25.6 C
Jakarta

Masjid Istiqlal Segera Dipercantik

Must read

Peran Perpustakaan Harus Ditingkatkan Guna Menunjang Budaya Literasi Masyarakat

JAKARTA, MENARA62.COM - Di era yang serba digital perpustakaan memang bukan satu-satunya sumber  informasi untuk masyarakat. Perangkat gawai dan perangkat raksasa yang bernama Google...

Ini Cara Kedai Kopi Guyon Bertahan Di Tengah Pandemi Corona

JAKARTA, MENARA62.COM – Roda bisnis berubah drastis akibat pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Perubahan ini juga terasa pada bisnis Kedai Kopi Guyon yang...

Rian ‘Kopirative’ Buktikan Membuka Usaha Tak Selalu Padat Modal

JAKARTA, MENARA62.COM - Memulai bisnis tidak selalu harus merogoh kocek yang besar alias padat modal. Dengan modal yang terbatas, asalkan dikelola dengan baik, maka...

Sanksi PSBB di DKI Kurang Tegas, Masyarakat Abai Protokol Kesehatan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan kembali di Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan nampaknya tidak terlalu efektif. Hal ini dapat dilihat...

JAKARTA, MENARA62.COM – Pemerintah akan segera merenovasi Masjid Istiqlal, Jakarta. Renovasi tersebut sifatnya hanya mempercantik bangunan dan tidak mengubah bentuk maupun arsitek bangunan, karena masjid Istiqlal masuk cagar budaya.

Direktur Bina Penataan Bangunan Direktorat Jenderal Cipta Karya Diana K menjelaskan, ada lima ruang lingkup pekerjaan renovasi Masjid Istiqlal Jakarta yaitu penataan kawasan, arsitektur, interior, renovasi sistem mekanikal, elektrikal dan plumbing (MEP) dan signage.

“Kami akan mempercantik bentuk arsitektur karena Masjid Istiqlal merupakan salah satu cagar budaya, jadi kami tidak bisa mengubah bentuknya melainkan mempercantik,” ujar Diana saat bertemu dengan Menag Lukman Hakim Kamis (11/4).

Tahapan proses lelang untuk renovasi Masjid Istiqlal dengan nilai total pekerjaan Rp.577.886.000.000 tersebut sudah selesai diilaksanakan. Saat ini sedang menunggu penetapan pemenang dari Menteri PUPR.

Selain mempercantik bentuk arsitektur nantinya akan dilakukan penerapan teknologi, peningkatan keamanan, kenyamanan, kontekstual, efisien, lingkungan dan mendesain fungsi utama masjid.

Ada tiga zona yang akan menjadi fokus penataan dan renovasi Masjid Istiqlal, yakni: zona utama sebagai area kegiatan masjid dan kegiatan sosial, zona pendukung sebagai penunjang pedestrian berupa taman dan plaza publik, dan terakhir zona publik.

“Jadi kita akan menjadikan Masjid Istiqlal bukan hanya sebagai tempat ibadah tetapi sebagai bangunan publik yang ramah dan terbuka dengan penambahan plasa plasa terbuka terhadap bangunan sekitar, kawasan sekitar dan akses transportasi publik,” ujar Diana.

Imam Besar Masjid Istiqlal Nasarudin Umar mengatakan problem utama yang dihadapi saat ini adalah penataan atau menambah kawasan parkir di Masjid Istiqlal.

“Mohon dipertimbangkan kalau perlu hal ini kita disampaikan ke Presiden. Kedua masalah waktu pelaksanaan sebentar lagi kita akan memasuki bulan ramadhan,” ujar Nasarudin.

Begitu juga dengan aktivitas anak-anak sekolah saat pelaksanaan renovasi dan ini belum ada jalan keluarnya. Termasuk penataan sungai terutama saat air pasang dimana sungai mengeluarkan aroma yang tak sedap.

Nasarudin menambahkan Mesjid Istiqlal merupakan masjid ketiga terbesar di dunia yang mampu menampung sekitar 250 ribu jemaah.

“Saya menganut semakin cepat semakin baik. Kalau kita tunggu mesjid sepi tidak akan sepi sepi. Jadi harus segera dilakukan renovasi secara besar besaran terhadap Istiqlal,” kata Menag.

Diakhir pertemuan, Menag menyatakan bahwa prinsip dari pertemuan ini adalah menyamakan keiinginan niat dan komitemen untuk sesegera mungkin memulai pekerjaan renovasi, tentu dengan tetap menjalani semua prosedur yang harus ditempuh.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Peran Perpustakaan Harus Ditingkatkan Guna Menunjang Budaya Literasi Masyarakat

JAKARTA, MENARA62.COM - Di era yang serba digital perpustakaan memang bukan satu-satunya sumber  informasi untuk masyarakat. Perangkat gawai dan perangkat raksasa yang bernama Google...

Ini Cara Kedai Kopi Guyon Bertahan Di Tengah Pandemi Corona

JAKARTA, MENARA62.COM – Roda bisnis berubah drastis akibat pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Perubahan ini juga terasa pada bisnis Kedai Kopi Guyon yang...

Rian ‘Kopirative’ Buktikan Membuka Usaha Tak Selalu Padat Modal

JAKARTA, MENARA62.COM - Memulai bisnis tidak selalu harus merogoh kocek yang besar alias padat modal. Dengan modal yang terbatas, asalkan dikelola dengan baik, maka...

Sanksi PSBB di DKI Kurang Tegas, Masyarakat Abai Protokol Kesehatan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan kembali di Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan nampaknya tidak terlalu efektif. Hal ini dapat dilihat...

New Normal, Can Cuts Barbershop Terapkan Standar Protokol Kesehatan

BEKASI, MENARA62.COM – Sejak wabah Covid-19 melanda tanah air, beberapa sektor perekonomian mengalami dampaknya, termasuk usaha Can Cuts Barbershop. Usaha jasa potong rambut di...