31.9 C
Jakarta

Cicilan Emas Syariah Jadi Investasi Aman Jangka Panjang

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Ketidakpastian ekonomi dan meningkatnya biaya hidup mendorong masyarakat semakin selektif dalam memilih instrumen investasi. Di tengah kondisi tersebut, investasi emas kembali menjadi pilihan karena dinilai mampu menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang. Kini, masyarakat juga dapat memiliki emas secara lebih mudah melalui skema cicilan syariah.

 

Salah satu produk yang ditawarkan adalah iB Bima Emas dari Bank Jateng Syariah KCPS UMS Surakarta. Produk pembiayaan emas syariah ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mulai berinvestasi tanpa harus menyiapkan dana besar di awal, dengan uang muka mulai 10 persen dan pilihan tenor hingga lima tahun.

 

Berdasarkan tabel angsuran Bank Jateng Syariah KCPS UMS Surakarta per 10 Juli 2026, emas batangan tersedia mulai ukuran 5 gram hingga 100 gram. Emas 5 gram senilai sekitar Rp13,1 juta, misalnya, dapat dimiliki dengan uang muka 10 persen dan angsuran sekitar Rp244 ribu per bulan selama lima tahun. Sementara emas 25 gram seharga Rp64,5 juta dapat dicicil sekitar Rp1,2 juta per bulan dengan tenor yang sama.

 

Pimpinan KCPS Bank Jateng Syariah UMS Surakarta, Erni Kusumawati, mengatakan skema pembiayaan tersebut dirancang agar masyarakat dapat membangun aset secara bertahap sesuai kemampuan finansial masing-masing.

 

“Keunggulan iB Bima Emas Bank Jateng Syariah salah satunya adalah uang muka yang ringan, mulai dari 10 persen. Dengan demikian masyarakat dapat memiliki emas tanpa harus menyediakan dana besar di awal,” ujar Erni, Kamis (16/7/2026).

 

Selain uang muka yang ringan, besaran angsuran juga bersifat tetap hingga akhir masa pembiayaan. Menurut Erni, kepastian nominal cicilan memberikan rasa aman bagi nasabah dalam menyusun perencanaan keuangan jangka panjang.

 

“Angsuran yang tetap dari awal hingga akhir tenor membuat nasabah lebih nyaman dalam mengatur pengeluaran bulanan tanpa khawatir adanya perubahan cicilan,” katanya.

 

Erni menambahkan, emas masih menjadi instrumen investasi yang relevan untuk berbagai tujuan keuangan jangka panjang, seperti mempersiapkan biaya pendidikan anak, dana pensiun, maupun membangun aset keluarga.

 

Ia menjelaskan, emas dikenal sebagai aset yang memiliki kecenderungan menjaga nilainya dalam jangka panjang. Karakteristik tersebut menjadikan emas sebagai salah satu instrumen yang banyak dipilih untuk melindungi kekayaan dari dampak inflasi.

 

“Investasi emas cukup penting karena termasuk aset yang nilainya cenderung terjaga dalam jangka panjang. Emas juga dapat membantu menjaga nilai kekayaan dari dampak inflasi, bahkan memiliki tingkat likuiditas yang tinggi sehingga relatif mudah diperjualbelikan ketika pemilik membutuhkan dana,” jelasnya.

 

Dengan berbagai kemudahan tersebut, skema cicilan emas syariah menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi secara bertahap tanpa membebani kondisi keuangan saat ini. Setelah masa pembiayaan berakhir, emas yang dimiliki dapat menjadi aset bernilai yang siap dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan finansial di masa depan sekaligus menjadi bagian dari strategi perencanaan keuangan yang lebih matang. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!