30.1 C
Jakarta

UMS Perkuat Tata Kelola Kampus Berkelanjutan Dukung SDGs

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id mendorong penguatan tata kelola kampus berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah guna mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Komitmen tersebut diwujudkan melalui Seminar Pengelolaan Tata Kelola Kampus Berkelanjutan dan Sinergi Perguruan Tinggi–Pemerintah Daerah yang digelar Direktorat Riset, Kerja Sama, dan Urusan Internasional (DRKUI) UMS di Ruang Amphitheater Abu Bakar, Fakultas Kedokteran UMS, Selasa (21/7/2026).

 

Seminar menghadirkan akademisi, pemerintah daerah, serta pengelola UI GreenMetric untuk berbagi praktik baik dalam membangun ekosistem kampus yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor.

 

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menegaskan implementasi SDGs harus menjadi bagian dari budaya organisasi, bukan sekadar pemenuhan indikator pemeringkatan.

 

“Nah, supaya ke depan akan menjadi ekosistem penting, SDGs ini bukan hanya bagi tata kelola di penyelenggaraan perguruan tinggi, tetapi juga bagi masyarakat luas,” ujarnya.

 

Menurut Harun, sebagai perguruan tinggi yang mengemban Catur Dharma, UMS memiliki tanggung jawab mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).

 

Ia menjelaskan, UMS memiliki tiga peran utama dalam mendukung SDGs, yakni menyusun arah kebijakan, menggerakkan seluruh sivitas akademika, serta menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui inovasi dan kolaborasi.

 

“Mari kita jadikan keberlanjutan kampus ini sebagai bagian dari budaya organisasi. Bukan sekadar indikator pemeringkatan atau perlombaan semata,” tegasnya.

 

Dalam seminar tersebut, Wakil Kepala UI GreenMetric, Dr. Abellia Anggi Wardani, menjelaskan bahwa konsep kampus berkelanjutan tidak hanya diukur dari banyaknya ruang terbuka hijau atau efisiensi penggunaan energi.

 

Menurutnya, pengalaman UI GreenMetric selama lebih dari satu dekade menunjukkan bahwa keberhasilan program keberlanjutan berakar pada tata kelola yang baik.

 

“Keberlanjutan itu lebih dari sekadar efisiensi energi, pengelolaan sampah, atau konservasi air. Keberhasilan sebuah inisiatif terkait keberlanjutan sebenarnya berakar dari tata kelola yang baik,” jelasnya.

 

Senada dengan itu, Manager of Operations, Data, and Service Development UI GreenMetric, Rahmi, S.Hum., M.Sc., Ph.D., menekankan bahwa transformasi menuju kampus berkelanjutan harus terintegrasi ke dalam kebijakan, rencana strategis, anggaran, pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.

 

Ia menyebut terdapat empat aspek utama yang harus berjalan beriringan, yaitu aspek lingkungan, akademik, tata kelola, dan dampak sosial.

 

“Perubahan yang mendasar terjadi ketika keberlanjutan masuk ke dalam kebijakan, rencana strategis, anggaran, pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga evaluasi kinerja,” katanya.

 

Direktur DRKUI UMS, Nurgiyatna, Ph.D., berharap seminar tersebut mampu memperkuat kesadaran sivitas akademika mengenai pentingnya SDGs sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pemangku kepentingan.

 

“Ke depan kita bisa terus berkolaborasi untuk meningkatkan berbagai upaya dalam mendukung SDGs sehingga tumbuh kesadaran bersama di kalangan sivitas akademika UMS,” ujarnya.

 

Seminar juga menghadirkan Kepala Bappeda Kota Surakarta, Dian Rineta, S.T., M.Si., yang memaparkan implementasi pembangunan berkelanjutan melalui pemanfaatan sistem data terpadu SoloData sebagai fondasi monitoring dan evaluasi pembangunan di Kota Surakarta.

 

Menurut Dian, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam mendukung pencapaian SDGs melalui riset, inovasi, dan program pengabdian kepada masyarakat.

 

Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Sukoharjo, Drs. Rudiyanto, M.Si., memaparkan berbagai tantangan serta program prioritas pembangunan daerah yang berkaitan dengan isu lingkungan hidup dan keberlanjutan.

 

Melalui seminar ini, UMS menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola kampus berkelanjutan, memperluas sinergi dengan pemerintah daerah, serta menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dalam mendukung tercapainya target SDGs di tingkat lokal maupun nasional. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!