KARANGASEM, MENARA62.COM. Semangat ukhuwah dan dakwah Islam berkemajuan terasa begitu hangat dalam kegiatan Kajian Triwulanan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karangasem yang digelar pada Ahad (31/5/2026) di SMP Muhammadiyah Karangasem. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh guru dan pegawai SMP Muhammadiyah Karangasem, jajaran PDM Karangasem, PDA Karangasem, serta seluruh organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah di Kabupaten Karangasem.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh salah seorang siswi SMP Muhammadiyah Karangasem. Suasana semakin khidmat saat seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Sang Surya sebagai bentuk kecintaan kepada bangsa serta komitmen terhadap perjuangan Muhammadiyah.
Dalam sambutannya, Ketua PDM Karangasem, H. Harsono, S.Pd., menyampaikan harapan agar kajian rutin ini mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan dakwah Muhammadiyah di Karangasem. Menurutnya, silaturahmi yang terus terjalin melalui kegiatan kajian akan menjadi kekuatan besar dalam mempererat persaudaraan dan memperluas gerakan dakwah.
“Semoga kajian ini memberikan dampak yang lebih baik ke depan. Dengan silaturahmi yang terus terbangun, kita berharap kegiatan kajian ini semakin berkembang dan diikuti oleh lebih banyak peserta pada masa yang akan datang,” ujarnya.
Puncak kegiatan diisi dengan kajian dan tausiyah yang disampaikan oleh Wakil Ketua PWM Bali, Dr. Masruhan, M.Si. Dalam materinya yang sejalan dengan tema “Merajut Silaturahmi Dalam Semangat Muhammadiyah“, beliau menegaskan bahwa dakwah tidak hanya berbicara tentang menyampaikan ajaran Islam, tetapi juga membangun hubungan yang harmonis antar sesama.
Menurutnya, silaturahmi merupakan salah satu modal utama dalam keberhasilan dakwah. Dakwah yang dilakukan dengan pendekatan persaudaraan, keteladanan, dan kebersamaan akan lebih mudah diterima oleh masyarakat. Beliau mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk terus menjaga keimanan, ukhuwah, memperkuat kolaborasi, serta menghindari perpecahan yang dapat menghambat gerakan dakwah.
Dr. Masruhan juga mengingatkan bahwa Muhammadiyah tumbuh dan berkembang karena semangat keimanan dan aqidah yang kuat. Oleh karena itu, setiap amal usaha, organisasi, maupun individu di lingkungan Muhammadiyah perlu saling memperkuat diri terkait pemahaman Kemuhammadiyahan diantara satu sama lain dalam bingkai persaudaraan Islam.
“Jadi, ber-Bemuhammadiyah harus ada usaha bersama untuk sama-sama terus memperkuat aqidah dan keimanan kita sebagai umat Islam. Ketika hati kita terhubung, komunikasi terjalin dengan baik, dan semangat kebersamaan terus dijaga, maka dakwah akan berkembang lebih luas dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi umat, khususnya mampu memperkuat aqidah dan keimanan kita,” ungkapnya.
Beliau menambahkan bahwa ujung dari segala aktifitas kita di dunia khususnya bersama Muhammadiyah harus berakhir pada ke-Tauhidan. Dan lebih detail Dr. Masruhan mengingatkan seluruh peserta kajian agar memiliki kartu keanggotaan Muhammadiyah.
Melalui kegiatan kajian triwulanan ini, PDM Karangasem berharap terbangun semangat baru dalam memperkuat tali silaturahmi, meningkatkan pemahaman keislaman, serta memperkokoh gerakan dakwah Muhammadiyah di Kabupaten Karangasem. Kebersamaan yang terjalin dalam forum ini menjadi bukti bahwa dakwah yang kuat lahir dari persaudaraan yang erat, sejalan dengan semangat Muhammadiyah untuk menghadirkan Islam yang mencerahkan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kajian Bulanan PDM Karangasem! Merajut Silaturahmi Dalam Semangat Muhammadiyah.
- Advertisement -

