25.6 C
Jakarta

Kwartet Dalang Milenial SD Muhammadiyah 1 Ketelan Pentaskan “Sang Hanuman”

Must read

Melalui Program Literasi Gender, Kader PC IMM AR.Fakhrudin UMY Berhasil Lahirkan sebuah Buku

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Berangkat dari ketidakpahaman tentang pengetahuan gender dan keresahan mengenai ketidakadilan gender di lingkungan sekitar, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) AR. Fakhrudin Universitas...

Bank Danamon Kembali Raih Penghargaan Kelas Internasional dalam Inovasi Digital

JAKARTA, MENARA62.COM -- PT Bank Danamon Indonesia Tbk ("Bank Danamon") meraih penghargaan Asia Trailblazer Award oleh Retail Banker International (RBI) dengan predikat Highly Commended...

Renovasi Rumah dan Sedekah Virtual, Ikhtiar Aswin Yanuar Bantu Masyarakat Kurang Mampu

Jakarta, Menara62.com - Pengusaha muda bidang properti, Aswin Yanuar, benar-benar menggegerkan netizen Indonesia. Setelah viral berkat aksinya, mereview rumah yang dibangun perusahaannya dengan harga...

UNESCO: Minat Baca Masyarakat Indonesia Masih Sangat Rendah

JAKARTA, MENARA62.COM- Literasi adalah bagian dari pembangunan manusia yang dapat membuka jalan untuk memutus mata rantai kemiskinan di masyarakat. Sayangnya, tingkat literasi masyarakat Indonesia...

SOLO, MENARA62.COM — Semakin hari, Ekstrakurikuler Pedalangan, Karawitan dan Tari SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta memperlihatkan perkembangan menggembirakan bagi dunia pedalangan di kalangan generasi kekinian, Sabtu (18/1/2020).

Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Jatmiko mengakui, ada empat dalang saat produksi pengambilan gambar film dokumenter. Keempatnya adalah Gibran Maheswara Javas Setyawan kelas II, Galen Bianco Hartono kelas III, Muhammad Azkhavin Rizky Wiratama kelas V dan Brama Kesawa kelas I putra dari Ki Cahyo Kuntadi Sukesi.

Mengangkat lakon sang Hanuman binaan guru Ki Agung Sudarwanto MSn. Ki Agung merupakan anggota Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Kota Surakarta Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang).

“Seni tradisional seperti karawitan, wayang kulit dan tari wajib dikenalkan melalui ekstrakurikuler kepada pelajar agar tidak kehilangan seni budaya adiluhung dan banyak mengandung nilai-nilai moral dan pendidikan,” ujar Jatmiko, di Sanggar Madhangkara Sawahan RT 08/23 Karanganyar.

Sekolah Sehat Berkemajuan (SSB) berbasis karakter, agama dan budaya konsisten mendidik siswa berbakat seni dan siap melatih pangrawit menjadi seniman muda.

Faktor kesempatan mengedukasi tentang bahasa Jawa untuk publik yang lebih luas. Apalagi, saatini sulit mendapatkan tontonan yang syarat tuntunan, seperti sang Hanuman pembela kebenaran.

“Film dokumenter atas kerja sama salah satu stasiun Televisi Jawa Tengah, sarat makna dan pengetahuan. Karena akan membuka mata banyak orang tentang kesadaran untuk merawat wayang, di dalamya ada tatah sungging atau seni membuat wayang kulit, dan rencananya anak –anak akan di sowankan dalang kondang sang maestro Ki Manteb Soedharsono,” ujarnya.

Ki Agung bersama 4 dalang milenial

Setiap anak dilahirkan sebagai pribadi yang unik. Artinya, bakat dan kemampuan menjadi tolok ukur utama bagi orang tua dan sekolah. Peran penting, kwartet dalang cilik ini wajib pandai dalam mengolah kata melalui pesan-pesan verbal yang bisa ditangkap kawan sekolahnya.

“Ya banyolan-banyolannya saya kemas dalam bahasa sehari-hari seperti ngobrol dengan teman di sekolah. Biar pesannya lebih masuk di ingatan,” ucap Gibran.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Melalui Program Literasi Gender, Kader PC IMM AR.Fakhrudin UMY Berhasil Lahirkan sebuah Buku

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Berangkat dari ketidakpahaman tentang pengetahuan gender dan keresahan mengenai ketidakadilan gender di lingkungan sekitar, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) AR. Fakhrudin Universitas...

Bank Danamon Kembali Raih Penghargaan Kelas Internasional dalam Inovasi Digital

JAKARTA, MENARA62.COM -- PT Bank Danamon Indonesia Tbk ("Bank Danamon") meraih penghargaan Asia Trailblazer Award oleh Retail Banker International (RBI) dengan predikat Highly Commended...

Renovasi Rumah dan Sedekah Virtual, Ikhtiar Aswin Yanuar Bantu Masyarakat Kurang Mampu

Jakarta, Menara62.com - Pengusaha muda bidang properti, Aswin Yanuar, benar-benar menggegerkan netizen Indonesia. Setelah viral berkat aksinya, mereview rumah yang dibangun perusahaannya dengan harga...

UNESCO: Minat Baca Masyarakat Indonesia Masih Sangat Rendah

JAKARTA, MENARA62.COM- Literasi adalah bagian dari pembangunan manusia yang dapat membuka jalan untuk memutus mata rantai kemiskinan di masyarakat. Sayangnya, tingkat literasi masyarakat Indonesia...

Indonesia Masih Dibayangi Pertumbuhan Ekonomi Negatif

JAKARTA, MENARA62.COM - Dalam prespektif jangka menengah Indonesia masih tetap terus melakukan reformasi struktural untuk meningkatkan produktivitas dan akselerasi pertumbuhan. Pandemi Covid-19 memberikan kekhawatiran...