29.5 C
Jakarta

Mahasiswa PLP UMS Ajarkan Osmosis dengan Umbi Kentang

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM — Pembelajaran Biologi di SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta dikemas lebih kontekstual melalui praktikum osmosis menggunakan umbi kentang. Kegiatan tersebut dipandu mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ Program Studi Pendidikan Biologi FKIP.

 

Lima mahasiswa UMS yang diterjunkan dalam kegiatan tersebut yakni Vania Zukhrufatul Hayah, Wulan Oktaviana K., Nendiana Shafa Qurratul’ain, Aprilia Dwi Intan P., dan Faizal Ma’ruf.

 

Praktikum tersebut menjadi bagian dari pembelajaran materi transpor membran. Umbi kentang digunakan sebagai bahan pengamatan untuk membantu siswa memahami proses osmosis secara langsung.

 

Mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi UMS, Wulan Oktaviana, mengatakan siswa SMA Muhammadiyah PK Kottabarat menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti rangkaian praktikum.

 

“Pertama, siswa melakukan pengukuran pada umbi kentang yang akan diberi perlakuan. Kemudian siswa mengukur volume aquades sebanyak 30 mililiter di beaker glass untuk perlakuan kontrol dan larutan gula 50 persen sebanyak 30 mililiter untuk percobaan pertama,” jelas Wulan, Jumat (21/8/2026).

 

Kentang yang telah diukur kemudian dimasukkan ke dalam beaker glass sesuai perlakuan. Satu sampel menggunakan aquades, sedangkan sampel lainnya menggunakan larutan gula 50 persen.

 

Setelah didiamkan selama 10 menit, siswa kembali mengamati perubahan ukuran dan tekstur kentang pada masing-masing perlakuan.

 

Siswa Tak Sekadar Hafalkan Teori

 

Wulan mengatakan, praktikum tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk membuktikan langsung teori transpor membran yang sebelumnya dipelajari secara teoritis.

 

“Lewat praktikum ini mereka dapat berpikir kritis pada hasil pengamatan mereka, kemudian mencari jawaban berdasarkan riset yang telah dilakukan dalam artikel ilmiah tertentu,” ujarnya.

 

Menurut dia, metode praktikum juga mendorong siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Mereka tidak hanya mengamati objek, tetapi juga belajar menyiapkan alat dan bahan, melakukan pengukuran, menganalisis hasil, hingga mempresentasikan temuan.

 

Antusiasme siswa terlihat dari semangat bekerja secara kolektif selama praktikum berlangsung. Keterampilan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam pembelajaran Biologi yang berbasis pengalaman.

 

Wulan berharap kegiatan tersebut dapat membantu siswa memahami konsep transpor membran dengan lebih mudah sekaligus menghubungkannya dengan fenomena yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Harapannya melalui praktikum ini siswa dapat lebih mudah memahami materi transpor membran dan dapat mengasosiasikan ke dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

 

PLP Jadi Ruang Praktik Mengajar

 

Kegiatan PLP juga memberikan manfaat bagi mahasiswa UMS. Melalui keterlibatan langsung di sekolah, mahasiswa dapat mengaktualisasikan teori kependidikan yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik mengajar.

 

Pengalaman tersebut sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami karakter siswa, mengelola pembelajaran, serta memilih metode yang sesuai dengan materi dan kebutuhan peserta didik.

 

Praktikum menggunakan umbi kentang akhirnya tidak hanya menjadi sarana siswa memahami konsep osmosis, tetapi juga menjadi pengalaman pembelajaran nyata bagi mahasiswa calon pendidik UMS dalam mengembangkan keterampilan mengajar di lingkungan sekolah. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!