33.7 C
Jakarta

Gelang AI Warnai Wisuda UMS, Pantau Acara Real-Time

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Ada yang berbeda dalam Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id, Sabtu (20/6/2026). Selain melepas 1.217 wisudawan, UMS memperkenalkan gelang barcode berbasis akal imitasi (AI) yang digunakan untuk mendukung proses wisuda sekaligus menjadi suvenir bagi para wisudawan-wisudawati.

 

Direktur Direktorat Akademik dan Admisi UMS, Dr. Triyono, S.E., M.Si., menjelaskan teknologi AI sebenarnya telah digunakan dalam proses pemanggilan wisudawan-wisudawati UMS selama beberapa periode terakhir. Namun, penggunaan gelang barcode sebagai media terintegrasi baru diterapkan pada wisuda periode kali ini.

 

“Untuk proses pemanggilan itu kita sudah menggunakan teknologi AI. Dengan cara hanya cukup discan, kemudian nanti akan tampil di layar dan yang memanggil itu AI,” ujar Triyono usai acara pelepasan wisuda.

 

Triyono mengatakan, sistem pemanggilan berbasis AI tersebut telah digunakan sejak empat periode wisuda sebelumnya. Pada wisuda periode IV tahun akademik 2025/2026, teknologi tersebut dikembangkan dengan menghadirkan gelang barcode yang dikenakan setiap wisudawan.

 

Cukup dengan memindai barcode pada gelang, berbagai informasi terkait prosesi wisuda dapat diakses secara digital. Sistem tersebut juga terhubung dengan pemantauan waktu pelaksanaan acara secara real-time.

 

“Nanti hanya tinggal scan itu saja, sudah muncul semuanya. Bahkan estimasi wisuda akan selesai pada jam berapa juga bisa dimonitor,” jelasnya.

 

Menurut Triyono, fitur pemantauan tersebut memungkinkan panitia mengendalikan jalannya acara secara lebih efektif. Jika terdapat sesi yang berlangsung lebih lama dari target, panitia dapat segera melakukan penyesuaian agar prosesi tetap berjalan sesuai jadwal.

 

Selain meningkatkan efisiensi, inovasi ini juga menjadi bagian dari upaya UMS mengurangi penggunaan kertas dalam penyelenggaraan wisuda. Jika sebelumnya undangan dan berbagai informasi dicetak pada kertas berukuran besar, kini seluruh data dapat diakses secara digital melalui barcode yang dicetak seukuran kartu identitas.

 

“Kita sama-sama menjaga bumi kita agar konsumsi kertas bisa dikurangi. Mahasiswa juga mendapatkan kenangan berupa gelang wisuda ini,” katanya. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!