25.6 C
Jakarta

Ramainya Orang Salat di Masjid Pengaruhi Keamanan Suatu Daerah

Baca Juga:

SD Muhammadiyah 1 Ketelan Salurkan 1.000 Bungkus Zakat plus 100 Paket Baksos

  SOLO, MENARA62.COM – Perkuat Religius, Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan menyalurkan 1.000 bungkus zakat fitri dan 100 paket bakti sosial (baksos) melalui Lembaga...

Hardiknas 2021, Momentum Tepat bagi Guru Lakukan Perubahan

JAKARTA, MENARA62.COM – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 menjadi momentum penting bagi para guru untuk melakukan berbagai perubahan. Hal tersebut sejalan dengan kebijakan...

Sambut Harsunas 2021, Rumah Sunat dr Mahdian Gelar Sunatan Massal

JAKARTA, MENARA62.COM – Dalam rangka menyambut Hari Sunat Nasional (Harsunas) 2021 yang berlangsung tanggal 15 Mei sampai 15 Juli 2021, Rumah Sunat dr. Mahdian...

Pemerintah Fasilitasi Pengusaha Kuliner Masuk Marketplace

JAKARTA, MENARA62.COM - Pada 2019 lalu, Kementerian Koperasi dan UKM telah merujuk Nota Kesepahaman dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek). Sebagai tindak lanjut...

EMPAT LAWANG, MENARA62.COM–Masalah keamanan di Kabupaten yang berjorgan ‘Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati’ memang masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR). Namun, ada beberapa hal yang menjadi penyebabnya.

Kapolres Empat Lawang AKBP Bayu Dewantoro mengatakan, permasalahan keamanan di Empat Lawang bukan hanya semata tugas polisi. Namun, tugas seluruh masyarakat terutama mengenai Sumber Daya Manusia (SDM) yang perlu diperbaiki.

“Jika ingin melihat suatu daerah itu aman atau tidak, lihat saja masjidnya. Jika sepi itu salah satu penyebab kriminalitas meningkat,” ujar Bayu.

Bahkan, kata Bayu, ia sempat salat di salah satu masjid, saat itu orang yang salat di masjid sedikit, bahkan yang menjadi imam seorang kakek yang sudah bungkuk. Ia mempertanyakan di mana pemuda-pemuda saat itu. “SDM harus diperbaiki terlebih dahulu, agar keamanan terjaga dan juga tindak kriminalitas menurun,” imbuhnya.

Menurut Bayu, masalah keamanan jangan hanya menjadi tanggung jawab polisi, tetapi masyarakat juga harus membantu dalam menjaga keamanan di Kabupaten Empat Lawang.

“Kalau lihat kejahatan jangan diam saja, laporkan kepada kami dan bawa juga barang buktinya. Walaupun itu anggota saya sendiri yang berbuat kejahatan, laporkan langsung kepada kami,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Bayu, di ibu kota Kabupaten Empat Lawang yakni Kecamatan Tebing Tinggi hanya ada satu pondok pesantren, itu pun tidak ada santri. “Coba di mana pesantren, cuma ada di Sungai Lidi, itu pun tidak ada santrinya lagi. Jika pemahaman agama sudah kuat, Insyaallah keamanan terjaga,” tukasnya.

Penulis: Agus Subhan Bakin

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

SD Muhammadiyah 1 Ketelan Salurkan 1.000 Bungkus Zakat plus 100 Paket Baksos

  SOLO, MENARA62.COM – Perkuat Religius, Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan menyalurkan 1.000 bungkus zakat fitri dan 100 paket bakti sosial (baksos) melalui Lembaga...

Hardiknas 2021, Momentum Tepat bagi Guru Lakukan Perubahan

JAKARTA, MENARA62.COM – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 menjadi momentum penting bagi para guru untuk melakukan berbagai perubahan. Hal tersebut sejalan dengan kebijakan...

Sambut Harsunas 2021, Rumah Sunat dr Mahdian Gelar Sunatan Massal

JAKARTA, MENARA62.COM – Dalam rangka menyambut Hari Sunat Nasional (Harsunas) 2021 yang berlangsung tanggal 15 Mei sampai 15 Juli 2021, Rumah Sunat dr. Mahdian...

Pemerintah Fasilitasi Pengusaha Kuliner Masuk Marketplace

JAKARTA, MENARA62.COM - Pada 2019 lalu, Kementerian Koperasi dan UKM telah merujuk Nota Kesepahaman dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek). Sebagai tindak lanjut...

Cegah Warga Nekad Mudik, Pemerintah Siapkan 381 Pos Penyekatan

JAKARTA, MENARA62.COM - Meskipun sudah dilarang, pemerintah memperkirakan masih ada sekitar 17,2 juta atau 7% warga yang nekat mudik pada masa lebaran 2021 ini. "Sebagian...