30 C
Jakarta

UMS Borong Dua Penghargaan Indonesia Top Achievements 2026

Baca Juga:

JAKARTA, MENARA62.COMĀ – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih dua penghargaan dalam ajang Indonesia Top Achievements of The Year 2026 yang digelar di Grand Studio Metro TV, Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta, Jumat petang, (20/2). UMS dinobatkan sebagai penerima kategori Excellence in Islamic World Class University Performance 2026, sementara Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., meraih penghargaan Best Transformational Leader in Islamic Higher Education 2026.

 

Penghargaan tersebut diberikan dalam seremoni yang dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pimpinan institusi. Ajang ini menilai lembaga yang dinilai memiliki capaian dan inovasi unggulan di sektor pendidikan, kesehatan, dan digital. Proses penjurian dilaksanakan pada 11 Februari 2026 sebelum puncak acara penghargaan.

 

Indonesia Top Achievement of the Year 2026 dengan tema Transforming for Reinventing Indonesia adalah seruan untuk berani bergerak maju, berani melampaui zaman, berani memperbaiki sistem, serta berani menciptakan lompatan baru untuk membangun ulang kekuatan bangsa dengan inovasi, kepemimpinan, visioner, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

 

Dalam seremoni, UMS diumumkan sebagai penerima dua kategori sekaligus. Penghargaan diserahkan oleh Ketua Dewan Pers, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, didampingi perwakilan Metro TV. Pencapaian tersebut menegaskan posisi UMS sebagai perguruan tinggi Islam yang terus bertransformasi menuju orientasi global.

 

Rektor UMS, Prof. Harun, menegaskan penghargaan tersebut bukan semata capaian pribadi, melainkan bentuk pengakuan terhadap kerja kolektif institusi. ā€œPenghargaan dan apresiasi ini sesungguhnya bukan pribadi. Ini adalah penghargaan untuk institusi, untuk seluruh keluarga besar UMS,ā€ ujarnya usai menerima penghargaan.

 

Ia menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh sivitas akademika UMS serta pihak penyelenggara. Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari fondasi panjang yang telah dibangun sejak berdirinya UMS puluhan tahun lalu.

 

Harun menjelaskan, transformasi menjadi kata kunci utama dalam pengembangan UMS. Selain transformasional, kampus juga menempuh inovasi tiada henti yang dilakukan secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa transformasi dan inovasi harus mampu memberikan kontribusi nyata dan berdampak luas bagi masyarakat.

 

ā€œTransformasi dan inovasi tidak cukup jika tidak berkelanjutan dan tidak memberi dampak. Perguruan tinggi harus dicintai, dipercaya, dan mampu memberi kontribusi untuk negeri,ā€ tegasnya.

 

Melalui pengembangan kurikulum integrasi Islam dan sains, UMS terus bertransformasi dari kampus berorientasi nasional menuju perguruan tinggi dengan daya saing global. Pendekatan ini menjadi salah satu faktor yang mengantarkan UMS meraih pengakuan di tingkat nasional.

 

Bagi Harun, capaian dua penghargaan tersebut menegaskan komitmen UMS dalam memperkuat tata kelola pendidikan tinggi berbasis nilai Islam, inovasi berkelanjutan, serta kontribusi nyata bagi masyarakat. Capaian ini sekaligus memperkokoh posisi UMS sebagai salah satu perguruan tinggi Islam yang progresif dan adaptif di Indonesia. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!