BANDUNG, MENARA62.COM – Program Studi (Prodi) Farmasi Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung semakin diminati calon mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Didukung akreditasi “Baik Sekali”, kurikulum berbasis kompetensi, laboratorium modern, dan prospek karier yang luas, prodi ini menjadi salah satu pilihan unggulan bagi generasi muda yang ingin berkarier di bidang kesehatan.
Sejak berdiri pada 2016, UM Bandung terus berkembang pesat. Kampus ini kini memiliki lima fakultas dengan 18 program sarjana, dua program magister, serta Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA). Pada 2024, UM Bandung juga meraih akreditasi institusi “Baik Sekali” dari BAN-PT, memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang berkembang di Jawa Barat.
Di antara berbagai program studi yang ditawarkan, Farmasi menjadi salah satu yang konsisten menarik minat calon mahasiswa. Peminatnya tidak hanya berasal dari Bandung Raya dan berbagai daerah di Jawa Barat, tetapi juga dari luar pulau hingga mancanegara.
Ketua Prodi Farmasi UM Bandung, Mutiara Imansari, menjelaskan bahwa program studi tersebut terbuka bagi lulusan SMA atau Madrasah Aliyah jurusan IPA maupun lulusan SMK Farmasi dan bidang kesehatan lainnya.
Menurutnya, mahasiswa akan mempelajari berbagai disiplin ilmu yang menjadi dasar dunia kefarmasian, mulai dari kimia farmasi, kimia medisinal, farmakologi, farmasetika, teknologi farmasi, hingga farmasi klinis dan komunitas.
“Mahasiswa belajar bagaimana obat ditemukan, diformulasikan, diproduksi, didistribusikan, hingga digunakan secara efektif, aman, dan rasional oleh pasien. Tujuan akhirnya adalah memastikan obat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Mutiara, Rabu (22/7/2026).
Ia menambahkan, lulusan Farmasi memiliki peluang karier yang sangat luas. Selain menjadi apoteker dan tenaga kefarmasian di rumah sakit maupun apotek, lulusan juga dapat bekerja di industri farmasi, industri kosmetik, industri pangan, laboratorium, lembaga penelitian, hingga instansi pemerintah seperti BPOM, Kementerian Kesehatan, dan dinas kesehatan.
Tidak hanya itu, peluang menjadi akademisi maupun membangun usaha di bidang kefarmasian juga terbuka lebar.
Mutiara mengatakan salah satu keunggulan Prodi Farmasi UM Bandung adalah kurikulum berbasis kompetensi yang didukung fasilitas laboratorium modern serta dosen-dosen berpengalaman. Seluruh proses pembelajaran juga mengintegrasikan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sehingga mahasiswa dipersiapkan menjadi tenaga farmasi yang kompeten sekaligus berintegritas.
Pengalaman positif tersebut dirasakan oleh Surya Khairul Rizky, mahasiswa Farmasi angkatan 2023. Ia menilai memilih kuliah di UM Bandung merupakan keputusan yang tepat.
“Kuliah di UM Bandung itu benar-benar keputusan yang tepat buat saya. Saya tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi pengalaman organisasi, lingkungan yang suportif, dan dosen-dosen yang selalu mendorong mahasiswa untuk berkembang,” katanya.
Surya mengakui perkuliahan Farmasi memiliki ritme yang cukup padat. Praktikum berlangsung tiga hingga empat kali dalam sepekan, disertai penyusunan jurnal dan laporan yang membutuhkan ketelitian tinggi.
Meski demikian, suasana akademik yang kondusif membuat proses belajar terasa lebih menyenangkan.
“Prosesnya memang padat, tetapi karena suasananya suportif dan dosennya enak ngajarnya, jadi enggak berasa berat buat para mahasiswa,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kualitas laboratorium yang terus diperbarui setiap tahun. Menurutnya, fasilitas praktikum yang modern membuat mahasiswa dapat belajar menggunakan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Surya optimistis kebutuhan tenaga farmasi profesional akan terus meningkat seiring berkembangnya sektor kesehatan di Indonesia.
“Kuliah Farmasi di UM Bandung bukan cuma memberikan bekal ilmu dan keterampilan, tetapi juga mempersiapkan kami agar siap bersaing dan berkontribusi secara profesional di dunia kesehatan,” pungkasnya.
Dengan perpaduan kurikulum adaptif, tenaga pengajar berpengalaman, fasilitas laboratorium modern, serta penguatan karakter berbasis nilai-nilai Islam, Prodi Farmasi UM Bandung terus membuktikan diri sebagai salah satu pilihan terbaik bagi calon mahasiswa yang ingin membangun karier di bidang kefarmasian dan industri kesehatan. (FA)
