25.6 C
Jakarta

Delapan Provinsi di Indonesia Belum Terbebas dari Kusta

Must read

Integrasi Jakarta Satu dengan JakEVO, diapresiasi Bhumandala Award 2020

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meraih dua penghargaan dalam Bhumandala Award tahun 2020, yaitu Bhumandala Kanaka (Medali Emas) dan Bhumandala Kencana (Geoportal...

Visa Ajak Startup Terbaik Asia Pasifik Wujudkan Potensi Globalnya

JAKARTA, MENARA62.COM -- Visa, pemimpin pembayaran digital di dunia, mengumumkan pembukaan Visa Accelerator Program, sebuah program untuk para pelaku startup di seluruh Asia Pasifik yang ingin mengembangkan bisnis ke negara lain. Dalam program ini, Visa...

Koalisi Anak: Jangan Hilang Satu Generasi karena COVID-19

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sudah dimaklumi bahwa pandemik COVID-19 berdampak luas. Kemiskinan merajalela, ketidaksetaraan meningkat dan pandemik menohok keras layanan umum seperti kesehatan, pendidikan, perlindungan...

JAKARTA, MENARA62.COM – Sebanyak 8 dari34 propinsi di Indonesia hingga saat ini belum eliminasi kusta. Di propinsi-propinsi tersebut ditemukan prevalensi kusta lebih dari satu per 10.000 penduduknya.

“Untuk tingkat provinsi, terdapat delapan provinsi yang masih belum eliminasi kusta,” kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Anung Sugihantono pada temu media Hari Kusta tahun 2020, seperti dikutip dari Antara, Kamis (30/1/2020).

Ke-8 provinsi tersebut ialah Papua Barat, Papua, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Gorontalo.

Sementara untuk tingkat kabupaten dan kota, terdapat total 132 dari 514 kabupaten dan kota yang belum mencapai eliminasi kusta. Jumlah tersebut tersebar di 23 provinsi Tanah Air.

Secara lebih terperinci, ia menjelaskan kasus kusta masih tersebar di sekitar 7.548 desa atau kelurahan. Ini mencakup wilayah kerja dari 1.975 Puskesmas di 341 kabupaten dan kota seluruh provinsi di Indonesia.

“Ini menunjukkan bahwa di provinsi dan kabupaten atau kota yang sudah mencapai eliminasi kusta, ternyata masih tetap memiliki kasus kusta,” katanya.

Sementara itu, Komite Ahli Eliminasi Kusta dan Frambusia dr Sri Linuwih Menaidi mengatakan Papua masih menjadi salah satu provinsi yang berada pada zona merah untuk kasus kusta.

Ia menjelaskan untuk kasus kusta di Papua, prevalensinya mencapai 11 kasus dalam 10.000 penduduk. Angka ini jauh di atas angka nasional yang prevalensinya di bawah satu.

“Untuk nasional itu prevalensinya 0,7 dari keseluruhan penduduk sehingga tidak begitu terlihat,” ujarnya.

Menurut dia, tingginya angka kasus kusta di wilayah timur Indonesia disebabkan akses keterjangkauan ke lokasi tersebut sehingga terjadi keterlambatan dalam penanganan.

Ia mengatakan tidak mudah untuk mengirim obat-obatan karena keterbatasan akses. Di tambah lagi faktor budaya yang cukup memperlambat dan mereka yang tertutup sehingga tidak mudah bagi orang lain untuk masuk ke sana.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Integrasi Jakarta Satu dengan JakEVO, diapresiasi Bhumandala Award 2020

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meraih dua penghargaan dalam Bhumandala Award tahun 2020, yaitu Bhumandala Kanaka (Medali Emas) dan Bhumandala Kencana (Geoportal...

Visa Ajak Startup Terbaik Asia Pasifik Wujudkan Potensi Globalnya

JAKARTA, MENARA62.COM -- Visa, pemimpin pembayaran digital di dunia, mengumumkan pembukaan Visa Accelerator Program, sebuah program untuk para pelaku startup di seluruh Asia Pasifik yang ingin mengembangkan bisnis ke negara lain. Dalam program ini, Visa...

Koalisi Anak: Jangan Hilang Satu Generasi karena COVID-19

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sudah dimaklumi bahwa pandemik COVID-19 berdampak luas. Kemiskinan merajalela, ketidaksetaraan meningkat dan pandemik menohok keras layanan umum seperti kesehatan, pendidikan, perlindungan...

Buku Bahasa Indonesia Laras Jurnalistik Segera Terbit

JAKARTA, MENARA62.COM - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra menggelar diskusi kelompok Terpumpun Penyusunan...