28.1 C
Jakarta

Menteri Kelautan Tebar Ribuan Benih Ikan di Embung Gadingan Sleman

Must read

Muhammadiyah Hulu Sungai Tengah Bangun Hunian Untuk Non Muslim di pegunungan meratus

HULU SUNGAI TENGAH, MENARA62.COM, . Banjir yang melanda Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan pada 15 Januari 2021 dini hari, masih...

Cara Nyaman Saat Pasien COVID-19 Isolasi Mandiri

JAKARTA, MENARA62.COM - Orang tanpa gejala COVID-19 ataupun yang bergejala ringan, dihimbau melakukan isolasi mandiri di rumah, untuk mencegah penyebaran virus corona (SARS-CoV-2). Selain melakukan...

Kegiatan Fisik Pasien COVID Saat Isolasi Mandiri

Kegiatan fisik apa yang boleh dilakukan oleh pasien COVID-19 saat isolasi mandiri? Hal itu sering menjadi pertanyaan. Aktifitas fisik memang bermanfaat untuk dapat mengurangi...

Hakikat Menikah: Menghadirkan Rahmat Menghapus Kekerasan

Apa tujuan menikah dalam Islam? Secara umum, menikah bertujuan beribadah mencari ridha Allah SWT. Sedangkan secara khusus, tujuan menikah adalah mewujudkan keluarga yang tenteram dan tenang...

SLEMAN, MENARA62.COM – Dalam upaya mensinergikan budidaya ikan dengan pelestarian lingkungan, Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia Sakti Wahyu Trenggono bersama dengan Bupati Sleman Sri Purnomo lakukan penebaran ribuan benih ikan di Embung Gadingan, Sinduharjo, Ngaglik, Senin (18/1).

Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono menyebut penebaran ribuan benih ikan tersebut merupakan sebuah simbol budidaya yang saat ini tengah digalakkan Kementerian Kelautan dan Perikanan. “Ini (penebaran benih ikan) adalah simbol dari pada budidaya yang menjadi tagline Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2021 kita mulai menggerakan,” jelas Sakti Wahyu Trenggono usai melakukan penebaran benih ikan.

Lebih lanjut, Sakti Wahyu Trenggono juga menuturkan bahwa budaya merupakan bagian dari kelestarian untuk dilanjutkan oleh generasi berikutnya. “Baik di laut maupun di darat, kita akan gerakkan yang namanya budi daya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Sakti Wahyu Trenggono mengapresiasi Kabupaten Sleman terkait budidaya ikan yang selalu mengalami surplus. Namun demikian, dirinya berharap tingginya budidaya ikan konsumsi tersebut juga diiringi dengan berkembangnya jenis pakan yang diproduksi sendiri oleh daerah dan tidak lagi harus impor.

Sementara itu, Bupati Sleman, Sri Purnomo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman melakukan budidaya ikan dengan menebar benih ikan sebanyak 2 ton setiap tahunnya.

Hal tersebut dinilai selaras dengan apa yang menjadi spirit Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam gerakkan budi daya dan pelestarian lingkungan. “Pelestarian akan berjalan dengan catatan kita harus melarang penyetruman ikan atau pemakaian obat-obatan berbahaya dalam menangkap ikan. Karena hal tersebut dapat mematikan ekosistem yang ada di perairan. Jadi memancing itu boleh, tetapi tidak menggunakan penyetrum atau obat-obatan.” pungkas Sri Purnomo.

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -

Latest article

Muhammadiyah Hulu Sungai Tengah Bangun Hunian Untuk Non Muslim di pegunungan meratus

HULU SUNGAI TENGAH, MENARA62.COM, . Banjir yang melanda Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan pada 15 Januari 2021 dini hari, masih...

Cara Nyaman Saat Pasien COVID-19 Isolasi Mandiri

JAKARTA, MENARA62.COM - Orang tanpa gejala COVID-19 ataupun yang bergejala ringan, dihimbau melakukan isolasi mandiri di rumah, untuk mencegah penyebaran virus corona (SARS-CoV-2). Selain melakukan...

Kegiatan Fisik Pasien COVID Saat Isolasi Mandiri

Kegiatan fisik apa yang boleh dilakukan oleh pasien COVID-19 saat isolasi mandiri? Hal itu sering menjadi pertanyaan. Aktifitas fisik memang bermanfaat untuk dapat mengurangi...

Hakikat Menikah: Menghadirkan Rahmat Menghapus Kekerasan

Apa tujuan menikah dalam Islam? Secara umum, menikah bertujuan beribadah mencari ridha Allah SWT. Sedangkan secara khusus, tujuan menikah adalah mewujudkan keluarga yang tenteram dan tenang...

Kasusnya Makin Marak, Menteri Bintang Ajak Masyarakat Ikut Cegah Perkawinan Anak

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengungkapkan kasus perkawinan anak khususnya di tengah pandemi ini kian mengkhawatirkan. Belum...