31.2 C
Jakarta

Cegah Radikalisme, Calon Rektor Diteliti Latar Belakangnya

Must read

Muhammadiyah: Pembatalan Haji Tahun Ini Merupakan Keputusan Tepat

JAKARTA, MENARA62.COM  – Pembatalan haji yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dinilai tidak melanggar syariat. Bahkan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Dr Abdul Mu’ti,...

Muhammadiyah Beri Tiga Masukan Pada Presiden

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengungkapkan, ada tiga masukan yang diberikan pada presiden dalam pertemuan pimpinan ormas...

Pariwisata Berkelanjutan Dinilai Jadi Aspek Penting pada Era Normal Baru

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pariwisata berkelanjutan atau sustainable tourism dinilai sebagai aspek terpenting bagi pengembangan sektor pariwisata pada era kenormalan baru pascapandemi COVID-19. Aspek...

Kemenhub Gandeng Akademisi Bahas Kesiapan Kebijakan Sektor Transportasi Hadapi Kenormalan Baru

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kementerian Perhubungan terus intensif menggali masukan dari seluruh stakeholder dalam rangka menyiapkan kebijakan di sektor transportasi menghadapi situasi Kenormalan...

JAKARTA –  Cegah radikalisme di lingkungan kampus, calon rektor akan diteliti latar belakangnya. Hal itu kata Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir  dilakukan  agar calon rektor terpilih terbebas dari paham radikal.

“Sebelum pemilihan, kami bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan juga Badan Intelijen Negara (BIN) untuk menyelidik rekam jejak maupun transaksi keuangan dari calon tersebut,” ujar Nasir di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Rabu (6/6).

Penelitian yang ketat tersebut memang acapkali membuat pemilihan rektor menjadi molor dari waktu yang ditentukan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kelembagaan Kemristekdikti, Patdono Suwignjo mengatakan pihaknya mendata latar belakang calon rektor dengan seksama, agar mencegah orang terindikasi radikalisme menjadi rektor.

Disinggung mengenai pemilihan rektor di Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan, yang diduga ada indikasi kecurangan, Patdono mengatakan jika proses pemilihan rektor tidak sesuai dengan peraturan menteri maka pihaknya bisa meminta agar pemilihan tersebut diulang.

“Kalau apa yang dilakukan melanggar peraturan menteri, kami bisa meminta agar pemilihan diulang. Contohnya jika pemilihan tidak sesuai dengan statutanya seperti anggota senat bukan perwakilan dari jurusan, fakultas, wakil rektor dan sebagainya. Maka kami bisa minta agar diulang,” jelas Patdono.

Sebelumnya, Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat, Sofyan Tan meminta agar Kemristekdikti melakukan verifikasi ulang terhadap salah seorang calon rektor.

Sofyan menduga, calon rektor petahana melakukan penggalangan suara dengan menggunakan dana Islamic Development Bank (IDB) 2017.

“Verifikasi ini sangat mendesak, karena rektor terpilih tentu akan mengelola dana besar yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kalau dana APBN dikelola orang yang bermasalah, tentu akan melukai dan mencederai pendidikan itu sendiri,” jelas Sofyan.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Muhammadiyah: Pembatalan Haji Tahun Ini Merupakan Keputusan Tepat

JAKARTA, MENARA62.COM  – Pembatalan haji yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dinilai tidak melanggar syariat. Bahkan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Dr Abdul Mu’ti,...

Muhammadiyah Beri Tiga Masukan Pada Presiden

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengungkapkan, ada tiga masukan yang diberikan pada presiden dalam pertemuan pimpinan ormas...

Pariwisata Berkelanjutan Dinilai Jadi Aspek Penting pada Era Normal Baru

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pariwisata berkelanjutan atau sustainable tourism dinilai sebagai aspek terpenting bagi pengembangan sektor pariwisata pada era kenormalan baru pascapandemi COVID-19. Aspek...

Kemenhub Gandeng Akademisi Bahas Kesiapan Kebijakan Sektor Transportasi Hadapi Kenormalan Baru

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kementerian Perhubungan terus intensif menggali masukan dari seluruh stakeholder dalam rangka menyiapkan kebijakan di sektor transportasi menghadapi situasi Kenormalan...

Yuk Ikutan Lomba Aku, Kamu, Dia dan Pancasila. Ada Kategori Tiktok!

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengajak para siswa berpartisipasi di dalam rangkaian Lomba Peringatan Hari Lahir Pancasila 2020. Lomba...