28 C
Jakarta

IHT Muhammadiyah Bayan Perkuat Guru Berkarakter Islami

Baca Juga:

PURWOREJO, MENARA62.COM – Perguruan Muhammadiyah Bayan menggelar In House Training (IHT) selama dua hari untuk memperkuat nilai-nilai Islam, pendidikan karakter, serta profesionalisme guru dan karyawan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan ‘Aisyiyah se-Kecamatan Bayan.

 

Kegiatan yang berlangsung pada Senin-Selasa, 22-23 Juni 2026 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kutoarjo tersebut mengusung tema “Meneguhkan Nilai-nilai Islam dan Pendidikan Karakter, Mewujudkan Sekolah Unggul Berkemajuan”.

 

IHT ini diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri atas guru, karyawan, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bayan-Kutoarjo, serta Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Bayan-Kutoarjo. Peserta berasal dari berbagai lembaga pendidikan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, mulai dari KB ‘Aisyiyah, TK ‘Aisyiyah Jono Bayan, SD Muhammadiyah Bayan, SMP Muhammadiyah Jono, Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan, hingga SMA Muhammadiyah Purworejo.

 

Ketua Panitia IHT, Niken Wulandari, S.Pd.AUD., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Perguruan Muhammadiyah Bayan.

 

“Agenda ini bertujuan mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan kualitas dan kuantitas guru serta karyawan agar semakin siap menghadirkan pendidikan Muhammadiyah yang unggul,” ujarnya.

 

Menurutnya, terselenggaranya kegiatan ini merupakan bentuk sinergi seluruh Amal Usaha Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di wilayah Bayan.

 

Perkuat Al-Islam dan Kemuhammadiyahan

 

Ketua PCM Bayan, Dr. Rofiq Nurhadi, M.Ag., menjelaskan bahwa pelaksanaan hari pertama difokuskan pada penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, sementara hari kedua diarahkan pada peningkatan kapasitas dan profesionalisme guru.

 

“Fokus hari pertama adalah penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, sedangkan hari kedua lebih menitikberatkan pada penguatan kapasitas keguruan,” ungkapnya.

 

Ia berharap kegiatan tersebut mampu mendorong guru Muhammadiyah semakin profesional, meningkatkan kinerja, serta memperkuat nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam menjalankan amanah pendidikan.

 

“Semoga guru-guru kita semakin profesional, meningkat kinerjanya, dan semakin baik amalan Al-Islam dan Kemuhammadiyahannya sehingga membawa kemajuan bagi seluruh AUM di Bayan,” katanya.

 

Ketua PDM Purworejo, Drs. H. Pujiono, mengapresiasi kegiatan yang mempertemukan seluruh guru dan karyawan Muhammadiyah maupun ‘Aisyiyah tersebut.

 

Menurutnya, IHT menjadi sarana menyamakan persepsi sekaligus memperkuat orientasi dalam mengembangkan Amal Usaha Muhammadiyah yang unggul dan berkemajuan.

 

“Tujuan Muhammadiyah adalah dakwah Islam yang menggembirakan. Karena itu, teman-teman di Amal Usaha Muhammadiyah harus mampu menggerakkan masyarakat dan menjadikan lembaga pendidikan Muhammadiyah semakin unggul serta diminati masyarakat,” jelasnya.

 

Hadirkan Tokoh dan Praktisi Pendidikan

 

Selama dua hari kegiatan, peserta mendapatkan berbagai materi dari tokoh Muhammadiyah, akademisi, dan praktisi pendidikan.

 

Materi Karakter Islam Berkemajuan disampaikan Drs. H. Pujiono, materi Paham Agama Muhammadiyah oleh Nif’an Nazudi, M.Ag., serta Kepemimpinan Muhammadiyah oleh H. Dandung Danadi.

 

Selain itu, peserta mendapatkan materi Thaharah dari Dr. Hermawan, M.Pd.I., Jiwa Kepesantrenan dari Direktur Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan, Dr. (Cand.) Muhammad Nurrosyid Huda Setiawan, S.Th.I., MIRKH.

 

Materi Membangun Budaya Sekolah Ramah Anak disampaikan Wanodya Kusumastuti, M.Psi., sedangkan materi Menjadi Guru Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang Profesional diberikan Saijan, S.Pd., M.Ag.

 

Kegiatan juga diisi dengan senam bersama dan penyampaian laporan hasil serta tindak lanjut program.

 

Apresiasi Guru Berprestasi

 

Pada penutupan kegiatan, panitia memberikan penghargaan kepada tiga guru berprestasi dari Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan dan SMP Muhammadiyah Jono.

 

Penghargaan diberikan kepada Akhmad Maulidin Musdani atas dedikasinya mendampingi santri dalam kompetisi roket air hingga tingkat internasional. Tim santri binaannya berhasil meraih Juara II ajang internasional di Malaysia.

 

Penghargaan juga diberikan kepada Chaedar Erick Harisnamudha dan Anis Arrohman yang berhasil membimbing peserta didik dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia.

 

Capaian tersebut mengantarkan SMP Muhammadiyah Jono meraih peringkat ketujuh dari 81 SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Purworejo, peringkat kedua dari 35 SMP swasta, serta menjadi SMP Muhammadiyah terbaik pertama dari tujuh SMP Muhammadiyah di Purworejo.

 

Direktur Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan, Dr. (Cand.) Muhammad Nurrosyid Huda Setiawan, S.Th.I., MIRKH., berharap hasil IHT menjadi energi baru bagi seluruh keluarga besar Muhammadiyah.

 

“Semoga seluruh kesepakatan dan mufakat yang dibangun bersama menjadi semangat kebersamaan untuk memajukan Persyarikatan Muhammadiyah, khususnya di Purworejo,” ujarnya.

 

Melalui kegiatan ini, Perguruan Muhammadiyah Bayan optimistis mampu melahirkan guru-guru yang profesional, berkarakter Islami, bersemangat berkemajuan, serta menjadi teladan dalam mencetak generasi unggul.

 

Dengan semangat “Guru Berkarakter, Sekolah Bermartabat, Muhammadiyah Berkemajuan”, Perguruan Muhammadiyah Bayan terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan semakin dipercaya masyarakat. (AMM)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!