32.5 C
Jakarta

Pergerakan Pasar Saham Tunggu Gubernur Baru

Must read

Kesiapan Sekolah Menghadapi New Normal dari Perspektif Kesehatan

    SOLO,MENARA62.COM-Skenario pemerintah untuk menuju tahap kenormalan baru dan kembali produktif di tengah pandemi Covid-19 perlu dicermati secara serius, terutama di sektor pendidikan....

MTCC UMMagelang Bagikan Masker kepada Warga

MAGELANG, MENARA62.COM -- Muhammadiyah Tobacco Control Center (MTCC) Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang, Sabtu (30/5/2020) menggelar peringatan Hari tanpa Tembakau SeDunia (HTTS). Peringatan...

Baju APD Buatan Indonesia Lolos ISO 16604 Class 3

JAKARTA, MENARA62.COM – Kebutuhan baju alat pelindung diri (APD) bagi para tenaga medis yang berhadapan langsung dengan pasien COVID-19 masih tinggi. Berita...

Belajar dari Rumah Berlanjut, Kemendikbud Kembali Terbitkan Surat Edaran

JAKARTA, MENARA62.COM – Kebijakan belajar dari rumah dalam masa darurat Covid-19 akan terus diberlakukan untuk daerah zona merah dan kuning Covid-19. Karena...

Jakarta, Menara62.com– Kondisi IHSG semakin menarik perhatian mengingat saat ini kondisi pasar sebagian besar didukung oleh arus portfolio eksternal karena para investor meninjau kembali ekspektasi mereka pada pasar di negara maju.

Sementara riuhnya Pilkada DKI yang dikhawatirkan bakal mewarnai pergerakan saham ternyata tidak terbukti.

“Kami tidak berpikir bahwa evaluasi pasar saat ini akan bertahan selama reformasi pemerintah, seperti pada sisi fiskal, berdampak pada kinerja sektor riil. Hasil pemilihan gubernur DKI Jakarta baru-baru ini juga dapat meyakinkan pelaku bisnis untuk menunggu sementara waktu, mengingat mereka masih berharap adanya perubahan pada iklim investasi.” kata Stanley Liong, Senior Analyst Sucor Sekuritas.

Stanley berkeyakinan bahwa saham-saham berikut layak untuk diperhatikan seperti BISI karena adanya dukungan subsidi dari pemerintah pusat, terisolasi dari pengaruh suasana politik dalam negeri pada tingkat regional.

ROTI, dengan jaringan distribusi yang kuat dan pertumbuhan permintaan yang besar terhadap produk-produknya.

ACES / MAPI masih sangat sehat dan menyentuh daya beli segmen menengah atas dengan sangat kuat; INCO mengalami defisit struktural pada pasokan nikel global harus mendukung harga patokan yang lebih tinggi.

DILD / PWON / CTRA untuk bermain pada sektor properti dengan leverage di Surabaya.

Sedangkan untuk pertumbuhan sekuler, SOCI menarik perhatian dengan perputaran cepat di FCF yang saat ini kurang mendapat perhatian dari pasar.

Tidak lupa juga DMAS dengan kemampuan uniknya untuk memesan penjualan lahan besar.

Berinvestasi saham memang merupakan salah satu cara untuk mewujudkan tujuan keuangan para investor retail yang memiliki profil risiko agresif.

Cara berinvestasi ini merupakan salah satu yang diminati karena memberikan manfaat capital gain dan dividen.

 

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Kesiapan Sekolah Menghadapi New Normal dari Perspektif Kesehatan

    SOLO,MENARA62.COM-Skenario pemerintah untuk menuju tahap kenormalan baru dan kembali produktif di tengah pandemi Covid-19 perlu dicermati secara serius, terutama di sektor pendidikan....

MTCC UMMagelang Bagikan Masker kepada Warga

MAGELANG, MENARA62.COM -- Muhammadiyah Tobacco Control Center (MTCC) Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang, Sabtu (30/5/2020) menggelar peringatan Hari tanpa Tembakau SeDunia (HTTS). Peringatan...

Baju APD Buatan Indonesia Lolos ISO 16604 Class 3

JAKARTA, MENARA62.COM – Kebutuhan baju alat pelindung diri (APD) bagi para tenaga medis yang berhadapan langsung dengan pasien COVID-19 masih tinggi. Berita...

Belajar dari Rumah Berlanjut, Kemendikbud Kembali Terbitkan Surat Edaran

JAKARTA, MENARA62.COM – Kebijakan belajar dari rumah dalam masa darurat Covid-19 akan terus diberlakukan untuk daerah zona merah dan kuning Covid-19. Karena...

Kalender Pendidikan Tidak Mundur, 13 Juli Hari Pertama Tahun Pelajaran Baru 2020/2021

JAKARTA, MENARA62.COM - Proses Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020 akan segera dimulai, artinya sistem pembelajaran akan segera masuk Tahun...