30.7 C
Jakarta

Eureka Edutech Luncurkan Buku Panduan Asesmen Nasional, Bantu Kemampuan Nalar Siswa

Baca Juga:

JAKARTA, MENARA62.COM – PT Edukasi Rekanan Anda (Eureka Edutech) meluncurkan buku Intensif Bedah Materi dan Soal Asesmen Nasional SMA/MA pada Jumat (5/8/2022). Buku yang diluncurkan di Gramedia Matraman Jakarta Timur tersebut merupakan buku panduan bagi siswa, guru dan sekolah untuk menghadapi kegiatan asesmen nasional

“Asesmen nasional adalah sesuatu yang baru, sehingga siswa maupun guru masih meraba-raba seperti apa soal-soal asesmen nasional itu,” kata CEO & Co-Founder Eureka Edutech Mahendra K Datu.

Ia bisa memahami rasa khawatir sebagian siswa dan guru terhadap hasil asesmen nasional tersebut. Sebab pada sebagian dari mereka berpikir bahwa asesmen nasional tidak ubahnya dengan ujian nasional.

Padahal lanjut Mahendra, asesmen nasional bukanlah ujian nasional. Asesmen nasional hanyalah salah satu instrumen bagi pemerintah untuk memetakan kondisi pendidikan dalam satu wilayah. Dari hasil pemetaan inilah nantinya pemerintah dapat menetapkan kebijakan yang lebih tepat.

“Karena merupakan alat pemetaan maka siswa yang menjadi peserta asesmen nasional di satuan pendidikan dipilih secara acak, secara random dan hanya sebagian saja yang dianggap mewakili,” tambah Mahendra.

Diakui Mahendra, asesmen nasional hingga kini masih menimbulkan pro dan kontra. Tetapi ia berprinsip bahwa dunia pendidikan di Indonesia harus melangkah lebih jauh tak sekadar buku teks. Pendidikan harus melahirkan siswa yang kompetitif, kreatif, memiliki nalar yang baik, dan kepribadian yang baik. “Saya melihat kurikulum merdeka mendukung untuk lahirnya siswa yang kompetitif,” tegasnya.

Untuk memberikan gambaran sekaligus panduan bagi siswa maupun guru terkait asesmen nasional inilah, Eureka Edutech meluncurkan buku Intensif Bedah Materi dan Soal Asesmen Nasional SMA/MA. Buku ini disusun berdasarkan kurikulum terkini dari Pusmenjar Kemendikbudristek oleh para pakar dan akademisi.

Menurut Mahendra, buku ini ibaratnya adalah jalan tol untuk menyiapkan anak yang lebih bernalar, bukan fokus pada hafalan. Karenanya, siapapun itu, tidak harus peserta asesmen nasional, mereka yang tidak terpilih menjadi peserta asesmen nasional, sebaiknya membaca buku ini.

Adapun isi dari buku tersebut antara lain informasi lengkap asesmen nasional, bedah materi dan soal literasi fiksi, bedah materi dan soal literasi informasi, bedah materi dan soal numerasi, bank soal dan simulasi asesmen nasional, contoh soal, pembahasan soal juga review dari sejumlah guru besar di Indonesia.

Mahendra berharap buku tersebut dapat membantu pemerintah Indonesia untuk meningkatkan peringkat Programme for International Student Assessment (PISA) yang sebelumnya pada peringkat 72 dari 77 negara.

Robinson Sinurat, Founder of Mimpi Besar Indonesia sekaligus penerima beasiswa LPDP mengakui bahwa buku ini disusun tidak asal-asalan tapi digodok oleh para ahlinya, sehingga memiliki kekuatan (powerfull) bagi para pembaca atau penggunanya “Benar-benar bahasa dan cara penjelasannya sangat mudah dimengerti. Karena buku ini tidak sekadar kasih soal tetapi juga mengajak pembacanya untuk membayangkan dan lebih kreatif,” katanya.

Selain itu, buku ini juga memiliki akurasi yang sangat tinggi dengan soal-soal pada asesmen nasional. Itu mengapa ia menyarankan siswa, guru dan sekolah untuk membaca buku ini sebelum mengikuti asesmen nasional.

Untuk tahap awal, Eurika Edutech baru meluncurkan buku panduan asesmen nasional bagi siswa kelas 11 SMA/MA. Buku tersebut sudah bisa dibeli di seluruh toko buku Gramedia. Sedang untuk kelas 8 SMP dan kelas 4 SD masih dalam tahap persiapan.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!