SOLO, MENARA62.COM – Gelar sarjana bukan garis akhir bagi lulusan Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id. Memasuki dunia profesional, lulusan dituntut mampu beradaptasi, berkomunikasi, menjaga integritas, hingga menghadapi perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) yang semakin cepat.
Pesan tersebut mengemuka dalam Pembekalan Wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027 FT UMS yang digelar di Ruang Seminar Gedung Induk Siti Walidah UMS, Rabu (23/9/2026).
Dekan FT UMS Prof. Ir. Mochamad Solikin, Ph.D., mengatakan pembekalan menjadi bagian penting untuk mempersiapkan calon wisudawan memasuki fase baru setelah menyelesaikan pendidikan akademik.
Selain materi kesiapan menghadapi dunia profesional, calon wisudawan juga memperoleh informasi mengenai peluang melanjutkan pendidikan melalui presentasi program pascasarjana UMS.
“Sesi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pilihan pengembangan kompetensi dan karier setelah menyelesaikan pendidikan sarjana,” ujar Solikin, Sabtu (26/9/2026).
Lulusan Teknik Harus Siap Hadapi AI
Memasuki sesi utama, calon wisudawan mendapatkan materi bertajuk “Global Future Engineer” yang disampaikan Ahmad Qomarudin, S.T., M.M.
Ahmad mengingatkan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar. Sebaliknya, gelar akademik menjadi pintu masuk menuju tantangan baru di dunia profesional.
Menurut dia, lulusan teknik akan menghadapi persaingan kerja yang semakin dinamis, perkembangan teknologi, serta penggunaan AI yang terus meluas.
“Lulusan perlu mempersiapkan berbagai kemungkinan, baik bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan studi,” ujarnya.
Ia menegaskan keberhasilan seorang lulusan tidak semata-mata ditentukan oleh capaian akademik. Integritas, ketahanan mental, kemampuan beradaptasi, komunikasi, dan kemampuan berpikir reflektif juga menjadi kompetensi penting.
Salah satu kemampuan yang diperkenalkan adalah metakognisi, yakni kemampuan seseorang untuk menyadari dan mengevaluasi proses berpikirnya sendiri.
Kemampuan tersebut, kata Ahmad, dapat diterapkan melalui pendekatan Plan, Do, Check, Act (PDCA) sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan dan evaluasi.
Tiga Pilihan Setelah Wisuda
Dalam pembekalan itu, calon wisudawan juga diajak memetakan pilihan karier setelah lulus. Setidaknya terdapat tiga jalur yang dapat dipertimbangkan, yakni menjadi entrepreneur, employee, atau melanjutkan pendidikan.
Bagi yang memilih jalur kewirausahaan, lulusan perlu memiliki kemampuan melihat peluang, berani mengambil risiko, membangun proses bisnis, serta berpikir kreatif dan inovatif.
Sementara bagi calon pekerja, persiapan menghadapi proses rekrutmen perlu dilakukan secara matang. Mulai dari memetakan kompetensi, menyusun Curriculum Vitae (CV), hingga menemukan dan memanfaatkan peluang kerja yang sesuai dengan kapasitas.
“Persiapan menghadapi proses rekrutmen perlu dilakukan melalui pemetaan kompetensi, penyusunan CV, serta kemampuan menemukan dan memanfaatkan peluang kerja yang sesuai dengan kapasitas masing-masing,” kata Ahmad.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun nilai positif sebagai seorang engineer. Kompetensi teknis harus berjalan beriringan dengan kemampuan memecahkan masalah, berpikir objektif, beradaptasi, dan membangun karakter yang tangguh.
Selain itu, lulusan perlu mengembangkan kemampuan manajemen, komunikasi, negosiasi, kepemimpinan, pemahaman regulasi, serta analisis.
Berbagai kompetensi tersebut dinilai menjadi bekal penting bagi lulusan teknik untuk menghadapi kebutuhan dunia profesional yang terus berubah.
Mahasiswa Ber-IPK Terbaik Sampaikan Pidato
Selain sesi pembekalan, kegiatan juga diisi dengan pidato mahasiswa dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terbaik. Kesempatan tersebut diberikan kepada Muhammad Abdan Syakuro dari Program Studi Arsitektur.
Melalui kegiatan ini, FT UMS mendorong calon wisudawan tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik. Lulusan diharapkan terus mengembangkan kompetensi, mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi, serta membawa nilai dan pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan untuk berkontribusi di masyarakat dan dunia profesional.
Dengan demikian, lulusan FT UMS tidak hanya dipersiapkan untuk mencari pekerjaan, tetapi juga untuk menghadapi perubahan, menciptakan peluang, dan memberikan kontribusi melalui kompetensi yang dimilikinya. (*)
