27 C
Jakarta

Menhub: Prasarana Transportasi di Ibu Kota Baru sudah Memadai

Baca Juga:

Akselerasi Dekarbonisasi, Kementerian BUMN Resmikan Tiga PTBg Limbah Sawit PTPN V

  JAKARTA, MENARA62.COM - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara I Pahala Nugraha Mansury meresmikan tiga pembangkit tenaga biogas milik PT Perkebunan Nusantara V (PTPN...

BNI Kucurkan Kredit Investasi, Biayai Garudafood Rp1 Triliun

JAKARTA, MENARA62.COM - Ekspansi kinerja ekonomi riil pada akhir tahun ini semakin menguat. Kerja sama strategis antar pelaku usaha besar dengan perbankan pun semakin...

Menperin: Penerapan Industri Hijau Terbukti Mampu Menghemat Energi Hingga Rp3,2 Triliun

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya memacu pembangunan industri hijau untuk mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan. Hal...

BSN Luncurkan Etalase Digital Produk UMKM Ber-SNI

JAKARTA, MENARA62.COM - Guna lebih mengenalkan produk UMKM ber-SNI kepada masyarakat dan membantu memasarkan produk-produk UMKM melalui platform digital, Badan Standardisasi Nasional (BSN) meluncurkan...
BALIKPAPAN, MENARA62.COM — Prasarana Transportasi yang ada di Ibu Kota Baru Negara yang terletak di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, sudah cukup memadai sehingga tidak membutuhkan investasi menggunakan APBN yang terlalu banyak. Demikian disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau lokasi Ibu Kota baru, Kamis (19/9/2019).
 
Turut serta dalam peninjauan tersebut Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor. Peninjauan dilakukan melalui pantauan dari helikopter ke daerah Samboja, serta menyisir perairan di daerah Mentawir. 
 
“Untuk transportasi itu tidak mengeluarkan investasi yang terlalu banyak dari APBN karena modal dari Kalimantan Timur prasarana transportasinya sudah relatif baik dan banyak,” sebut Menhub.
 
Menhub memberikan contoh dimana bandara di Balikpapan maupun di Samarinda telah dikelola dengan baik oleh PT Angkasa Pura I, sehingga tidak memerlukan lagi anggaran APBN untuk pengelolaan maupun untuk investasi pembangunannya.
 
“Seperti kita lihat tadi bandara itu kita tidak mengeluarkan uang karena di Balikpapan, AP I dengan kemampuannya sendiri bisa (mengelola dan berinvetasi), sedangkan bandara di Samarinda yang tadinya milik Pemda, Pak Gubernur sudah setuju kita buat kerja sama dengan swasta (KPBU). Mungkin bila nanti ada bandara ketiga, bisa dibiayai oleh AP I atau swasta sehingga negara tidak mengeluarkan anggaran,” katanya.
 
Sedangkan pada sektor transportasi lainnya seperti kereta api, jalan tol dan pelabuhan, Menhub menyebutkan swasta akan turut dilibatkan dalam pembangunannya.
 
“Pembangunannya bisa dilakukan dengan KPBU. Jadi dengan swasta yang menginvestasikan, jika pun defisit, kita hanya memberikan available payment yang kita bayar secara jangka panjang. Membangun Jalan tol pun pasti feasible karena jumlah penduduk Baikpapan itu banyak sekali, atau kalau yang sudah ada tinggal menggunakan. Kalaupun akan ke Mentawir kita tinggal menambah 20 km bukan suatu jumlah yang banyak. Laut pun begitu, karena untuk pelabuhan, swasta bisa membangun,” jelas Menhub.
 
Sementara, untuk pembangunan sistem transportasi perkotaan, yang akan digunakan adalah transportasi umum yang bersifat eco friendly. Menurut Menhub yang perlu dibangun pertama sekali adalah kereta api karena KA adalah angkutan yang eco friendly, tepat waktu dan mampu mengangkut orang banyak.
 
“Harus eco friendly karena ini adalah kota masa depan. Kita harus membangun kota yang berkelanjutan. Kita ingin model smart city dan Smart Mobility yang ramah lingkungan. Pergerakan-pergerakan harus dilakukan dengan angkutan massal berbasis energi listrik. Jika ini terjadi, bukan hanya menjadi ibu kota tapi juga menjadi destinasi wisata. Menurut hemat saya yang perlu dibangun pertama kali adalah kereta api,” pungkasnya. 
 
Sebagai informasi, di kota Balikpapan sudah mempunyai Bandara Internasional yakni Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman dan terdapat 3 (tiga) pelabuhan yakni Pelabuhan Semayang, Pelabuhan Kampung Baru dan Pelabuhan Kariangau. Sedangkan di kota Samarinda terdapat Bandara APT Pranoto dan Pelabuhan Samarinda. Saat ini, tengah dibangun jalan tol Balikpapan-Samarinda sepanjang 99 km serta rencana pembangunan jalan tol Balikpapan-Banjarmasin sepanjang 560 km. (HH)
- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

Akselerasi Dekarbonisasi, Kementerian BUMN Resmikan Tiga PTBg Limbah Sawit PTPN V

  JAKARTA, MENARA62.COM - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara I Pahala Nugraha Mansury meresmikan tiga pembangkit tenaga biogas milik PT Perkebunan Nusantara V (PTPN...

BNI Kucurkan Kredit Investasi, Biayai Garudafood Rp1 Triliun

JAKARTA, MENARA62.COM - Ekspansi kinerja ekonomi riil pada akhir tahun ini semakin menguat. Kerja sama strategis antar pelaku usaha besar dengan perbankan pun semakin...

Menperin: Penerapan Industri Hijau Terbukti Mampu Menghemat Energi Hingga Rp3,2 Triliun

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya memacu pembangunan industri hijau untuk mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan. Hal...

BSN Luncurkan Etalase Digital Produk UMKM Ber-SNI

JAKARTA, MENARA62.COM - Guna lebih mengenalkan produk UMKM ber-SNI kepada masyarakat dan membantu memasarkan produk-produk UMKM melalui platform digital, Badan Standardisasi Nasional (BSN) meluncurkan...

Ketua PDM Way Kanan Resmikan Masjid Abdullah Komplek SMP Muhammadiyah Baradatu

  WAY KANAN, MENARA62.COM-Bertempat di masjid Abdullah Komplek Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah Baradatu Way Kanan telah berlangsung kegiatan peresmian Masjid dengan nama masjid Abdullah...