28.7 C
Jakarta

IHT di Tawangmangu, Guru SMA Manafiul Ulum Sambi Tak Sekadar Belajar

Baca Juga:

KARANGANYAR, MENARA62.COM – Udara sejuk Kalisoro, Tawangmangu, Karanganyar, menjadi ruang belajar yang berbeda bagi keluarga besar SMA Pondok Pesantren Manafiul Ulum Sambi, Boyolali. Di Villa Banana Kalisoro, para guru, ustaz, dan ustazah tidak hanya mengasah kompetensi, tetapi juga berbagi pengalaman dan memperkuat ukhuwah.

 

Kegiatan tersebut dikemas melalui In House Training (IHT) dengan fokus utama penyusunan modul pembelajaran. Kegiatan menjadi bagian dari upaya SMA Ponpes Manafiul Ulum Sambi meningkatkan kompetensi guru sekaligus menyiapkan perangkat pembelajaran yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan peserta didik.

 

Kepala SMA Ponpes Manafiul Ulum Sambi, Ari Rosmawati, mengatakan guru perlu terus mengembangkan kemampuan di tengah perubahan dunia pendidikan yang berlangsung dinamis.

 

Menurut dia, kemauan untuk belajar dan berinovasi menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

 

“Guru harus terus meningkatkan kemampuan dan mengembangkan diri. Dunia pendidikan terus berkembang sehingga guru perlu terus belajar dan berinovasi agar pembelajaran semakin berkualitas,” ujarnya.

 

Guru Tak Sekadar Diberi Materi

 

Dalam IHT tersebut, Nita Dwi Risnawati, M.Pd., menjadi pemateri utama yang memberikan pendampingan mengenai penyusunan modul pembelajaran.

 

Materi tidak disampaikan secara satu arah. Para guru terlibat dalam diskusi, bertukar pengalaman, serta membahas tantangan yang mereka temui ketika melaksanakan pembelajaran di kelas.

 

Pembahasan juga diarahkan pada penyusunan modul yang sistematis dan aplikatif sehingga dapat menjadi panduan bagi guru sekaligus mendukung kebutuhan belajar peserta didik.

 

Suasana diskusi berlangsung dinamis. Para ustaz dan ustazah saling berbagi pengalaman mengenai karakter peserta didik, strategi pembelajaran, hingga persoalan yang muncul dalam praktik pendidikan sehari-hari.

 

Di tengah sesi, Arif Samudiyanto, S.E., S.Pd., yang juga menjadi peserta IHT, turut membagikan pengalaman uniknya selama menjadi guru olahraga.

 

Cerita tersebut mencairkan suasana. Gelak tawa peserta pun pecah sehingga sesi yang sebelumnya serius terasa lebih ringan dan menjadi penyegar di tengah rangkaian kegiatan.

 

Bukan Hanya Belajar, Ada Ruang Berbagi

 

IHT SMA Ponpes Manafiul Ulum Sambi tidak berhenti pada materi akademik. Waktu istirahat dimanfaatkan peserta untuk membangun keakraban.

 

Sebagian guru bermain biliar, sementara peserta lainnya memilih berbincang santai. Aktivitas tersebut menjadi ruang penyegaran setelah mengikuti diskusi dan pendampingan penyusunan modul.

 

Suasana kekeluargaan semakin terasa ketika para ustaz dan ustazah mengikuti diskusi bertema “Panduan Berumah Tangga yang Harmonis” yang dipandu Ustaz Fatkul Ulum, S.IP.

 

Diskusi membahas persoalan kehidupan rumah tangga secara ringan dan terbuka, mulai dari komunikasi, saling memahami, menjaga keharmonisan, hingga membangun keluarga yang dilandasi kasih sayang dan tanggung jawab.

 

Para peserta mendapat ruang untuk bertukar pandangan dan pengalaman tanpa sekat.

 

Bagi Emi Wulandari, S.Pd., diskusi tersebut memberikan pengalaman tersendiri. Ia merasa pembahasan tentang rumah tangga membantu memberikan perspektif sekaligus mengurangi kekhawatiran dalam menghadapi kehidupan rumah tangga pada masa mendatang.

 

Pulang Membawa Ilmu dan Energi Baru

 

Rangkaian IHT di Kalisoro akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda peningkatan kompetensi guru.

 

Para guru mendapatkan pengetahuan tentang penyusunan modul pembelajaran, sekaligus memperoleh ruang untuk berefleksi, berbagi pengalaman, dan mempererat hubungan sebagai keluarga besar SMA Ponpes Manafiul Ulum Sambi.

 

Bagi sekolah, peningkatan kualitas guru tidak hanya dibangun melalui pelatihan teknis. Kebersamaan dan budaya saling menguatkan juga menjadi modal penting dalam menjalankan amanah pendidikan.

 

Dari Villa Banana Kalisoro, para guru membawa pulang lebih dari sekadar perangkat pembelajaran. Mereka membawa pengalaman, semangat kebersamaan, dan energi baru untuk kembali mendampingi peserta didik.

 

Belajar bersama, bertumbuh bersama, dan mengabdi bersama menjadi semangat SMA Ponpes Manafiul Ulum Sambi untuk melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan berkemajuan. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!