25.3 C
Jakarta

Menlu Retno Marsudi Hadiri PNMHII ke-32 Secara Daring di UMY

Baca Juga:

Muhammadiyah dan UGM TandaTangani MOU Penanganan Covid-19

  Yogyakarta, MENARA62.COM- Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) dan Universitas Gajah Mada (UGM), Kamis (15/04) menanda tangani nota kesepahaman bersama (MOU) dalam penanganan...

Bersinergi dengan MyPertamina, Tugu Insurance Bidik 1,5 Juta Pengguna MyPertamina

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pelanggan yang menggunakan aplikasi MyPertamina sekarang tidak hanya dapat menikmati harga hemat untuk setiap pembelian bahan bakar mesin (BBM) maupun berbagai...

Legislator Anis: Pembentukan Kementerian Investasi Bukan Solusi

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah menghapus Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dari Kabinet Indonesia Maju dan meleburnya dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Penggabungan Kemenristek...

MDMC Serahkan Puluhan Unit Huntara di Sulawesi Barat

  Mamuju, MENARA62.COM- Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) selesai melaksanakan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi para penyintas gempa bumi di Sulawesi Barat. Huntara yang selesai...

YOGYAKARTA, MENARA62.COM – Pertemuan Nasional Mahasiswa Hubungan Internasional se-Indonesia (PNMHII) kembali digelar. Kali ini, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi tuan rumah PNMHII ke-32 yang diikuti oleh 56 universitas dari Sabang sampai Merauke.

Jika pada tahun sebelumnya PNMHII digelar secara luring (luar jaringan) atau offline, maka pada tahun ini pertemuan ini digelar dengan metode daring (dalam jaringan) atau online akibat pandemi Covid-19.

Pertemuan yang mengangkat tema “Development Gap Among ASEAN: Problem and Agenda” ini memiliki beberapa agenda di antaranya adalah Sidang Forum, Presentasi Paper, Joint Statement Forum, Muhammadiyah Yogyakarta Diplomatic Course, Kompetisi Video, Dreamwork Summit, dan juga Press Corps yang akan dilaksanakan selama 5 hari sejak 3 hingga 7 November 2020.

“Meskipun digelar secara daring, hal ini tidak menyurutkan antusias dan semangat kompetitif dari para peserta dan juga panitia,” ungkap Fatihatur Rahmi Aziza, Ketua Umum Korps Mahasiswa Hubungan Internasional (KOMAHI) UMY saat menyampaikan sambutan dalam upacara pembukaan PNMHII, Selasa (03/11).

Upacara pembukaan yang juga dihadiri oleh Rektor UMY, Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P., IPM., ini disiarkan langsung dari Ruang Sidang Lt.5, Gedung AR Fachruddin B, UMY melalui platform Zoom Meeting dan live streaming YouTube.

Retno L.P Marsudi, S.IP., LL.M., Menteri Luar Negeri Republik Indonesia dan Dr. Yusran, Ketua Asosisasi Ilmu Hubungan Internasional Indonesia (AIHII) turut hadir sebagai keynote speaker untuk memberikan materi kepada para peserta pertemuan. Dalam pemaparannya, Retno mengangkat situasi geopolitik internasional dalam masa pandemi.

“Pandemi COVID-19 yang merupakan bencana global ini membutuhkan kerja sama antar negara dalam penanganannya, namun yang terjadi saat ini ialah rivalitas yang semakin tinggi terutama untuk dua negara dengan kekuatan besar yang semakin menyulitkan negara lain sebagai pihak ketiga,” ungkapnya.

Menurut Retno, prinsip politik bebas aktif yang dianut Indonesia sangat relevan dengan kondisi saat ini. Bebas berarti bebas menentukan mitra kerja sama dan aktif berarti aktif berkontribusi bagi perdamaian dan stabilitas dunia dengan satu kiblat yaitu kepentingan nasional Indonesia.

“Di tengah rivalitas dua negara berkekuatan besar, negara-negara ASEAN termasuk Indonesia memiliki komitmen untuk terus menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan ini,” tambahnya.

Di akhir pemaparannya, Retno memberikan pesan bahwa tantangan dunia semakin hari semakin besar terutama semakin meruncingnya rivalitas dua kekuatan besar, Indonesia akan berpegang teguh pada prinsip politik bebas aktif, dan sudah merupakan komitmen Indonesia untuk berkontribusi sebagai bridge builder terhadap perdamaian dan kesejahteraan dunia, serta Indonesia akan terus mendukung multilateralisme.

“Saya berharap para mahasiswa dan juga alumnus dari Hubungan Internasional akan terus menjadi penggerak untuk menginjeksi energi positif bagi Indonesia untuk membawa Indonesia menjadi lebih maju dan sejahtera,” tutup Retno.

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!

Muhammadiyah dan UGM TandaTangani MOU Penanganan Covid-19

  Yogyakarta, MENARA62.COM- Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) dan Universitas Gajah Mada (UGM), Kamis (15/04) menanda tangani nota kesepahaman bersama (MOU) dalam penanganan...

Bersinergi dengan MyPertamina, Tugu Insurance Bidik 1,5 Juta Pengguna MyPertamina

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pelanggan yang menggunakan aplikasi MyPertamina sekarang tidak hanya dapat menikmati harga hemat untuk setiap pembelian bahan bakar mesin (BBM) maupun berbagai...

Legislator Anis: Pembentukan Kementerian Investasi Bukan Solusi

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah menghapus Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dari Kabinet Indonesia Maju dan meleburnya dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Penggabungan Kemenristek...

MDMC Serahkan Puluhan Unit Huntara di Sulawesi Barat

  Mamuju, MENARA62.COM- Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) selesai melaksanakan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi para penyintas gempa bumi di Sulawesi Barat. Huntara yang selesai...

Sido Muncul Serahkan Bantuan Korban Banjir NTT Senilai Rp500 Juta Melalui Kemensos

JAKARTA, MENARA62.COM - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali mengirimkan bantuan untuk warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Flores, Nusa Tenggara...

Menara62 TV