27.6 C
Jakarta

Iduladha di SMAN 3 Kupang Jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Kepedulian Sosial

Baca Juga:

KUPANG, MENARA62.COM — SMA Negeri 3 Kupang (SMANTIQ) kembali menggelar perayaan Iduladha yang berlangsung di halaman sekolah pada Rabu (27/5/2026). Setelah sempat vakum selama beberapa tahun akibat pandemi Covid-19, kegiatan kurban kembali dilaksanakan sejak tahun lalu dan berlanjut pada tahun ini dengan melibatkan seluruh warga sekolah.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan dan sambutan dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, dilanjutkan prosesi penyembelihan hewan kurban yang diiringi lantunan selawat. Proses pemotongan dan pembagian daging kurban turut melibatkan para guru serta siswa, khususnya pengurus Rohani Islam (Rohis).

Suasana kebersamaan semakin terasa melalui kegiatan makan bersama dan pembagian daging kurban kepada masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan nilai kekeluargaan di lingkungan sekolah.

Kepala SMA Negeri 3 Kupang menyampaikan bahwa kegiatan kurban tidak hanya mengajarkan makna berbagi kepada sesama, tetapi juga menanamkan nilai sosial dan keagamaan, seperti kepedulian, toleransi, dan semangat memberi kepada orang lain.

Dalam pelaksanaannya, panitia kurban yang dipimpin Ahmad Royan Rozukin berhasil menghimpun sejumlah hewan kurban berupa sapi dan kambing untuk disembelih dan dibagikan kepada masyarakat. Sapi berasal dari sumbangan pihak sekolah, sedangkan kambing merupakan hasil kontribusi siswa-siswi muslim.

Menariknya, kegiatan tersebut juga melibatkan guru nonmuslim serta masyarakat sekitar lingkungan sekolah yang turut berpartisipasi dalam pelaksanaan kurban.

Wakil Kepala Sekolah dalam sambutannya mengatakan bahwa perayaan Iduladha tahun ini mengusung tema tentang ketaatan dan ketundukan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, kepedulian sosial, serta upaya membersihkan diri melalui semangat berbagi.

Kepala Sekolah SMAN 3 Kupang, Ishak D. E. Balebasi, S.Pd., dalam wawancaranya mengatakan bahwa, “Kegiatan ini bukan hanya sekedar perayaan kurban tetapi juga sebagai bentuk aksi nyata bahwa toleransi sangat penting, bukan hanya sekedar bicara tetapi aksi nyata harus diwujudnyatakan. Demikian juga semangat berbagi kepada sesama yang membutuhkan dan ini ditamankan dalam diri siswa siswi muslim maupun non muslim. Hal ini juga merupakan bagian dari pendidikan karakter bagi seluruh siswa-siswi SMA Negeri 3 Kupang,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sekolah pada prinsipnya bukan hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga wadah membentuk karakter siswa agar memiliki jiwa toleransi, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama.

Melalui kegiatan kurban ini, SMA Negeri 3 Kupang berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki nilai-nilai agama dan sosial yang kuat.

Penulis: Sance Ormida Puay

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!