29.7 C
Jakarta

Mahasiswa UTP Malaysia Siapkan Training STEM di Purworejo

Baca Juga:

PURWOREJO, MENARA62.COM — Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah (PPDA) Bayan bersama SMP Muhammadiyah Jono, Bayan, Purworejo, bersiap menyambut mahasiswa Rakan Masjid Universiti Teknologi PETRONAS (UTP) Malaysia dalam kegiatan International Training of Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), Rabu (2/9/2026).

 

Kegiatan yang dipusatkan di kompleks PP Darul Arqom Muhammadiyah Bayan dan SMP Muhammadiyah Jono ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring pendidikan internasional sekaligus memberikan pengalaman pembelajaran berwawasan global bagi santri dan pelajar Muhammadiyah.

 

Training STEM tersebut akan diampu mahasiswa Rakan Masjid UTP Malaysia. Sementara panitia teknis melibatkan guru dan karyawan SMP Muhammadiyah Jono serta SD Muhammadiyah Bayan.

 

Peserta kegiatan berasal dari berbagai jenjang pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Purworejo. Mereka terdiri atas murid SD/MI Muhammadiyah se-Kabupaten Purworejo serta santri PPDA Muhammadiyah Bayan dari SMP Muhammadiyah Jono dan SMA Muhammadiyah Purworejo.

 

Kepala SMP Muhammadiyah Jono, Erlinda Windiastranti, M.Pd., mengatakan pihaknya siap menyambut kedatangan mahasiswa UTP Malaysia. Menurut dia, kolaborasi tersebut menjadi momentum penting untuk memperluas pengalaman belajar para santri dan siswa.

 

“Kami siap menyambut kunjungan mahasiswa Universiti Teknologi PETRONAS Malaysia di Perguruan Muhammadiyah Bayan. Kegiatan ini bertujuan membuka jendela dunia bagi santri dan siswa Muhammadiyah melalui kolaborasi internasional dengan Universiti Teknologi PETRONAS Malaysia,” ujar Erlinda.

 

Dia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong lahirnya generasi yang unggul dalam bidang STEM, sekaligus memiliki karakter Islami, kreatif, kolaboratif, dan mampu menghadapi tantangan global.

 

Menurut Erlinda, pembelajaran STEM semakin penting karena peserta didik tidak cukup hanya menguasai kemampuan akademik. Mereka juga perlu memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan solutif.

 

“Pengalaman belajar bersama mahasiswa dari perguruan tinggi internasional diharapkan memberikan perspektif baru bagi peserta didik,” katanya.

 

Dorong Integrasi STEM dan Nilai Islam

 

Direktur PPDA Muhammadiyah Bayan Purworejo, Muhammad Nurrosyid Huda Setiawan, S.Th.I., MIRKH., menegaskan kegiatan tersebut juga harus diarahkan pada penguatan integrasi ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman.

 

“Mari kita jadikan program besok ini sarana untuk melahirkan ulama yang intelek, bukan sekadar intelek yang tahu agama,” kata Nurrosyid.

 

Semangat tersebut menjadi salah satu landasan pelaksanaan International Training STEM. Pendidikan Muhammadiyah diharapkan tidak hanya melahirkan generasi yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki kedalaman iman, akhlak, serta kepedulian terhadap masyarakat.

 

Kegiatan ini juga akan dihadiri sejumlah unsur pimpinan dan pemangku kepentingan, antara lain Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Purworejo, Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah PDM Purworejo, Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Bayan, Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Purworejo, Tim Pengembang Pondok Pesantren, Camat Bayan, Kepala Desa Jono, serta tamu undangan lainnya.

 

Keterlibatan berbagai pihak tersebut diharapkan memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan, pesantren, organisasi Muhammadiyah, pemerintah wilayah, dan mitra pendidikan internasional.

 

Buka Peluang Kerja Sama Pendidikan

 

International Training STEM di Purworejo ini juga diharapkan menjadi pintu pembuka bagi kerja sama pendidikan yang lebih luas antara Perguruan Muhammadiyah Bayan dan mitra internasional.

 

Selain meningkatkan kompetensi STEM, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan budaya akademik internasional, membangun kepercayaan diri peserta didik, serta menumbuhkan motivasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi bertaraf internasional.

 

Kolaborasi dengan mahasiswa UTP Malaysia tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Program ini menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan pendidikan Muhammadiyah yang inovatif, berkemajuan, dan terbuka terhadap dunia, namun tetap kokoh berlandaskan nilai-nilai Islam. (AMM)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!