28.8 C
Jakarta

Lomba Ketapel di Kecamatan Pasarkliwon Seru, Sangkrah Raih Juara

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Lomba ketapel antar-kelurahan di Kecamatan Pasarkliwon, Kota Surakarta, berlangsung seru dan menghibur. Sebanyak 30 peserta dari 10 kelurahan ambil bagian dalam perlombaan yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Pasarkliwon, Kamis (13/8/2026).

 

Setiap kelurahan mengirimkan tiga peserta. Sejak pukul 08.00 WIB, para peserta melakukan registrasi sebelum Camat Pasarkliwon Ari Wibowo membuka perlombaan secara resmi.

 

Selain lomba ketapel, Pemerintah Kecamatan Pasarkliwon juga menggelar pertandingan tenis meja ganda putra dan putri antar-kelurahan.

 

Dalam sambutannya, Ari berharap seluruh rangkaian perlombaan dapat berlangsung lancar, menjunjung fair play, sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat.

 

Lomba ketapel dipandu panitia Muhammad Nasrullah. Jalannya pertandingan diawasi tiga juri yang merupakan anggota Forum Silaturahmi Pecinta Ketapel (Forspek) Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI).

 

Salah satu dewan juri, Wahyu, menjelaskan pertandingan ketapel menggunakan sistem penembakan sasaran. Setiap regu mendapat kesempatan menembak 10 kali untuk masing-masing peserta pada babak pertama dan kembali 10 kali pada babak kedua.

 

Regu yang berhasil menjatuhkan sasaran terbanyak ditetapkan sebagai pemenang. Sasaran yang digunakan berupa botol air kemasan berukuran 600 mililiter.

 

“Sasaran harus benar-benar jatuh untuk bisa dinilai. Meskipun kena, tetapi tidak jatuh, belum bisa dinilai,” jelas Wahyu.

 

Bidikan Meleset hingga Bikin Penonton Tertawa

 

Perlombaan yang semula diperkirakan berlangsung tegang justru menghadirkan sejumlah momen menghibur.

 

Beberapa peserta tampil penuh percaya diri layaknya atlet profesional ketika membidik sasaran. Namun, tidak semua tembakan mengenai sasaran. Bidikan yang meleset jauh beberapa kali mengundang gelak tawa penonton.

 

Suasana sempat semakin riuh ketika tirai penahan peluru tertiup angin hingga bergeser dari posisinya. Kondisi tersebut membuat sejumlah karyawan Kecamatan Pasarkliwon yang beraktivitas di balik layar bergegas menghindar untuk mengantisipasi peluru nyasar.

 

Peluru yang digunakan dalam lomba berupa gotri berbahan logam berdiameter sekitar 1,5 milimeter.

 

Setelah berlangsung sekitar empat jam, perlombaan akhirnya menghasilkan tiga kelurahan terbaik.

 

Kelurahan Sangkrah keluar sebagai juara pertama dengan perolehan 22 poin. Atas prestasi tersebut, tim Sangkrah berhak menerima hadiah uang pembinaan sebesar Rp1,5 juta.

 

Posisi juara kedua diraih Kelurahan Mojo dengan nilai 13+1, sedangkan Kelurahan Baluwarti menempati posisi ketiga dengan nilai 13.

 

Untuk menentukan juara kedua, Kelurahan Mojo dan Baluwarti harus menjalani penentuan melalui lima kali tembakan. Hasilnya, Mojo unggul dan berhak memperoleh hadiah pembinaan Rp1,25 juta, sementara Baluwarti mendapatkan Rp1 juta.

 

Perempuan Turut Meramaikan Lomba

 

Hal menarik lainnya adalah keterlibatan peserta perempuan dalam lomba ketapel. Sejumlah kelurahan mengikutsertakan perempuan dalam regunya.

 

Bahkan, regu Kelurahan Sangkrah yang berhasil menjadi juara pertama turut diperkuat peserta perempuan.

 

Keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa lomba ketapel tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana rekreasi dan kebersamaan masyarakat lintas kelompok.

 

Melalui kegiatan tersebut, Kecamatan Pasarkliwon tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga masyarakat, tetapi juga memberikan hiburan sekaligus ruang interaksi bagi warga dari berbagai kelurahan. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!