32.1 C
Jakarta

Menko Maritim : Plastik harus ramah lingkungan

Must read

Asa Membangun Pesantren di Amerika

Apa yang tidak mungkin dalam hidup ini? Jika ada kemauan, maka ada jalan. Begitu pepatah petitih yang selalu diajarkan pada kita semua dalam banyak...

Ikut Organisasi Mahasiswa Dapat Tingkatkan Softskill

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Mengikuti organisas mahasiswa (Ormawa) dapat meningkatkan kemampuan softskill mahasiswa. Kemampuan ini akan berguna dan mendukung kesuksesan saat memasuki dunia kerja setelah...

Mahasiswa KKN UMY Kenalkan Digital Marketing pada UMKM

BANTUL, MENARA62.COM -- Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 041 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan pengabdian masyarakat pada kelompok UMKM G2RT Desa Panggungharjo, Kapanewon...

Grab Financial Group Luncurkan Sobat Proteksi, Produk Asuransi Penyakit Kritis Pertama untuk Masyarakat Indonesia

JAKARTA, MENARA62.COM -- Grab Financial Group (GFG), platform fintech terkemuka di Asia Tenggara, hari ini mengumumkan peluncuran Sobat Proteksi, produk asuransi penyakit kritis di...

TANGERANG, MENARA62.COM — Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan mengatakan Pemerintah sedang mendorong penggunaan bahan ramah lingkungan.

“Kita sedang cari aturan-aturan supaya penggunaan non-plastik ini bisa dipergunakan lebih luas. Ini berkaitan dengan masalah lingkungan,” ujar Menko Luhut kepada wartawan usai melakukan kunjungan kerja ke produsen non plastik PT Inter Aneka Lestari Kimia, Tangerang, Banten (8/5/2017).

Didampingi Menteri Perindustrian Erlangga Hartato, Menko Luhut mengatakan Indonesia yang sedang bekerja keras memerangi sampah plastik, menyadari industri dan masyarakat kita masih belum bisa lepas sepenuhnya dari kemasan berbahan plastik.

“Tetapi, kemasan tersebut harus tetap ramah lingkungan,” ujarnya.

Pt Inter Aneka Kimia menghasilkan produk-produk plastik yang mudah terurai dan lebih ramah lingkungan yang terbuat dari bahan dasar dari singkong bukan minyak bumi seperti plastik pada umumnya. Menko Luhut mengatakan bangga mendengar bahwa selain ramah lingkungan produk-produk mereka juga mengutamakan penggunaan konten lokal.

“5 persen local content ya. Jika volume produksi diperbesar harganya bisa turun,” ujarnya.

Meski begitu Menko Luhut mengatakan industri ini perlu berusaha menciptakan inovasi baru untuk mengatasi kekurangannya yang antara lain belum tahan panas.

Menko Luhut menegaskan, meskipun industri-industri seperti ini perlu diberikan insentif, tetap perlu dibandingkan dulu dengan dampak lingkungannya. “Untuk masalah cukainya akan dibandingkan dulu dengan dampak lingkungannya.” katanya.

Fitur unggulan produk industri ini antara lain; Made from sustainable resources, Does not contain plastic, Good antistatic property, Excellent oil resistance, Recyclable with paper products, Safe for plant growth and animals, Will not form microplastics serta Passed biodegradation test according to EN13432.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Asa Membangun Pesantren di Amerika

Apa yang tidak mungkin dalam hidup ini? Jika ada kemauan, maka ada jalan. Begitu pepatah petitih yang selalu diajarkan pada kita semua dalam banyak...

Ikut Organisasi Mahasiswa Dapat Tingkatkan Softskill

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Mengikuti organisas mahasiswa (Ormawa) dapat meningkatkan kemampuan softskill mahasiswa. Kemampuan ini akan berguna dan mendukung kesuksesan saat memasuki dunia kerja setelah...

Mahasiswa KKN UMY Kenalkan Digital Marketing pada UMKM

BANTUL, MENARA62.COM -- Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 041 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan pengabdian masyarakat pada kelompok UMKM G2RT Desa Panggungharjo, Kapanewon...

Grab Financial Group Luncurkan Sobat Proteksi, Produk Asuransi Penyakit Kritis Pertama untuk Masyarakat Indonesia

JAKARTA, MENARA62.COM -- Grab Financial Group (GFG), platform fintech terkemuka di Asia Tenggara, hari ini mengumumkan peluncuran Sobat Proteksi, produk asuransi penyakit kritis di...

PT Kereta Api Indonesia dan Krakatau Bandar Samudera Akan Kolaborasi Siapkan Infrastruktur Logistik Terintegrasi

JAKARTA, MENARA62.COM -- PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) menerima kunjungan management PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) dan PT Kereta Api Logistik (KA Logistik)...