25.6 C
Jakarta

Atasi Kesenjangan Digital, Bupati Sleman Resmikan Tirtoadi Smart Village

Must read

Hati-Hati, Sesak Nafas Tidak Selalu Covid-19, Bisa Juga Gejala Serangan Jantung

JAKARTA, MENARA62.COM – Pandemi Covid-19 telah membuat sebagian besar masyarakat takut ke rumah sakit. Padahal untuk kasus-kasus penyakit jantung, risikonya amat besar jika menunda...

LAZISMU Gelar Survey Indeks Literasi Zakat Secara Online, Yuk Ikutan!

JAKARTA, MENARA62.COM – Lembaga zakat Muhammadiyah LAZISMU Pusat akan mengadakan survey online kepada warga Muhammadiyah untuk mengetahui tingkat pemahaman dan wawasan mengenai ilmu dan...

Masa Ta’aruf UNISA Sambut 1.535 Mahasiswa Baru

  YOGYAKARTA,MENARA62.COM-"Kepada calon pemimpin yang hebat melalui UNISA ini kami punya harapan yang sangat besar kepada mahasiswa baru untuk menjadi anak negeri yang punya kekuatan...

Tampilan Baru Vespa Primavera Sean Wotherspoon, Hadir di Indonesia.

JAKARTA  MENARA62.COM – Vespa Primavera Sean Wotherspoon resmi diluncurkan pertama untuk pasar otomotif Indonesia, Jumat (18/9/2020). Menurut Marco Nota Ia Diega, Presiden Direktur PT Piaggio...

SLEMAN, MENARA62.COM – Sebagai upaya mengatasi kesenjangan digital sekaligus memberdayakan UMKM, ekonomi kreatif, dan beragam program pemberdayaan masyarakat, Kelurahan Tirtoadi bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tirtamas resmi luncurkan Tirtoadi Smart Village. Peluncuran Tirtoadi Smart Village ditandai dengan pembukaan tirai tower internet dan pemukulan kentongan oleh Bupati Sleman Sri Purnomo di lokasi Wisata Embung Senja, Sabtu (5/9) sore.

Direktur BUMDes Tirtamas,  Wahjudi Djaja dalam laporannya menyampaikan bahwa saat ini terdapat 11 menara (tower) koneksi internet yang dapat mencakup 15 Padukuhan di Tirtoadi sehingga masyarakat secara bertahap dapat mengakses jaringan internet secara murah dan jaringan yang terjaga.

“Disinilah kita bisa memberi makna pada kebangkitan ekonomi desa. Bahwa desa cerdas, desa pinter, desa berbasis teknologi adalah persyaratan saat semua stakeholder sepakat untuk berlari mengejar ketertinggalan,” katanya.

Sementara itu Bupati Sleman, Sri Purnomo menyebut peluncuran Tirtoadi Smart Village dengan mengembangkan teknologi informasi di dalamnya, selaras dengan visi Kabupaten Sleman yaitu terwujudnya masyarakat Sleman yang lebih sejahtera, mandiri, berbudaya dan terintegrasikannya sistem e-government menuju smart regency.

“Peluncuran Tirtoadi Smart Village yang merupakan bagian dari layanan BUMDes Tirtamas ini saya harap dapat meningkatkan potensi seluruh desa wisata untuk memberdayakan masyarakat di sekitarnya. Terlebih lagi smart village ini sangat selaras dengan visi Kabupaten Sleman,” kata Sri Purnomo.

Menurut Sri Purnomo, pendirian BUMDes bukan hanya menjadi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, namun juga meningkatkan daya saing desa. Selain itu, pengembangan BUMDes dinilai sebagai upaya menekan urbanisasi dan membuka lapangan pekerjaan baru guna mengurangi jumlah pengangguran di Kabupaten Sleman.

“Saya berharap BUMDes Tirtamas ini dapat memberikan lapangan kerja yang menjanjikan bagi masyarakat Tirtoadi. Karena hakikatnya BUMDes merupakan sebuah badan usaha yang penyertaanya berasal dari Desa dan ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat Desa itu sendiri,” ujar Sri Purnomo.

Selain mendapat dukungan dan apresiasi dari Bupati Sleman, peluncuran Tirtoadi Smart Village ini juga mendapat perhatian Pemerintah Pusat. Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (Dirjen PDT) Kemendes PDTT, Samsul Widodo turut bergabung dan menyaksikan secara langsung peluncuran smart village melalui video conference (zoom meeting).

Dalam kesempatan tersebut, Samsul Widodo menyampaikan apresiasinya terhadap semangat BUMDes bersama Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mewujudkan Smart Village.

“Terus terang kalo kita dengarkan dari semangatnya mampu membangun 11 tower di balai desa dan dusun-dusun untuk koneksi internet ini di satu sisi menjadi penyelesaian kebutuhan. Karena kita mendapat banyak kritik mengenai kuota internet guru dan murid, tapi dengan kemandirian Tirtoadi melalui BUMDes ini menjadi penyelesaian masalah tersebut,” katanya.

Samsul Widodo juga mengatakan bahwa BUMDes memang dibangun dengan spirit bagaimana mendorong atau merevitalisasi perekonomian Desa tetapi tetap tidak terlepas dari fungsi sosial.

“Inisiatif seperti ini kami harapkan muncul dari desa-desa dan tentunya bagaimana memanfaatkan dana desa yang dari tahun ke-tahun cukup besar,” katanya. 

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Hati-Hati, Sesak Nafas Tidak Selalu Covid-19, Bisa Juga Gejala Serangan Jantung

JAKARTA, MENARA62.COM – Pandemi Covid-19 telah membuat sebagian besar masyarakat takut ke rumah sakit. Padahal untuk kasus-kasus penyakit jantung, risikonya amat besar jika menunda...

LAZISMU Gelar Survey Indeks Literasi Zakat Secara Online, Yuk Ikutan!

JAKARTA, MENARA62.COM – Lembaga zakat Muhammadiyah LAZISMU Pusat akan mengadakan survey online kepada warga Muhammadiyah untuk mengetahui tingkat pemahaman dan wawasan mengenai ilmu dan...

Masa Ta’aruf UNISA Sambut 1.535 Mahasiswa Baru

  YOGYAKARTA,MENARA62.COM-"Kepada calon pemimpin yang hebat melalui UNISA ini kami punya harapan yang sangat besar kepada mahasiswa baru untuk menjadi anak negeri yang punya kekuatan...

Tampilan Baru Vespa Primavera Sean Wotherspoon, Hadir di Indonesia.

JAKARTA  MENARA62.COM – Vespa Primavera Sean Wotherspoon resmi diluncurkan pertama untuk pasar otomotif Indonesia, Jumat (18/9/2020). Menurut Marco Nota Ia Diega, Presiden Direktur PT Piaggio...

Sekelumit Kisah dari 75 Tahun Kereta Api Indonesia.

JAKARTA, MENARA62.COM – Hari Kereta Api Indonesia (KAI) diperingati setiap tanggal 28 September. Di usianya 75 tahun kini terus meningkatkan pelayanannya. Transportasi umum yang...