31 C
Jakarta

SD Muhammadiyah 1 Solo Luncurkan Visi Berbasis AI

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – SD Muhammadiyah 1 Solo resmi meluncurkan visi dan misi baru sebagai sekolah model Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial (PM-KKA). Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi pendidikan untuk menyiapkan peserta didik yang unggul dalam karakter, teknologi, dan kompetensi global.

Peluncuran visi, misi, dan penyusunan kurikulum sekolah model berlangsung dalam kegiatan yang digelar di Red Chilies Hotel Solo selama tiga hari, Senin-Rabu (29 Juni–1 Juli 2026).

Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo, Sri Sayekti, mengatakan revisi visi, misi, dan tujuan sekolah dilakukan sebagai bagian dari penguatan arah pengembangan pendidikan yang lebih berorientasi pada peserta didik dan profil lulusan, bukan lagi sekadar berfokus pada program kelembagaan.

“Visi, misi, dan tujuan hasil revisi telah bergeser dari yang semula lebih berorientasi pada program dan lembaga menjadi berorientasi pada murid dan profil lulusan,” ujarnya, Rabu (1/7/2026).

Menurut Sayekti, visi baru sekolah mengintegrasikan berbagai kompetensi yang dibutuhkan pada era digital, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan karakter Muhammadiyah.

“Visi, misi, dan tujuan yang baru juga telah mengintegrasikan nilai-nilai Al Islam Kemuhammadiyahan, pembelajaran mendalam, literasi, numerasi, teknologi digital, kecerdasan artifisial, kepedulian lingkungan, serta wawasan global yang sejalan dengan Profil Pelajar Berkemajuan dan Profil Lulusan Nasional,” katanya.

Dalam visi terbarunya, SD Muhammadiyah 1 Solo menargetkan terwujudnya peserta didik berkemajuan yang bertakwa, berakhlak mulia, sehat, bernalar kritis, kreatif, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, berwawasan global, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Untuk mewujudkan visi tersebut, sekolah merumuskan sejumlah misi, di antaranya menyelenggarakan pembelajaran mendalam yang berpusat pada murid dengan mengintegrasikan pendidikan karakter, Al Islam Kemuhammadiyahan (AIK), teknologi digital, koding, kecerdasan artifisial, budaya lokal, serta kemampuan multibahasa.

Selain itu, peserta didik akan didorong belajar secara aktif melalui pembelajaran berbasis proyek, riset sederhana, dan pemecahan masalah guna mengembangkan kreativitas, kemampuan berkolaborasi, serta jiwa kepemimpinan.

“Memfasilitasi peserta didik belajar aktif melalui proyek, riset sederhana, dan pemecahan masalah untuk mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan kepemimpinan,” jelasnya.

Sayekti menambahkan, tujuan pendidikan yang baru juga diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan komunikasi dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing sesuai tahap perkembangannya, serta memiliki semangat belajar sepanjang hayat.

Tak hanya itu, lulusan diharapkan mampu mengembangkan potensi, minat, dan bakat secara optimal, berpikir kritis, kreatif, serta memiliki kemampuan memecahkan berbagai persoalan dalam kehidupan.

Di bidang teknologi, sekolah menargetkan lulusan mampu memanfaatkan teknologi digital, koding, kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), dan bahasa asing secara bijaksana sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

Program kerja yang disusun tersebut menjadi bagian dari perencanaan strategis sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan secara terarah, sistematis, dan berkelanjutan sesuai Standar Nasional Pendidikan.

“Dengan adanya program kerja ini, diharapkan proses pembelajaran di sekolah dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik,” pungkas Sayekti.

Melalui transformasi visi, misi, dan kurikulum sebagai sekolah model PM-KKA, SD Muhammadiyah 1 Solo menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus tetap berlandaskan nilai-nilai Islam Berkemajuan untuk mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan global. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!