Siswa SD Muhammadiyah Palur Donasikan Rp6,5 Juta untuk Korban Karhutla

Baca Juga:

SUKOHARJO, MENARA62.COM – Kepedulian terhadap korban bencana tidak harus menunggu dewasa. Siswa SD Muhammadiyah Palur (Program Khusus) membuktikannya melalui aksi kemanusiaan dengan mengumpulkan donasi sebesar Rp6.512.000 untuk membantu masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

 

Donasi tersebut diserahkan secara resmi pada Jumat (6/11/2026) di lingkungan SD Muhammadiyah Palur. Perwakilan siswa menyerahkan bantuan secara langsung kepada perwakilan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo.

 

Aksi kemanusiaan ini menjadi bagian dari upaya sekolah menanamkan nilai empati, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada peserta didik sejak usia dini.

 

Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya diajak memahami persoalan sosial dan lingkungan, tetapi juga belajar menerjemahkan kepedulian menjadi tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi sesama.

 

Dana sebesar Rp6.512.000 itu merupakan hasil penggalangan donasi sukarela yang melibatkan seluruh elemen sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga orang tua murid.

 

Kepala SD Muhammadiyah Palur menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan kedermawanan seluruh warga sekolah yang telah berpartisipasi dalam aksi solidaritas tersebut.

 

Menurutnya, kegiatan berbagi ini diharapkan tidak hanya membantu meringankan beban masyarakat terdampak karhutla, tetapi juga membentuk karakter siswa agar memiliki kepekaan terhadap persoalan kemanusiaan dan lingkungan.

 

Pendidikan karakter, dalam hal ini, tidak cukup disampaikan melalui pembelajaran di ruang kelas. Siswa perlu mendapatkan pengalaman langsung untuk memahami arti kepedulian, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial.

 

Sementara itu, perwakilan Lazismu PDM Sukoharjo menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan kepedulian keluarga besar SD Muhammadiyah Palur.

 

Lazismu memastikan donasi yang diterima akan disalurkan melalui jaringan resmi lembaga secara transparan dan akuntabel. Bantuan tersebut akan mendukung program tanggap darurat dan pemulihan bagi masyarakat di wilayah terdampak karhutla.

 

Aksi sederhana dari lingkungan sekolah ini menjadi bukti bahwa nilai kemanusiaan dapat ditanamkan melalui praktik nyata. Dari kepedulian siswa, tumbuh harapan lahirnya generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki empati dan kepekaan terhadap penderitaan sesama. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!