35 C
Jakarta

UMS Kukuhkan Dua Doktor, Kembangkan Inovasi Pembelajaran IPA

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id mengukuhkan dua doktor baru dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) melalui Sidang Ujian Promosi Doktor, Kamis (13/8/2026). Keduanya mengembangkan penelitian yang berfokus pada inovasi pembelajaran IPA untuk meningkatkan kemampuan berpikir peserta didik.

 

Dua promovenda tersebut yakni Rosita Budi Indaryanti dan Mazwar Ismiyanto. Keduanya berhasil menyelesaikan studi pada Program Studi Doktor Ilmu Pendidikan FKIP UMS dengan mengembangkan bahan ajar dan media pembelajaran berbasis teknologi serta pendekatan pembelajaran inovatif.

 

Rosita tercatat sebagai lulusan Doktor Ilmu Pendidikan ke-25, sedangkan Mazwar menjadi lulusan ke-26 pada program studi tersebut.

 

Rosita mempertahankan disertasi berjudul “Pengembangan Buku Ajar IPA Berbasis Deep Learning untuk Meningkatkan Penalaran Kritis dan Kreativitas Murid SMP.”

 

Penelitian tersebut dilatarbelakangi masih terbatasnya bahan ajar inovatif untuk pembelajaran IPA di tingkat SMP yang secara khusus mendukung kemampuan berpikir kritis dan kreativitas peserta didik.

 

Menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D, Rosita mengembangkan buku ajar IPA berbasis deep learning. Hasil penelitian menunjukkan produk yang dikembangkan memenuhi aspek validitas, kepraktisan, dan efektivitas.

 

Tingkat kepraktisan buku ajar mencapai 96,3 persen. Sementara itu, hasil belajar siswa pada kelas eksperimen meningkat dari rata-rata 74,8 pada pretest menjadi 84,1 pada posttest.

 

Peningkatan kemampuan penalaran kritis juga terlihat melalui hasil uji N-Gain. Kelas eksperimen memperoleh skor 0,734 atau kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol memperoleh skor 0,111.

 

“Buku ajar yang dikembangkan dapat menjadi bahan ajar pendukung dalam implementasi Kurikulum Merdeka dan pembelajaran IPA yang berorientasi pada kompetensi abad ke-21,” ujar Rosita, Jumat (14/8/2026).

 

Rosita dinyatakan lulus dengan IPK 3,81 dan predikat cumlaude. Ia menyelesaikan pendidikan doktoralnya dalam waktu tiga tahun.

 

E-KIPABEL Tingkatkan HOTS Siswa

 

Sementara itu, Mazwar Ismiyanto meraih gelar doktor melalui penelitian pengembangan E-KIPABEL, yakni e-comic IPA berorientasi Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) siswa sekolah dasar.

 

Penelitian tersebut menggunakan metode R&D dengan model ADDIE. E-KIPABEL mengintegrasikan sintaks PBL ke dalam cerita komik digital yang dibuat secara kontekstual dan interaktif.

 

Hasil penelitian menunjukkan E-KIPABEL berada dalam kategori sangat layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran. Pengujian efektivitas juga memperlihatkan peningkatan HOTS siswa pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol.

 

Mazwar dinyatakan lulus dengan IPK 3,87 dan predikat cumlaude.

 

Dekan FKIP UMS, Prof. Dr. Anam Sutopo, S.Pd., M.Hum., menilai penelitian Rosita memiliki kebaruan yang jelas dan memberikan kontribusi terhadap pengembangan pendidikan, khususnya di Kabupaten Sukoharjo.

 

Anam berharap capaian akademik kedua doktor baru tersebut dapat memberikan manfaat lebih luas bagi dunia pendidikan.

 

“Semoga ilmunya barokah dan memberikan manfaat bagi kemajuan pendidikan di Indonesia serta membanggakan bagi insan pendidikan,” tegas Anam.

 

Dua penelitian tersebut sekaligus memperlihatkan arah pengembangan pendidikan di FKIP UMS yang menempatkan inovasi bahan ajar dan media pembelajaran sebagai bagian penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA.

 

Pengembangan buku ajar berbasis deep learning dan media e-comic berbasis PBL diharapkan dapat mendukung pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga mendorong kemampuan penalaran kritis, kreativitas, dan HOTS peserta didik. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!