33 C
Jakarta

Pemerintah Minta Laporkan Jika Ditemukan Koperasi ‘Papan Nama’

Baca Juga:

MAKASSAR, MENARA62.COM–Menkop dan UKM Puspayoga meminta dinas koperasi mau pun penggiat koperasi seperti Dekopinwil (Dewan Koperasi Indonesia Wilayah) segera melaporkan jika ada temuan koperasi yang tinggal “Papan Nama” aja atau koperasi tidak aktif, untuk kemudian diproses pembubarannya.

“Kampanye pembubaran koperasi tak aktif ini akan terus dilakukan secara konsisten untuk menuju koperasi Indonesia yang berkualitas,” tegas Puspayoga saat membuka Rakernas I Dekopin Tahun 2017 bertema ‘Tumbuh dan Berkembang Membangun Ekonomi Masyarakat ‘di lapangan Karebosi, Makassar, (20/2).

Pada acara tersebut turut hadir Wagub Sulsel Agus Arifin Numang, Ketua Umum Dekopin Nurdin Khalid, Ketua DPRD Sulsel Muh Rum, dan Walikota Makassar Muh Ramdhan Pomanto.

Dalam kesempatan itu, Menkop menegaskan tiga hal yang harus dilakukan untuk perbaikan dan mengembalikan citra koperasi, yaitu rehabilitasi, reorientasi, dan pengembangan koperasi.

Menurut Menkop, saat ini jumlah koperasi yang tidak aktif semakin turun. “Hal ini menunjukkan itikad untuk perbaikan dan bangkit kembali,” katanya.

Sementara itu, persoalan reorientasi, dengan mengubah pola pikir yang mementingkan kualitas dibanding kuantitas. ” Saat ini banyak berdiri koperasi namun kurang memperhatikan kualitasnya. Saya lebih suka koperasinya sedikit jumlahnya namun banyak anggotanya,” katanya. Dengan demikian aset dan volume usaha koperasi itu akan cepat berkembang.

Pilar Negara 

Ketua Umum Dekopin, Nurdin Halid mengatakan, Rakernas Dekopin adalah rapat kerja untuk mempersiapkan pelaksanaan sejumlah hajatan besar bertaraf nasional dan internasional terkait dengan gerakan koperasi. Hajatan itu adalah kongres Koperasi ke-4, Hari Koperasi ke-70, Expo Internasional, dan Kemah Koperasi.

“Semua diadakan di Makassar pada bulan Juli 2017 dan akan mengundang seluruh gerakan koperasi dunia anggota ICA (International Co-operative Alliance),” jelasnya. “Potensi kawasan Timur Indonesia akan menjadi daya tarik bagi masuknya koperasi-koperasi besar dunia,” tambah Nurdin.

Penyelenggaraan Kongres Koperasi ke-4 di Kota Makassar akan membahas khusus “Koperasi Pilar Negara”, bersamaan dengan penyelenggaraan Acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-70 Tahun 2017.

“Koperasi sebagai pilar negara adalah mimpi besar Dekopin tahun 2045 untuk menyejahterakan bangsa Indonesia dan setelah melihat keberhasilan di banyak negara dalam menjalankan usaha koperasi,” tambah Nurdin.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!