29.1 C
Jakarta

Menkeu: Belanja Pemerintah Pusat Dukung Sasaran Pembangunan

Must read

Kantongi Gold Play Button, RAJA IT Bagi Bagi 1000 Nasi Box

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kata Subscribers saat ini menjadi tidak asing lagi, dikarenakan semakin banyaknya pengguna Youtube. Jumlah pelanggan atau subscribers di Youtube, bisa menjadi...

Rembulan di Atas Bukit Pajangan (bagian ke-7 )

Tentang Kakaknya Rohman yang  “Luar Biasa”. Rohman (13)  mempunyai kakak. Fauzan namanya. Kini 21 tahun kurang beberapa bulan. Karena Fauzan lahir 16 Juli 2000. Lahir...

BPSDMP Ajak Taruna Jadikan Sadar Keamanan Transportasi sebagai “Way of Life”

JAKARTA, MENARA62.COM -- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) kembali menggelar Ambassadorial Lecture secara virtual. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan wawasan internasional tentang...

DPTD PKS Jakpus 2020-2025 Resmi Dilantik

JAKARTA, MENARA62.COM - Dewan Pimpinan Wilayah PKS DKI Jakarta melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Jakarta Pusat, periode 2020-2025, Sabtu (27/2/2021). ...

JAKARTA, MENARA62.COM — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan belanja pemerintah pusat dalam RAPBN 2018 sebesar Rp1.443,3 triliun akan diarahkan untuk mendukung pencapaian sasaran pembangunan.

“Belanja pemerintah pusat akan lebih berkualitas dengan melanjutkan efisiensi serta fokus kepada infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan perlindungan sosial,” kata Sri Mulyani dalam jumpa pers Nota Keuangan dan RUU APBN Tahun 2018 di Jakarta, Rabu (16/8/2017), seperti dilansir Antara.

Sri Mulyani menjelaskan, belanja pemerintah pusat tersebut terdiri atas belanja kementerian lembaga sebesar Rp 814,1 triliun dan belanja non-kementerian lembaga Rp 629,2 triliun. Belanja non-kementerian lembaga itu terdiri dari pembayaran bunga utang Rp 247,6 triliun, subsidi energi Rp 103,4 triliun dan subsidi non-energi Rp 69 triliun.

Belanja pemerintah pusat akan diarahkan untuk mendukung pengentasan kemiskinan dan kesenjangan, pembangunan infrastruktur, pembenahan sektor unggulan, kinerja aparatur negara dan pelayanan masyarakat serta pertahanan keamanan dan demokrasi.

Ia menambahkan belanja untuk pembangunan infrastruktur ditetapkan sebesar Rp 409 triliun dengan sasaran antara lain jalan baru sepanjang 856 kilometer, jalan tol sepanjang 25 kilometer, jembatan sepanjang 8.761 kilometer, jalur kereta api sepanjang 639 kilometer dan rumah susun sebanyak 7.062 unit.

Selain itu, kata Sri Mulyani, belanja untuk penanggulangan kemiskinan, bantuan sosial dan dukungan kepada masyarakat berpendapatan rendah ditetapkan sebesar Rp 292,8 triliun.

Sasaran dari belanja tersebut adalah pemberian subsidi pupuk sebanyak 9,5 juta ton, Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 10 juta Rumah Tangga Sederhana dan penerima bantuan iuran dalam rangka Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebanyak 92,4 juta jiwa.

Kemudian, bantuan pangan melalui subsidi pangan dan bantuan pangan non tunai untuk 15,6 juta keluarga penerima manfaat dengan arah perluasan cakupan, penyediaan bantuan kelompok usaha ekonomi produktif bagi 106,7 ribu kepala keluarga dan bantuan uang muka dan suku bunga kredit untuk kelompok berpenghasilan kecil.

“Upaya itu disinergikan dengan bidang-bidang lainnya yang menjadi prioritas nasional seperti belanja pendidikan sebesar Rp 440,9 triliun dan belanja kesehatan Rp 110,2 triliun,” kata Sri Mulyani.

Secara keseluruhan ia memastikan penggunaan belanja dalam APBN ini akan dilakukan untuk mengurangi kemiskinan dan kesenjangan agar keadilan sosial yang makin merata dapat terwujud.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Kantongi Gold Play Button, RAJA IT Bagi Bagi 1000 Nasi Box

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kata Subscribers saat ini menjadi tidak asing lagi, dikarenakan semakin banyaknya pengguna Youtube. Jumlah pelanggan atau subscribers di Youtube, bisa menjadi...

Rembulan di Atas Bukit Pajangan (bagian ke-7 )

Tentang Kakaknya Rohman yang  “Luar Biasa”. Rohman (13)  mempunyai kakak. Fauzan namanya. Kini 21 tahun kurang beberapa bulan. Karena Fauzan lahir 16 Juli 2000. Lahir...

BPSDMP Ajak Taruna Jadikan Sadar Keamanan Transportasi sebagai “Way of Life”

JAKARTA, MENARA62.COM -- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) kembali menggelar Ambassadorial Lecture secara virtual. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan wawasan internasional tentang...

DPTD PKS Jakpus 2020-2025 Resmi Dilantik

JAKARTA, MENARA62.COM - Dewan Pimpinan Wilayah PKS DKI Jakarta melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Jakarta Pusat, periode 2020-2025, Sabtu (27/2/2021). ...

UNKRIS akan Sertakan Kreativitas dan Inovasi Mahasiswa dalam PKM 2021 Kemendikbud

JAKARTA, MENARA62.COM – Kampus Universitas Krisnadwipayana (Unkris) terus menjaring ide-ide kreatif dan inovatif mahasiswa dari berbagai fakultas. Ide yang paling kreatif dan inovatif tersebut...