29.4 C
Jakarta

Ada apa dengan Usia 40 Tahun ?

Baca Juga:

Renungan diri :

USIA 40 tahun. Secara khusus disebut dalam Al-Quran. Tentu ada rahasia besar di dalamnya. Anda sekarang sudah 40 tahun ? lebih atau kurang. Jika kurang dari itu atau mendekati,  saatnya untuk mempersiapkan diri menuju doa yang sering dipanjatkan Nabi Muhammad Saw. Namun jika sudah lewat, maka tidak ada kata terlambat untuk memulainya.

Usia 40 tahun memang disebut secara khusus dalam Al-Qur’an. Ayatnya ada di QS. Al-Ahqaf: 15 – artinya : “Hingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai…”
Mengapa disebut khusus usia 40 tahun? Ulama menafsirkan ada beberapa hikmah: Puncak Kedewasaan Akal & Fisik. Menurut para mufasir seperti Ibnu Katsir, usia 40 adalah titik sempurnanya kekuatan fisik, akal, dan kematangan emosi. Di usia ini orang sudah tidak labil lagi, sudah bisa membedakan baik-buruk dengan jernih. Makanya banyak nabi diutus di usia 40 th: Nabi Muhammad SAW, Nabi Musa, Nabi Isa. Waktu Muhasabah / Introspeksi Diri. Di usia 40 biasanya orang sudah merasakan “setengah perjalanan hidup”. Anak sudah besar, karir mulai mapan. Jadi ayat ini mengajarkan kita untuk berhenti sejenak dan bersyukur.
Doanya intinya berisi: syukur, berbakti ke ortu, dan minta dituntun beramal sholeh. Peringatan Agar Tidak Menunda Taubat. Imam Syafi’i pernah berkata: “Barangsiapa yang sampai usia 40 tahun tapi kebaikannya belum mengalahkan keburukannya, maka bersiap-siaplah ke neraka”. Terkesan keras, tetapi maksudnya biar kita makin serius beribadah, karena sisa umur gak ada yg tahu.
Transisi ke Fase “Dewasa Penuh”Sebelum 40 = masa mencari, belajar, berjuang. Setelah 40 = masa menebar manfaat, mendidik, dan menyiapkan warisan kebaikan. Intinya Allah menyebut 40 tahun bukan tanpa alasan. Itu seperti “reminder” dari Allah: “Sudah cukup main-mainnya. Sekarang fokus: Syukur, Berbakti, Beramal Sholeh”
Doa di ayat itu juga sering dibaca orang yang ulang tahun ke-40. Tidak salah memang. Namun yang penting adalah mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk mencari bekal guna kehidupan yang abadi kelak kemudian hari.
Secara umum, usia 40 Tahun, kita sedang mempunyai anak usia belasan tahun. Usia SMP. Saat itulah kita baru merasakan, tidak mudahnya menjadi orang tua yang baik. Tidak saja membesarkan dan memberikan asupan gizi, tetapi juga mendidiknya menjadi anak yang soleh dan solehah. Ini yang tidak ringan. Pengalaman di lapangan ada yang sampai bersimpuh setengah sujud dihadapan orang tuanya, menangis, mengapa dulu saat menjadi anak, tidak nurut, merepotkan dan menyusahkan orang tuanya. Sekarang baru merasakan saat menjadi orangtua. “Maafkan kami ya bu, pak..” Mumpung masih ada waktu. Kita perbaiki diri dan terus beramal soleh.  (Sekian )

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!