25 C
Jakarta

FESMoC 2021 SMAN 48 Jakarta, Ajang untuk Lahirkan Sineas Muda

Baca Juga:

SK PENDIRIAN ITBM BALI Keluar, MUHAMMADIYAH BALI Memiliki KAMPUS.

DENPASAR-MENARA62.COM. Alhamdulillah proses penyerahan SK Izin Pendirian ITBM Bali No. 499/E/O/2021 berjalan dengan lancar dan sukses. Rombongan tim pendiri ITBM Bali diterima dengan baik...

Jelang Sumpah Pemuda, Politikus Muda PPP Ingatkan Keseriusan Pemerintah Tangani Keamanan Siber Institusi Negara

JAKARTA, MENARA62.COM - Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021, Najmi Mumtaza Rabbany (Sekwil PPP DKI Jakarta) mengingatkan agar pemerintah memberi perhatian serius...

Penyelanggaraan FMTI akan Difokuskan pada Destinasi Super Prioritas

SAMOSIR, MENARA62.COM - Penyelenggaraan Festival Musik Tradisional Indonesia (FMTI) yang digelar Kemendikbudristek akan difokuskan pada Destinasi Super Prioritas, salah satunya adalah Danau Toba di...

Keren! Asah Kreativitas, Siswa SD Muhammadiyah PK Kottabarat Berlatih Menggambar Anime

  SOLO, MENARA62.COM- Kreativitas merupakan aspek penting yang harus dikembangkan dalam pendidikan di sekolah dasar. Upaya mengasah kreativitas tersebut bisa dilakukan dengan berbagai kegiatan yang...

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan (Ditjen Kebudayaan) mendukung lahirnya sineas muda dari kalangan pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Madrasah Alawiyah (MA). Salah satunya adalah melalui kegiatan Forty-Eight Short Movie Competition (FESMoC) tahun 2021 bagi siswa di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Nusa Tenggara Barat yang diselenggarakan oleh Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 48 Jakarta.

Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid menyampaikan apresiasi serta rasa bangganya kepada SMAN 48 Jakarta selaku penyelenggara acara. Ia mengaku sangat terkesan atas pengorganisasian kegiatan ini karena tidak mudah membuat kompetisi festival film. “Merdeka Belajar bagi saya bukan hanya pidato, tapi harus diwujudkan dalam kegiatan yang nyata, salah satunya adalah melalui kegiatan FESMoC tahun 2021,” kata Hilmar, di sela-sela pemberian penghargaan dan apresiasi kepada juara kompetisi lomba film pendek yang bertajuk “Budaya Lokal Tempat Tinggal Kita,” Ahad (26/9/2021).

FESMoC yang diinisiasi oleh SMAN 48 Jakarta, pelaksanaannya dimulai sejak bulan Mei 2021. Lomba ini diikuti oleh 56 peserta dan berhasil mengumpulkan sebanyak 39 karya poster dan film pendek.

Terdapat empat kategori pemenang. Pertama, untuk kategori film pendek, juara pertama dimenangkan oleh SMAN 48 Jakarta melalui karya bertajuk “Ondel Oh Ndel”. Juara kedua diraih oleh SMAI Nurul Fikri Lembang melalui karya bertajuk “Roti Buaya”. Juara ketiga diraih oleh SMKN 3 Wonosari dengan karya bertajuk “Sanggar (GESANG Manunggaling)”.

Selanjutnya pemenang kategori poster terbaik yang diraih oleh SMKN 2 Buduran lewat karya bertajuk “Kulup”. Sedang untuk ketiga pemenang kategori film favorit diraih oleh SMK 1 Pancasila Ambulu lewat karya bertajuk “Dakon”. Terakhir, pemenang kategori Special Jury Mention yang diraih oleh SMAN 1 Terbanggi Besar lewat karya bertajuk “Cara Baru”. Seluruh pemenang mendapatkan piala serta uang pembinaan.

Sependapat dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana juga mengutarakan pentingnya mewujudkan konsep Merdeka Belajar dalam aksi nyata. “Bukan banyak konsep tekannya, melainkan wujud nyata pada pendampingan anak-anak. Salah satunya SMAN 48 bisa menyelenggarakan kompetisi ini untuk seluruh Indonesia dan ini bukan hal mudah. Terima kasih atas nama Dinas Pendidikan Jakarta, terima kasih kepada Kemendikbudristek. Terus meraih prestasi, untuk menciptakan masa depan gemilang,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia FESMoC 2021, Aninditaputri Daniswara menyampaikan bahwa kondisi pandemi tidak menjadi halangan untuk generasi muda dalam berpikir kritis dan kreatif.

“Kami terus bertumbuh menjadi generasi emas yang produktif, berkarya dan kreatif selaras dengan program Mas Nadiem yaitu Merdeka Belajar. Dalam proses Road to FESMoC yaitu seminar dengan tema “Mencetak Sineas Muda Melalui Produksi Film Pendek” yang diadakan di Museum Penerangan TMII kami menyadari bahwa kamera dan film adalah satu kesatuan yang utuh, dari ide dasar itulah kami merancang desain piala FESMoC 2021,” tutup Anindita.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

SK PENDIRIAN ITBM BALI Keluar, MUHAMMADIYAH BALI Memiliki KAMPUS.

DENPASAR-MENARA62.COM. Alhamdulillah proses penyerahan SK Izin Pendirian ITBM Bali No. 499/E/O/2021 berjalan dengan lancar dan sukses. Rombongan tim pendiri ITBM Bali diterima dengan baik...

Jelang Sumpah Pemuda, Politikus Muda PPP Ingatkan Keseriusan Pemerintah Tangani Keamanan Siber Institusi Negara

JAKARTA, MENARA62.COM - Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021, Najmi Mumtaza Rabbany (Sekwil PPP DKI Jakarta) mengingatkan agar pemerintah memberi perhatian serius...

Penyelanggaraan FMTI akan Difokuskan pada Destinasi Super Prioritas

SAMOSIR, MENARA62.COM - Penyelenggaraan Festival Musik Tradisional Indonesia (FMTI) yang digelar Kemendikbudristek akan difokuskan pada Destinasi Super Prioritas, salah satunya adalah Danau Toba di...

Keren! Asah Kreativitas, Siswa SD Muhammadiyah PK Kottabarat Berlatih Menggambar Anime

  SOLO, MENARA62.COM- Kreativitas merupakan aspek penting yang harus dikembangkan dalam pendidikan di sekolah dasar. Upaya mengasah kreativitas tersebut bisa dilakukan dengan berbagai kegiatan yang...

Pemberian dan Perubahan Nama Itu Adalah Untuk Kemaslahatan

JAKARTA, MENARA62.COM- Pemberian nama terhadap seseorang baik oleh orang tuanya atau oleh orang lain dengan nama yang baik itu diharapkan ada maslahatnya. Atau tepatnya...