30 C
Jakarta

Tarawih Bersama, Siswa Muhammadiyah Surakarta Dikuatkan AIK

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta berkolaborasi dengan Majelis Pendidikan PDM Surakarta menggelar kegiatan Tarawih Bersama dan Penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) bagi siswa sekolah Muhammadiyah se-Kota Surakarta. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Balai Muhammadiyah pada Selasa (10/3/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah sekolah Muhammadiyah di Surakarta, antara lain SD Muhammadiyah 2 Surakarta, SD Muhammadiyah 10 Surakarta, SD Muhammadiyah 26 Surakarta, serta SD Muhammadiyah 24 Gajahan. Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat pembinaan spiritual sekaligus kaderisasi bagi siswa Muhammadiyah sejak usia dini.

Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Isya berjamaah, dilanjutkan salat Tarawih bersama para siswa dan guru pendamping. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang disampaikan oleh anggota Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas PDM Surakarta, Ahmad Sariman.

Dalam pemaparannya, Ahmad Sariman menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai akidah dan ibadah kepada anak sejak usia sekolah dasar. Menurutnya, kegiatan penguatan AIK merupakan bagian dari upaya membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia sekaligus memiliki semangat dakwah.

“Penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan ini bertujuan menanamkan akidah dan ibadah sejak dini kepada anak-anak SD. Selain itu juga membentuk karakter mereka agar memiliki kepribadian yang baik serta semangat berdakwah,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari proses kaderisasi Muhammadiyah. Melalui pembinaan ini, siswa diharapkan dapat memahami nilai-nilai ideologis dan historis Muhammadiyah sehingga siap menjadi generasi penerus yang berilmu sekaligus berkomitmen terhadap dakwah Islam.

“Dengan penguatan AIK ini, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memahami nilai-nilai kemuhammadiyahan serta siap menjadi pemimpin masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah 24 Gajahan, Gatot Suherman, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang digagas Majelis Tabligh PDM Surakarta tersebut.

Menurutnya, kegiatan Tarawih bersama dan penguatan AIK memberikan dampak positif bagi siswa karena mereka dapat mengenal lebih dekat lingkungan Muhammadiyah sekaligus memperkuat identitas sebagai bagian dari persyarikatan.

“Melalui kegiatan ini anak-anak dapat mengenal lingkungan Muhammadiyah, khususnya di Balai Muhammadiyah. Hal ini penting agar mereka tidak lupa bahwa mereka adalah bagian dari warga persyarikatan Muhammadiyah,” ujarnya.

Gatot berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan ditingkatkan. Ia menilai pembinaan sejak dini menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan kader Muhammadiyah di tengah tantangan perkembangan zaman dan pengaruh media sosial yang semakin kuat.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi persyarikatan karena dapat melahirkan kader-kader Muhammadiyah sejak usia dini. Jika tidak ada pembinaan seperti ini, generasi muda bisa semakin jauh dari organisasi,” jelasnya.

Melalui kegiatan Tarawih bersama dan penguatan AIK tersebut, Muhammadiyah Surakarta berharap para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter kuat, berakhlak mulia, serta siap melanjutkan estafet perjuangan dakwah Muhammadiyah di masa depan. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!