BOYOLALI, MENARA62.COM – MIMBASA (Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Bustanul Athfal) Tanjungsari, Banyudono, menggelar In House Training (IHT) bertema “Membangun Solid Team Guru untuk Mewujudkan Sekolah Unggul dan Berkemajuan”, Rabu (1/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis sekolah dalam memperkuat sinergi, profesionalisme, dan budaya kolaboratif seluruh guru untuk menghadapi tantangan pendidikan yang semakin dinamis.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kelas 1 MIM Tanjungsari tersebut menghadirkan Ketua Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Boyolali, Pujiono, S.Si., M.M., sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, Pujiono menegaskan bahwa keberhasilan sebuah sekolah tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu para guru, tetapi oleh kekuatan tim yang memiliki visi bersama, saling mendukung, dan terus berinovasi dalam memberikan layanan pendidikan terbaik kepada peserta didik.
“Sekolah yang maju tidak hanya dibangun oleh guru-guru yang hebat secara individu, tetapi oleh tim yang solid, memiliki visi yang sama, saling menguatkan, serta terus berinovasi dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik,” ujarnya.
Mahasiswa Program Doktor Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) itu juga mengajak seluruh guru untuk membangun budaya kerja yang kolaboratif agar setiap program sekolah dapat berjalan secara efektif dan berdampak pada peningkatan mutu pendidikan.
Kegiatan dibuka oleh Kepala MIM Tanjungsari, Abdul Fitri Berlianto. Ia mengatakan IHT merupakan bagian dari ikhtiar sekolah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menyatukan langkah seluruh guru untuk mewujudkan madrasah yang unggul dan berkemajuan.
“Sekolah yang hebat lahir dari kerja sama yang kuat. Melalui IHT ini kami ingin membangun budaya kolaborasi, saling belajar, dan saling menguatkan sehingga seluruh guru bergerak dalam satu visi untuk kemajuan MIM Tanjungsari,” katanya.
Pelatihan tersebut juga mendapat dukungan dari Kepala TK ABA Tanjungsari, Etik, sebagai bentuk sinergi antarlembaga pendidikan Muhammadiyah-‘Aisyiyah. Selain itu, Ketua Komite MIM Tanjungsari, Sri Muryati, menyampaikan apresiasi atas komitmen sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi guru.
Menurutnya, komite sekolah siap mendukung berbagai program yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran dan pelayanan kepada peserta didik.
Sepanjang pelaksanaan IHT, para guru mengikuti berbagai sesi diskusi, berbagi pengalaman, serta merumuskan strategi untuk memperkuat budaya kerja yang mengedepankan kolaborasi, peningkatan kompetensi, inovasi, dan orientasi pada mutu.
Melalui kegiatan ini, MIMBASA Tanjungsari berharap seluruh guru semakin solid, profesional, dan mampu menghadirkan pembelajaran yang berkualitas. Penguatan kapasitas tenaga pendidik tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang berkarakter, berprestasi, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Mengusung semangat “Solid Team, Strong School”, MIMBASA Tanjungsari menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kolaborasi sebagai fondasi mewujudkan sekolah unggul dan berkemajuan. (*)


