MADIUN, MENARA62.COM — Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) menggandeng Intrans Publishing untuk mendorong produktivitas akademik dosen melalui program UMJT Bookpreneur 2026. Program tersebut menargetkan lahirnya puluhan buku karya dosen sekaligus meningkatkan rekam jejak akademik perguruan tinggi.
Program ini menjadi bagian dari akselerasi karya akademik dosen yang mencakup pembekalan, penulisan, pendampingan, editing, hingga penerbitan buku. UMJT Bookpreneur 2026 juga menjadi salah satu program dalam proses transformasi Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur.
Wakil Rektor I UMJT, Dr. Fajar Junaedi, M.Si., mengatakan buku memiliki posisi strategis dalam membangun rekam jejak akademik dosen. Publikasi buku juga dapat mendukung pengembangan karier akademik dan perolehan angka kredit.
“Program UMJT Bookpreneur 2026 dilaksanakan untuk merespons kebutuhan buku yang berperan strategis dalam membangun rekam jejak akademik dosen, mendukung pengembangan karier dan perolehan angka kredit, memperkuat reputasi institusi,” ujar Fajar, Senin (7/9/2026).
Menurut dia, produktivitas penerbitan buku juga diharapkan memperluas kontribusi UMJT dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
Gandeng Intrans Publishing
Dalam pelaksanaannya, UMJT menggandeng Intrans Publishing Malang. Kolaborasi tersebut mencakup dukungan editorial, proses penerbitan, skema royalti, hingga jaringan distribusi buku melalui toko buku.
Fajar mengatakan kerja sama dengan penerbit menjadi langkah strategis agar karya dosen tidak berhenti sebagai naskah akademik, tetapi dapat diproses hingga menjadi buku yang memenuhi standar penerbitan.
“Kolaborasi ini memberikan peluang bagi dosen UMJT untuk menghasilkan buku yang memenuhi standar penerbitan, memperoleh ISBN, memiliki akses pasar yang lebih luas, serta berpotensi memberikan manfaat royalti,” katanya.
Program perdana UMJT Bookpreneur 2026 diikuti rencana penerbitan 40 buku karya dosen UMJT.
Komite UMJT Bookpreneur 2026, Malik Ibrahim, M.Sos., menjelaskan program tersebut dirancang dalam tiga tahapan utama.
Tahap pertama berupa sosialisasi dan pembekalan melalui workshop penulisan buku. Peserta mendapatkan materi terkait proses penyusunan buku sebelum memasuki tahap penulisan.
“Pada tahap kedua, proses penulisan naskah secara mandiri dilakukan selama satu bulan oleh peserta. Di tahap ini, peserta akan menulis buku sesuai yang didaftarkan dan melakukan proses bimbingan,” ujar Malik.
Selanjutnya, tahap ketiga dilakukan melalui boot camp penulisan buku. Dalam tahapan tersebut, peserta akan membahas perkembangan draft, proses editing, kontrak dengan penerbit, hingga produksi dan distribusi bagi naskah yang dinyatakan lolos.
Bidik Kenaikan Skor SINTA
Selain mendorong lahirnya buku akademik, UMJT Bookpreneur 2026 juga diarahkan untuk memperkuat kinerja akademik dosen dan institusi melalui peningkatan skor Science and Technology Index (SINTA).
Malik mengatakan program tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan skor SINTA dosen sekaligus universitas.
“Harapan kami output dari program UMJT Bookpreneur 2026 ini dapat meningkatkan score SINTA untuk dosen dan universitas. Target kami score SINTA 1.000-1.500,” jelasnya.
Rangkaian UMJT Bookpreneur 2026 diawali dengan Workshop UMJT Bookpreneur 2026 yang digelar secara daring pada Senin (7/9/2026).
Workshop menghadirkan editor Intrans Publishing, Janwan Tarigan, sebagai pemateri. Kegiatan tersebut diikuti dosen UMJT yang sebelumnya telah mendaftarkan rencana buku untuk diterbitkan melalui kerja sama dengan Intrans Publishing.
Melalui program ini, UMJT tidak hanya menargetkan peningkatan kuantitas publikasi buku dosen, tetapi juga mendorong lahirnya karya akademik yang berkualitas, memiliki standar penerbitan, serta dapat menjangkau pembaca lebih luas.
Program UMJT Bookpreneur 2026 diharapkan menjadi ekosistem berkelanjutan bagi dosen untuk mengembangkan gagasan akademiknya menjadi buku yang memiliki nilai ilmiah, manfaat sosial, sekaligus memperkuat reputasi UMJT sebagai perguruan tinggi yang produktif dalam menghasilkan karya intelektual. (MJK/*)

