Sleman Jadi Tuan Rumah, Wagub DIY Buka MTQ 2026: Momentum Cetak Generasi Qurani Berdaya Saing Nasional
Sleman_Menara62.Com – Gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tahun 2026 resmi dimulai di Kabupaten Sleman. Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug oleh Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, didampingi Bupati Sleman di Pendopo Parasamya, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Sabtu (18/4).
Penyelenggaraan (MTQ) tahun ini menempatkan Sleman sebagai pusat syiar Islam sekaligus ajang seleksi menuju tingkat nasional.
Ketua Panitia Penyelenggara sekaligus Kepala Biro Kesra Setda DIY, Faishol Muslim, melaporkan bahwa kompetisi ini diikuti oleh 115 peserta dari lima kafilah kabupaten/kota se-DIY. “Para peserta akan berlomba di 6 cabang dan 16 golongan. Pemenang dari ajang ini nantinya akan menjadi kandidat utama yang mewakili kafilah DIY pada MTQ Nasional 2026 di Semarang, Jawa Tengah,” ujar Faishol dalam laporannya.
Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi sinergis antara Pemda DIY dan Kabupaten Sleman. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini akan berlangsung selama satu hari dengan memanfaatkan bebagai fasilitas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya menyatakan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Bumi Sembada. Selain sebagai ajang prestasi, Harda menekankan pentingnya memaknai kegiatan ini tidak hanya sebagai arena kompetisi, melainkan sebagai laku spiritual, sebuah proses penempaan diri untuk mendekatkan batin kepada Ilahi, sekaligus menumbuhkan tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kita berharap, dari ajang ini lahir insan-insan Qur’ani yang tidak hanya merdu dalam tilawah, tetapi juga jernih dalam nalar, halus dalam budi pekerti, serta teguh dalam integritas,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, saat membacakan amanat Gubernur DIY, menitipkan pesan agar nilai-nilai Al-Quran diaktualisasikan dalam menjaga harmoni masyarakat Yogyakarta. Ia berharap MTQ mampu menjadi filter moral bagi generasi muda di tengah arus modernisasi.
“Jadikan MTQ sebagai momentum untuk membumikan ajaran Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Saya berharap para peserta tidak hanya mengejar gelar juara, tetapi juga menjadi duta yang membawa kesejukan bagi sesama,” tegas Paku Alam X.
