SOLO, MENARA62.COM — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menuntaskan rangkaian Praktik Kerja Bisnis (PKB) di berbagai dunia usaha, dunia industri, dan instansi pemerintahan.
Program tersebut menjadi bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman yang dirancang untuk mempertemukan kompetensi akademik mahasiswa dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui PKB, mahasiswa tidak hanya belajar teori di ruang kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam aktivitas profesional.
Kepala Program Studi Pendidikan Akuntansi FKIP UMS, Dr. Suranto, M.Pd., mengatakan PKB memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus mengembangkan keterampilan profesional.
“Pengalaman praktik di berbagai mitra menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa Pendidikan Akuntansi menghadapi dunia profesional,” ujar Suranto saat diwawancarai, Rabu (19/8/2026).
Menurut dia, mahasiswa dituntut mampu beradaptasi, berkomunikasi, bekerja sama, dan menyelesaikan persoalan yang muncul selama menjalankan praktik.
Program tersebut sekaligus memperkuat komitmen UMS dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga keterampilan profesional, etos kerja, dan kesiapan berkontribusi di berbagai sektor.
Praktik di Perbankan hingga Instansi Pemerintah
Sejumlah mahasiswa Pendidikan Akuntansi UMS telah melaksanakan PKB di berbagai institusi. Di antaranya Bank Syariah Indonesia (BSI) KC Solo, PT BPR Bank Boyolali (Perseroda), BSN KC Solo, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surakarta, serta sejumlah instansi pemerintah, lembaga pendidikan, dan sektor industri lainnya.
Pengalaman tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung bagaimana pengetahuan akademik diterapkan dalam lingkungan kerja.
Selain kemampuan teknis, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman mengenai budaya organisasi, pelayanan, kedisiplinan, komunikasi profesional, hingga penyelesaian masalah di tempat kerja.
Suranto mengapresiasi seluruh mitra yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung di lingkungan profesional.
“Pengalaman praktik di dunia kerja menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki kompetensi profesional, etos kerja, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja yang sesungguhnya,” katanya.
Mitra: PKB Asah Soft Skill Mahasiswa
Sebagai bagian dari penutupan kegiatan, Program Studi Pendidikan Akuntansi FKIP UMS menggelar kegiatan secara daring pada 18 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti pimpinan program studi, dosen pembimbing, dan perwakilan mitra.
Selain menjadi momentum evaluasi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang apresiasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilalui mahasiswa selama mengikuti PKB.
Perwakilan BSI KC Solo, R. Ahmed Abdillah, menilai PKB menjadi sarana efektif bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja secara langsung.
Menurut dia, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman mengenai budaya kerja profesional, pelayanan kepada nasabah, hingga dinamika operasional di sektor perbankan.
“Selain kompetensi teknis sesuai bidang keilmuan, mahasiswa juga mengembangkan berbagai soft skills selama mengikuti PKB,” ungkapnya.
Kemampuan komunikasi profesional, kerja sama tim, kedisiplinan, pemecahan masalah, serta penerapan etika kerja menjadi sejumlah kompetensi yang diasah mahasiswa selama berinteraksi dan terlibat dalam aktivitas di tempat praktik.
Suranto berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia kerja dapat terus diperkuat. Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk menghadirkan pengalaman pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan profesional.
Dengan berakhirnya PKB, mahasiswa Pendidikan Akuntansi FKIP UMS membawa bekal pengetahuan dan pengalaman dari berbagai lingkungan kerja untuk kembali diterapkan dalam proses pembelajaran akademik.
Program tersebut sekaligus menjadi salah satu langkah UMS mempersiapkan lulusan yang unggul, adaptif, dan lebih siap menghadapi dinamika dunia profesional. (*)


