25.6 C
Jakarta

Sekretaris PP Muhammadiyah Inginkan Pengunjung Muktamar ke-48 Kurangi Penggunaan Plastik

Must read

Tekad Indonesia Menjadi Negara Maju pada Tahun 2045

JAKARTA, MENARA62.COM - Indonesia bertekad menjadi negara maju, pada 100 tahun Indonesia merdeka pada tahun 2045. Sesuai dengan tujuan pencapaian kebijakan pembangunan Suistainable Development...

ITS Luncurkan Kapal Autonomuos, Menhub: Saatnya Indonesia Kuasai Teknologi Maritim

JAKARTA, MENARA62.COM -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan sudah saatnya Indonesia menguasai teknologi maritim karena Indonesia memiliki potensi maritim yang sangat besar. Telebih...

Lulusan PT Kemenhub Siap Memperkuat Konektivitas dan Aksesibilitas Transportasi di Seluruh Wilayah NKRI

TEGAL, MENARA62.COM -- Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi memimpin upacara Wisuda Perwira Transportasi Darat Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal dengan menerapkan protokol...

Bantuan Kuota Internet bagi 27,3 Juta Siswa dan Guru Mulai Disalurkan

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyalurkan bantuan kuota data internet tahap satu dan dua September kepada 27.305.495 nomor telepon selular (ponsel)...

SURAKARTA, MENARA62.COM — Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 di Surakarta pada 1-5 Juli mendatang akan menjadi tempat berkumpulnya ribuan bahkan jutaan orang dari seluruh Indonesia. Salah satu tantangannya adalah bagaimana menumbuhkan kesadaran peserta dan penggembira muktamar untuk mengurangi penggunaan plastik. Upaya ini dilakukan untuk mengurai sampah plastik.

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed., benar-benar berharap muktamar kali ini akan menjadi muktamar bebas sampah plastik. “Muktamar bersih tanpa sampah plastik itu kita usahakan. Dihimbau kepada muktamirin agar membawa tempat minum menggunakan tumbler atau alat lain yang bisa diisi ulang,” jelasnya saat ditemui di Gedung Induk Siti Walidah Kampus UMS, Jumat siang (21/2/2020) selepas rapat koordinasi antara panitia pengarah dengan panitia lokal.

Selain itu dia juga berharap para muktamirin dan penggembira benar-benar memperhatikan soal sampah ini. “Setiap setelah selesai acara, para peserta dan penggembira bisa membawa sampahnya masing-masing, termasuk bungkus snack itu bisa dibawa langsung dan dibuang di tempat sampah,” lanjutnya.

Mu’ti berharap penyelenggaraan Muktamar ke-48 nanti bisa menjadi contoh yang menginspirasi masyarakat umum. “Kita berikan contoh bagaimana muktamar yang bersih dari sampah plastik,” pungkasnya.

Upaya muktamar bebas plastik ini sejalan dengan tekad pemerintah untuk mewujudkan Indonesia bebas plastik dengan cara mengurangi sampah sebanyak 70% di tahun 2020. (Risqi)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Tekad Indonesia Menjadi Negara Maju pada Tahun 2045

JAKARTA, MENARA62.COM - Indonesia bertekad menjadi negara maju, pada 100 tahun Indonesia merdeka pada tahun 2045. Sesuai dengan tujuan pencapaian kebijakan pembangunan Suistainable Development...

ITS Luncurkan Kapal Autonomuos, Menhub: Saatnya Indonesia Kuasai Teknologi Maritim

JAKARTA, MENARA62.COM -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan sudah saatnya Indonesia menguasai teknologi maritim karena Indonesia memiliki potensi maritim yang sangat besar. Telebih...

Lulusan PT Kemenhub Siap Memperkuat Konektivitas dan Aksesibilitas Transportasi di Seluruh Wilayah NKRI

TEGAL, MENARA62.COM -- Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi memimpin upacara Wisuda Perwira Transportasi Darat Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal dengan menerapkan protokol...

Bantuan Kuota Internet bagi 27,3 Juta Siswa dan Guru Mulai Disalurkan

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyalurkan bantuan kuota data internet tahap satu dan dua September kepada 27.305.495 nomor telepon selular (ponsel)...

Kenali Lalilulelo, Gejala Dini Pikun

Lalilulelo suatu istilah singkatan untuk mempermudah mengenali gejala dini pikun/demensia. Lalilulelo memiliki arti labil, linglung, lupa, lemot, dan logika menurun. Demikian dikemukakan oleh dr....