29.1 C
Jakarta

Perawat Indonesia Diberi Kesempatan Berkarier di Jepang

Must read

Belajar Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ini Profesi dan Prospek Pekerjaan yang Tersedia

JAKARTA, MENARA62.COM – Kesehatan Masyarakat merupakan jenis ilmu kesehatan yang sangat fleksibel baik dalam soal profesi maupun prospek pekerjaan. Seseorang yang lulus dari program...

Kemendikbud Serahkan Anugerah Kebudayaan 2020 kepada 33 Penerima

JAKARTA, MENARA62.COM – Sebagai bentuk apresiasi terhadap para pelaku kesenian dan kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Ditjen Kebudayaan kembali menyerahkan Anugerah Kebudayaan Indonesia....

SMK Muhammadiyah 1 Tegal Adakan Tes TOIEC

MENARA62.COM-Tegal, SMK Muhammadiyah 1 Kota Tegal merupakan sekolah unggulan di Jawa Tengah. Untuk melayani para murid di bidang kemampuan bahasa Internasional. SMK Muhammadiyah 1...

AMM Lembata Salurkan Bantuan bagi Korban Letusan Gunung Ile Lewotok

LEMBATA, MENARA62.COM - Gunung Ile Lewolotok yang terletak di Pulau Lembata, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) meletus pada hari Minggu, 29 November 2020...

JAKARTA, MENARA62.COM – Dalam rangka peningkatan pendayagunaan Tenaga Kerja Kesehatan Indonesia (TKKI) ke luar negeri khususnya returnee tenaga perawat ke Jepang, Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPPSDM) Kesehatan telah melaksanakan kerjasama Government to Private (G to P) dengan Fukuoka Perfecture Medical Association (FPMA) Jepang dan telah dilakukan penandatangan MoU Re-Challenge Returnee EPA Program pada tanggal 18 Februari 2019 di Fukuoka Perfecture.

Kepala BPPSDM drg. Usman Sumantri, MSc mengatakan sampai tahun 2018 masih ada tenaga perawat sebanyak 653 orang sebagai kandidat perawat Jepang selama 3 tahun melalui kerangka Indonesia – Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA). Dalam masa kontrak tersebut, kandidat perawat diberi kesempatan untuk mengikuti Ujian Nasional Perawat Jepang (Kangoshi) sebanyak 3 kali.

Namun hingga saat ini jumlah perawat yang lulus ujian Kangoshi masih sangat rendah, sehingga mereka tidak dapat melanjutkan pekerjaannya dan harus kembali ke Indonesia setelah masa kontrak berakhir.

“FPMA menawarkan kerjasama untuk memberikan kesempatan kembali kepada returnee perawat EPA untuk bekerja kembali di Jepang yaitu di Fukuoka Prefecture,” kata Usman dalam siaran persnya, Jumat (22/2/2019).

Peserta akan diberikan pelatihan pemantapan ujian Kangoshi terlebih dahulu di Indonesia selama 1-3 bulan. Selain itu, juga difasilitasi untuk mengikuti ujian tingkat nasional di Jepang sebagai tenaga perawat (Registered Nurse) maupun ujian tingkat lokal sebagai Asisten Perawat di Jepang (Licensed Assistant Nurse).

“Diharapkan peserta yang telah mengikuti program ini akan lulus lebih dari 70%,” lanjut Usman.

Dalam MoU tersebut, pihak FPMA akan melakukan pelatihan pemantapan dan penempatan tenaga perawat yang telah lulus ujian di RS dan klinik yang berada di bawah FPMA. Bagi perawat yang hanya lulus Licensed Assistant Nurse, selama bekerja di Fukuoka Jepang akan difasilitasi untuk peningkatan kapasitas agar dapat lulus ujian nasional, sedangkan BPPSDM menyiapkan tenaga returnee yang akan mengikuti program tersebut.

“Saat ini FPMA membawahi sekitar 450 RS dan 4.000 klinik di wilayah Fukuoka Prefecture dan sempat kami kunjungi klinik dan bertemu denga perawat kita dan kelihatannya mereka cukup sejahtera,” ucap Usman.

Mengingat kebutuhan perawat yang sangat tinggi di Jepang termasuk di Fukuoka Prefecture, pihak FPMA mempertimbangkan untuk mensupport penyiapan penempatan perawat ke Jepang salah satunya melalui bantuan proses pendidikan bahasa Jepang di kelas Intenasional yang akan diadakan di lingkungan Poltekkes Kemenkes.

Selain itu, melalui kesempatan ini pula pihak Badan PPSDMK mengundang pihak Jepang untuk berinvestasi dalam membangun rumah lansia di Indonesia khususnya di Pulau Bali dan Bintan. Diharapkan rumah lansia tersebut bisa menjadi destinasi baru dalam perawatan lansia bagi warga Jepang dengan memberdayakan perawat dan careworker Indonesia pasca penempatan di Jepang.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Belajar Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ini Profesi dan Prospek Pekerjaan yang Tersedia

JAKARTA, MENARA62.COM – Kesehatan Masyarakat merupakan jenis ilmu kesehatan yang sangat fleksibel baik dalam soal profesi maupun prospek pekerjaan. Seseorang yang lulus dari program...

Kemendikbud Serahkan Anugerah Kebudayaan 2020 kepada 33 Penerima

JAKARTA, MENARA62.COM – Sebagai bentuk apresiasi terhadap para pelaku kesenian dan kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Ditjen Kebudayaan kembali menyerahkan Anugerah Kebudayaan Indonesia....

SMK Muhammadiyah 1 Tegal Adakan Tes TOIEC

MENARA62.COM-Tegal, SMK Muhammadiyah 1 Kota Tegal merupakan sekolah unggulan di Jawa Tengah. Untuk melayani para murid di bidang kemampuan bahasa Internasional. SMK Muhammadiyah 1...

AMM Lembata Salurkan Bantuan bagi Korban Letusan Gunung Ile Lewotok

LEMBATA, MENARA62.COM - Gunung Ile Lewolotok yang terletak di Pulau Lembata, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) meletus pada hari Minggu, 29 November 2020...

Digelar di Tengah Pandemi, Jumlah Peserta Anugerah Kihajar 2020 Alami Peningkatan

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbud kembali menggelar Anugerah Kihajar. Kegiatan yang rutin dilakukan...