25.6 C
Jakarta

Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 18 Surakarta Adakan Workshop Persiapan Pembelajaran Daring Selama Pandemi Covid-19

Must read

Wabah Masih Meningkat, Muhammadiyah Luncurkan Program Mentari Covid-19

    Yogyakarta,MENARA62.COM—Adanya perkembangan kasus wabah covid-19 yang terus meningkat di Indonesia, membuat Muhammadiyah tidak bisa tinggal diam. Sebagai organisasi Islam, Muhammadiyah menganggap bahwa pandemi ini...

Provinsi Sulawesi Tenggara Ditetapkan Menjadi Tuan Rumah Rangkaian Peringatan HPN 2022

JAKARTA – Menara62.com - Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tetap akan menjadi tuan rumah rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN). Hanya saja, waktunya bergeser dari...

LLHPB PWA Jawa Tengah Adakan Sosialisasi Pandemi dan Kesehatan Lingkungan

Sukoharjo,MENARA62.COM - Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah Jawa Tengah ikut serta dalam pelatihan Manajemen Program yang diselenggarakan LLHPB Pimpinan...

Kunjungi Menteri KKP, Ketua YPLG ASMI Berjanji Dukung Kemajuan Kaum Perempuan

JAKARTA, MENARA62.COM – Masih kuatnya budaya patriarki membuat jumlah pemimpin dari kalangan perempuan di Indonesia masih rendah. Padahal jika diberikan kesempatan, perempuan bisa maju...

SOLO, MENARA62.COM — Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 18 Surakarta menyelenggarakan  Workshop Persiapan Tahun Pelajaran 2020/2021 dan Pembinaan Guru Maju Berkelanjutan. Bertempat di Pusdiklat Darmo Tjahjono Surakarta, acara tersebut diselenggarakan selama dua hari, yaitu Selasa dan Rabu (22-23/06/2020). Workshop kali ini bersifat internal sehingga hanya diikuti oleh seluruh ustadz dan ustadzah selaku guru dan karyawan di Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 18 Surakarta.

Workshop kali ini bertujuan untuk meningkatkan potensi guru sebagai pendidik sekaligus fasilitator bagi peserta didik, dan berdiskusi mengenai pengembangan Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 18 Surakarta. Acara tersebut dibuka dengan sambutan dari ketua panitia yaitu Ustaz Ervin Rudianto, S.Pd. Kemudian sambutan dari  Kepala Sekolah, Ustazah Anik Handayaningsih, S.Ag. S.Pd. M.Psi. Lalu dilanjutkan pengarahan dari  Pengawas Gugus IV Sudirman, H. Hartoyo, S.Pd. M.Pd. Sambutan berikutnya dari Drs. Yatimun selaku sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Kota Surakarta. Kemudian acara inti disampaikan oleh narasumber, yaitu Drs. Supraptono, S.Pd. M.Pd. Ia menyampaikan poin-poin penting  sebagai dasar seorang pendidik yang profesional. Pada intinya Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 18 harus memiliki semangat, serta optimisme yang tinggi untuk memajukan pendidikan, dan sebagai pelayan terbaik bagi masyarakat, dengan branding kreatif inilah sekolah harus mampu menciptakan suatu terobosan yang berbeda dengan sekolah dasar yang lain pada umumnya.

Konsultan sekolah kreatif Noorhadi Tohir didampingi pengawas gugus IV Sudirman, Sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Surakarta dan narasumber saat pembukaan workshop

Dikala pandemi covid-19 seperti sekarang ini, Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 18 Surakarta juga telah memiliki program perencaan pembelajaran daring secara lebih terstruktur. Pada hari kedua ustadz dan ustadzah dibekali cara penggunaan aplikasi zoom yang dibimbing oleh Ustaz Caesar Yanuar Ariyanto, S.Pd., dan Ustaz Faiz Fahrudin, S.Pd. Kemudian dilanjutkan praktik cara membuat ulangan harian daring melalui google form. Lalu atas bimbingan Ustazah Anik Handayaningsih, Ustaz dan Ustazah tenaga pendidik juga praktik membuat lembar kerja siswa serta praktik membuat lembar penilaian serta administrasi sekolah yang lainnya agar pembelajaran jarak jauh menjadi lebih efektif dari bulan-bulan sebelumnya. Meskipun pemerintah menginstruksikan para peserta didik harus belajar dirumah selama pandemi, hal tersebut tidak melunturkan semangat tenaga pendidik di Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 18 Surakarta untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi para orang tua siswa yang akan mendampingi putra-putrinya belajar dirumah.

Workshop ditutup dengan materi pengembangan sekolah dari konsultan sekolah, Ustadz Drs. Noorhadi Tohir. “Sekolah kreatif harus lebih menekankan pada pembelajaran yang kreatif, inovatif yang berlandaskan pada nilai-nilai Islami,” ungkapnya.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Wabah Masih Meningkat, Muhammadiyah Luncurkan Program Mentari Covid-19

    Yogyakarta,MENARA62.COM—Adanya perkembangan kasus wabah covid-19 yang terus meningkat di Indonesia, membuat Muhammadiyah tidak bisa tinggal diam. Sebagai organisasi Islam, Muhammadiyah menganggap bahwa pandemi ini...

Provinsi Sulawesi Tenggara Ditetapkan Menjadi Tuan Rumah Rangkaian Peringatan HPN 2022

JAKARTA – Menara62.com - Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tetap akan menjadi tuan rumah rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN). Hanya saja, waktunya bergeser dari...

LLHPB PWA Jawa Tengah Adakan Sosialisasi Pandemi dan Kesehatan Lingkungan

Sukoharjo,MENARA62.COM - Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah Jawa Tengah ikut serta dalam pelatihan Manajemen Program yang diselenggarakan LLHPB Pimpinan...

Kunjungi Menteri KKP, Ketua YPLG ASMI Berjanji Dukung Kemajuan Kaum Perempuan

JAKARTA, MENARA62.COM – Masih kuatnya budaya patriarki membuat jumlah pemimpin dari kalangan perempuan di Indonesia masih rendah. Padahal jika diberikan kesempatan, perempuan bisa maju...

Lazismu Pulang Pisau bagikan daging segar bantuan qurban BPKH Indonesia

PULANG PISAU, MENARA62.COM - Lembaga Zakat Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Pulang Pisau (01/08) menjalankan program Qurban untuk Ketahanan Pangan, yaitu...