YOGYAKARTA, MENARA62.COM — PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Destination Management (IDM) menyatakan kesiapannya dalam menyambut lonjakan pemudik dan wisatawan pada periode libur Idul Fitri 1447 H. InJourney dengan komitmen ‘Bersama Ciptakan Ramadan Penuh Makna,’ fokus pada integrasi layanan prima di seluruh titik sentral, mulai dari pintu masuk bandara hingga ke berbagai destinasi wisata unggulan di seluruh Indonesia.
Yudhistira Setiawan, Corporate Secretary SVP InJourney mengungkapkan hal tersebut kepada wartawan di Prambanan, Kamis (12/3/2026). InJourney ingin memastikan setiap perjalanan di libur Lebaran ini bukan hanya sekadar rutinitas perpindahan tempat, melainkan sebuah perjalanan yang penuh makna bagi setiap individu.
Yudhistira menambahkan seluruh tim di lapangan telah diinstruksikan untuk memberikan pelayanan yang tulus. “Keberhasilan musim mudik tahun ini diukur dari senyum dan kenyamanan para wisatawan saat menikmati ekosistem pariwisata yang terintegrasi,” kata Yudhistira.
Selain itu, kata Yudhistira, InJourney secara khusus merancang berbagai aktivitas dan atraksi yang sarat akan nilai-nilai bermakna di setiap destinasi. Penguatan kearifan lokal menjadi daya tarik utama yang ditawarkan untuk memberikan pengalaman wisata yang memorable dan mengesankan.
“Langkah strategis InJourney diawali dengan menjamin operasional pelayanan yang berkualitas tinggi. Seluruh personil diinstruksikan untuk melayani sepenuh hati dengan standar keamanan yang ketat,” katanya.
Pengelolaan kawasan pariwisata, kata Yudhistira, juga dilakukan dengan pengawasan ekstra guna menjamin keselamatan wisatawan. Sehingga setiap pengunjung dapat menikmati liburannya tanpa rasa khawatir melalui ekosistem pariwisata yang telah terintegrasi secara menyeluruh.
Sedang Gistang Panutur, Direktur Komersial InJourney Destination Management (IDM) mengatakan di Hari Raya Idul Fitri 1447 H, pihaknya mempersembahkan rangkaian program Bersama Ciptakan Lebaran Penuh Makna. IDM berkomitmen untuk menjadikan destinasi sebagai ruang di mana cerita dan pengalaman mampu mendekatkan kembali ikatan kekerabatan dengan mengubah setiap waktu kebersamaan menjadi kenangan abadi yang tak terlupakan.
Upaya ini, kata Gistang, didukung penuh oleh standar pengalaman pelanggan kelas dunia yang dirancang secara terpadu guna memastikan setiap perjalanan wisatawan berlangsung lancar. “Kami mengundang seluruh masyarakat untuk menjadi bagian menghadirkan banyak cerita saat Lebaran di Candi,” kata Gistang.
Menurut Gistang, liburan Lebaran merupakan hari kebersamaan yang mendalam, sehingga kenyamanan pengunjung menjadi prioritas utama. “Ini adalah upaya kami dalam menyediakan lebih dari sekadar tempat wisata, melainkan sebuah pelabuhan emosional bagi mereka yang merindukan makna kebersamaan yang sesungguhnya,” tandas Gistang Panutur.
IDM, tambah Gistang, memproyeksikan kunjungan sebesar 356.300 ribu wisatawan pada periode masa ramai libur Lebaran periode 20–29 Maret 2026. Mereka akan mengunjungi destinasi Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, Keraton Ratu Boko dan Taman Mini Indonesia Indah. “Tahun ini pertumbuhan wisatawan mengalami peningkatan sebesar 3-5 persen dibanding tahun lalu,” katanya. (*)

