajaran berbasis pertanian. Menurutnya, model pendidikan tersebut dapat menjadi contoh dalam menanamkan kemandirian sejak usia dini.

 

Selain memberikan edukasi, FHIP UMS bersama Polres Karanganyar juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako dan alat tulis kepada anak yatim piatu serta keluarga kurang mampu.

 

Dalam kesempatan itu, Polres Karanganyar turut mengenalkan berbagai layanan sosial kepada masyarakat, mulai dari program sunatan massal gratis yang rutin dilaksanakan setiap Jumat hingga layanan konseling bagi anak berkebutuhan khusus melalui jajaran kepolisian.

 

Kasat Binmas Polres Karanganyar AKP Sugiyanto mengatakan pihaknya sengaja menghadirkan materi yang dekat dengan kehidupan anak-anak agar pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami.

 

“Kami memberikan edukasi tentang bullying, bijak menggunakan media sosial, dan keselamatan berlalu lintas. Selain itu kami juga mengenalkan praktik ketahanan pangan melalui budidaya ikan, peternakan, dan penanaman melon yang selama ini dikembangkan anggota Bhabinkamtibmas,” kata Sugiyanto.

 

Untuk menciptakan suasana yang menyenangkan, anggota kepolisian juga menampilkan atraksi sulap dan hiburan interaktif. Menurut Sugiyanto, pendekatan tersebut menjadi bagian dari program Polisi Sahabat Anak agar anak-anak merasa dekat dengan institusi kepolisian.

 

“Kami ingin anak-anak mengenal polisi sebagai sahabat yang siap melindungi dan mendampingi mereka,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah Baitul Falah Mojogedang, Nur Fitri Fatimah, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara FHIP UMS dan Polres Karanganyar.

 

Ia menilai materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan peserta didik, terutama dalam membangun karakter, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan.

 

“Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Kehadiran FHIP UMS bersama Polres Karanganyar memberikan manfaat yang besar, tidak hanya bagi sekolah tetapi juga masyarakat sekitar. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut,” kata Nur Fitri.

 

Melalui sinergi antara perguruan tinggi, kepolisian, dan sekolah, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat pendidikan karakter sekaligus menyiapkan generasi muda yang peduli lingkungan, tangguh secara mental, serta memiliki semangat kemandirian pangan sejak usia dini. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!