25.7 C
Jakarta

Haedar Nashir: Bangsa Ini Butuh Keteladanan

Must read

Surat Terbuka Burger King® Indonesia Menyuarakan #SunyiBersuara

JAKARTA, MENARA62.COM -- Melanjutkan momentum keberhasilan dalam menyatukan rantai ritel makanan dan minuman di Indonesia di tengah pandemi, Burger King® Indonesia mengumumkan #SunyiBersuara “Voice...

Modalku Jalin Kolaborasi dengan idsMED Indonesia untuk Perluas Akses Pendanaan bagi Fasilitas Kesehatan

JAKARTA, MENARA62.COM -- PT Mitrausaha Indonesia Grup (Modalku) menandatangani kerja sama dengan PT IDS Medical Systems Indonesia (idsMED Indonesia) yang dilakukan oleh Co-Founder &...

Bangga, Filem Karya Mahasiswa UMP Raih Juara Terfavorit ajang FFMI 2020

PURWOKERTO, MENARA62.COM -- Karya Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah kembali meraih penghargaan di kancah nasional. Kali ini, UMP patut berbangga, Film...

Kepatuhan Syariah Menjadi Modal Dasar BTM

Pekalongan, MENARA62.COM Selain memiliki manfaat yang besar kepada persyarikatan Muhammadiyah dan warga, Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) harus memiliki komitmen tinggi terhadap kepatuhan...

JAKARTA, MENARA62.COM–Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir di Jakarta, Selasa (14/2/2017) mengungkapkan, bangsa ini masih membutuhkan keteladanan. Keteladanan itu dibutuhkan baik di dalam kepemimpinan publik maupun politik.

“Keteladanan itu bukan hanya dibutuhkan di Indonesia. Di negara maju juga dibutuhkan. Ada pemimpin yang tiba-tiba muncul kemudian ketika moralitinya terganggu, ia merasa cacat, karena dia merasa punya masalah, biarpun orang lain yang melakukannya, dia lalu berhenti. Pemimpin seperti ini dibutuhkan bangsa ini,” ujarnya.

Keteladanan ini dibutuhkan di banyak negara. Begitu jug, di Indonesia, menurut Haedar, jelas sekali membutuhkan memerlukan kepemimpinan yang bisa menjadi teladan.

“Tentu pemimpin inilah yang dapat memajukan kehidupan bangsa, memajukan ekonomi, memajukan masyarakat dan lain sebagainya. Penting pemimpin yang berprestasi, tetapi prestasi itu yang betul-betul teruji dan terbukti. Bukan prestaasi yang dikamuflase lagi,” ujar Haedar yang menambahkan bahwa jika pemimpin itu berkamuflasi, mereka akan terus berpura-pura berprestasi, padahal sesungguhnya tidak berprestasi.

“Kita ingin ke depan pemimpin itu betul-betul bisa menjadi teladan. Itulah megnapa, Muhammadiyah ingin memperkenalkan Islam yang berkemajuan. Kita ingin menjadi masyarakat yang rasional, masyarakat yang obyektif, masyarakat yang profesional, masyarakat yang maju, tetapi punya prinsip di dalam bertindak, berprilaku dan bisa menjadi contoh bagi orang lain,” ujarnya.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Surat Terbuka Burger King® Indonesia Menyuarakan #SunyiBersuara

JAKARTA, MENARA62.COM -- Melanjutkan momentum keberhasilan dalam menyatukan rantai ritel makanan dan minuman di Indonesia di tengah pandemi, Burger King® Indonesia mengumumkan #SunyiBersuara “Voice...

Modalku Jalin Kolaborasi dengan idsMED Indonesia untuk Perluas Akses Pendanaan bagi Fasilitas Kesehatan

JAKARTA, MENARA62.COM -- PT Mitrausaha Indonesia Grup (Modalku) menandatangani kerja sama dengan PT IDS Medical Systems Indonesia (idsMED Indonesia) yang dilakukan oleh Co-Founder &...

Bangga, Filem Karya Mahasiswa UMP Raih Juara Terfavorit ajang FFMI 2020

PURWOKERTO, MENARA62.COM -- Karya Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah kembali meraih penghargaan di kancah nasional. Kali ini, UMP patut berbangga, Film...

Kepatuhan Syariah Menjadi Modal Dasar BTM

Pekalongan, MENARA62.COM Selain memiliki manfaat yang besar kepada persyarikatan Muhammadiyah dan warga, Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) harus memiliki komitmen tinggi terhadap kepatuhan...

Stadium General UKM KOPMA Buka Wawasan Mahasiswa UM Purworejo Tentang Sosio-Edupreneurship

    PURWOREJO,MENARA62.COM-Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Koperasi Mahasiswa Suka Maju (Kopma Sukma) Universitas Muhammadiyah Purworejo menggelar Stadium General pada Senin 30 November 2020 dan Selasa 1...