26 C
Jakarta

Rayakan HUT ke-43, RSUD Sleman Miliki Gedung Baru

Must read

Tri Astuti: Bebas Sampah Bukan Berarti Tidak Boleh Menghasilkan Sampah Sama Sekali

Webinar HPSN 2021: Jawa Tengah Bebas Sampah Tahun 2025 SEMARANG, MENARA62.COM-Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 97 tahun 2017, Indonesia ditargetkan bebas sampah pada tahun 2025....

Solusi di tengah pandemi, Pemuda Muhammadiyah Bandung bagi-bagi beras

BANDUNG,MENARA62.COM - Bandung, 26 Februari 2021Pandemik Covid 19 melanda hampir di seluruh Negara tidak terkecuali Indoneisa. Sudah setahun berlalu sejak pandemi COVID-19...

Vaksinasi Guru, Bukti Aspek Pendidikan Penting untuk Putus Penularan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi mengatakan program vaksinasi Covid-19 bagi guru dan tenaga kependidikan menjadi salah satu bukti bahwa pemerintah Indonesia...

Kustini-Danang Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Sleman

SLEMAN, MENARA62.COM - Gubernur DIY, Sri Sultan HB X melantik secara resmi Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa sebagai Bupati dan Wakil Bupati hasil...

SLEMAN, MENARA62.COM –  Dalam rangka HUT RSUD Sleman ke-43, Bupati Sleman Sri Purnomo resmikan gedung baru RSUD Sleman dan Gedung Instalasi kamar Jenazah (IKJ) Anyelir, Sabtu (7/11/2020). Bertempat di Gedung RSUD Sleman Lantai 6, peresmian ditandai dengan panandatangan prasasti dan dilanjutkan peninjauan gedung baru oleh Bupati Sleman dan jajaran.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan peringatan HUT RSUD Sleman kali ini, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena pada tahun ini kegiatan peringatan HUT ke-43 masih berada dalam masa pandemi Covid-19.

“Sesuai  dengan tema Peringatan HUT RSUD Sleman ke-43 ini yaitu Mengukir Prestasi dan Inovasi Dimasa Pendemi Covid-19. Tema yang diangkat tersebut sesuai dengan kondisi yang sedang kita hadapi saat ini dimana seluruh dunia sedang menghadapi wabah Covid-19,” katanya.

Melalui momentum HUT tersebut, Sri Purnomo memberikan apresisasi yang tinggi kepada para Nakes dan pegawai yang ada di rumah sakit maupun puskesmas karena telah berjuang dengan maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19.

“Dengan perjuangan itu, Kabupaten Sleman berhasil menaikkan angka kesembuhannya mencapai 86,38 % dan tingkat kematian 1,6%, artinya tingkat kesembuhan tersebut diatas rata – rata nasional dan tingkat kematiannya dibawah rata-rata nasional,” ungkapnya.

Gedung baru RSUD Sleman

Ia berharap dengan inovasi dan peningkatan pelayanan yang diberikan RSUD Sleman dapat meningkatkan eksistensinya di Kabupaten Sleman. Selain itu dengan adanya Lab Terpadu Covid -19 ia berharap dapat meningkatkan pelayanan terkait penanganan Covid-19 di Kabupaten Sleman

“Dengan adanya lab sendiri, sehingga akan lebih cepat mengetahui hasilnya, pagi di swab sore sudah ketahuan hasilnya,” ungkapnya.

Sementara itu Direktur RSUD Sleman  dr. Cahya mengatakan melalui momentum HUT ke-43 tersebut, RSUD Sleman terus berkomitmen meningkatkan inovasi pelayanan yang berkualitas serta pemanfaatan teknologi informasi yang mendukung pencapaian visi RSUD Sleman yaitu menjadi rumah sakit andalan masyarakat Sleman menuju Sleman Smart Regency 2021. Hal tersebut menurutnya harus dilakukan  karena kehadiran pemerintah dimasyarakat dalam menangani pandemi Covid 19 dapat dilihat dari kesiapan pelayanan RSUD yang sudah ada.

Adapun gedung baru diresmikan tersebut meliputi Laboratorium terpadu Covid-19 yakni pemeriksaan Tes Antibodi Covid-19 dan Swab PCR Covid-19 dengan alat TCM, Gedung MRI (Magnetic Rsonance Imaging) yakni metode pemeriksaan yang dapat menghasilkan gambar organ yang lebih jelas termasuk untuk pemeriksaan tumor, ruang CT Scan (Computerize Tomography Scan) yakni  metode pemeriksaan yang aman dan cepat tanpa rasa sakit serta memiliki kualitas dan kedelaman yang lebih rinci sehingga citra organ lebih jelas, Ruang dahlia yang merupakan ruang bedah bersalin untuk pelayanan persalinan Covid-19, dan Pelayanan tele medicine Talen yang merupakan inovasi layanan konusltasi online yang sangat diperlukan olah masyarakat disaat pandemi Covid-19 ini.

Selain itu, dalam rangka HUT RSUD Sleman yang ke-43 tersebut juga diselenggarakan seminar kesehatan online dengan tema budaya hidup sehat di era Adaptasi Kebiasaan Baru.

Lanjutnya, saat ini RSUD Sleman juga terus melakukan skirining yang cukup ketat terhadap adanya potensi Covid-19. Selain itu, pihaknya juga memastikan bahwa area untuk bangsal perawatan pasien Covid-19 terpisah dengan pasien umum.

“Peralatan medis juga terpisah, sehingga bangsal Covid bisa berdiri sendiri dan kita bisa melakukan infection control yang baik,” ungkapnya.

 

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Tri Astuti: Bebas Sampah Bukan Berarti Tidak Boleh Menghasilkan Sampah Sama Sekali

Webinar HPSN 2021: Jawa Tengah Bebas Sampah Tahun 2025 SEMARANG, MENARA62.COM-Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 97 tahun 2017, Indonesia ditargetkan bebas sampah pada tahun 2025....

Solusi di tengah pandemi, Pemuda Muhammadiyah Bandung bagi-bagi beras

BANDUNG,MENARA62.COM - Bandung, 26 Februari 2021Pandemik Covid 19 melanda hampir di seluruh Negara tidak terkecuali Indoneisa. Sudah setahun berlalu sejak pandemi COVID-19...

Vaksinasi Guru, Bukti Aspek Pendidikan Penting untuk Putus Penularan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi mengatakan program vaksinasi Covid-19 bagi guru dan tenaga kependidikan menjadi salah satu bukti bahwa pemerintah Indonesia...

Kustini-Danang Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Sleman

SLEMAN, MENARA62.COM - Gubernur DIY, Sri Sultan HB X melantik secara resmi Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa sebagai Bupati dan Wakil Bupati hasil...

Nina-Lucky Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Indramayu

INDRAMAYU, MENARA62.COM – Hj. Nina Agustina Da'i Bachtiar, S.H., M.H., C.R.A. dan Lucky Hakim hari ini (Red: Jum'at, 26/02/2021) resmi menjabat sebagai Bupati dan...