30 C
Jakarta

Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta dan PCIM Jepang Teken MoU

Baca Juga:

TOKYO, MENARA62.COM – Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta resmi menjalin kerja sama internasional dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Jepang (PCIM Jepang) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Jumat (7/3/2026). Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi Muhammadiyah lintas negara di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta, Weni Hastuti, M.Kes., Ph.D., dan Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Jepang, Mujahidin Ahmad, M.Sc. Proses penandatanganan berlangsung secara terpisah, dengan pihak rektor menandatangani dokumen di Surakarta, sementara pihak PCIM Jepang menandatangani di Tokyo, Jepang.

Meski dilakukan di lokasi berbeda, kesepakatan tersebut tetap menandai komitmen resmi kedua lembaga untuk memperkuat sinergi dan memperluas jaringan Muhammadiyah di tingkat global.

Kerja sama ini dilandasi semangat memperkuat implementasi nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan sekaligus mengembangkan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kontribusi Muhammadiyah dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat internasional.

Dalam dokumen kesepakatan tersebut, kedua pihak menyepakati ruang lingkup kerja sama yang mencakup pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan.

Melalui kerja sama ini, kedua institusi berkomitmen mengembangkan berbagai program kolaboratif, mulai dari peningkatan kualitas akademik, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga penguatan jaringan Muhammadiyah di berbagai negara.

Selain penandatanganan MoU, kegiatan tersebut juga diikuti pertemuan perwakilan kedua pihak di Tokyo untuk membahas substansi kerja sama yang akan menjadi dasar penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Subbagian Hukum Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta, Anantya Aliyya Arkanbariq, serta Bendahara Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Jepang, Miftah Faried. Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas berbagai gagasan dan rencana program konkret yang berpotensi dikembangkan bersama.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol penguatan komitmen kolaborasi antara kedua institusi.

Melalui kerja sama ini, hubungan kelembagaan Muhammadiyah lintas negara diharapkan semakin kuat serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat global. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!