25.6 C
Jakarta

Kembalikan Kepercayaan Masyarakat Gunakan OJOL dan ASK, Menhub Ajak Aplikator dan Pengemudi Patuhi Protokol Kesehatan

Must read

Dunia Harus Tahu Persoalan Bangsa Palestina Belum Selesai

JAKARTA, MENARA62.COM – Adara Relief Internasional kembali menghadirkan tokoh-tokoh pemuda Palestina untuk menceritakan kondisi negara tersebut sejak kaum zionis Israel menjajahnya. Kali ini Husammuddin...

Untuk Pertama Kalinya Politeknik Negeri Kupang Kukuhkan Guru Besar

KUPANG, MENARA62.COM – Dr Adrianus Amheka, ST, M.Eng dikukuhkan menjadi guru besar pertama di Politeknik Negeri Kupang (PNK) bidang tehnik mesin sistem energy lingkungan....

TNI-Polri, Tokoh Masyarakat, dan FPI Mataram Kerja Bakti di Lokasi Baliho Habib Rizieq

MATARAM, MENARA62.COM – TNI-Polri bergandengan tangan dengan tokoh masyarakat dan Front Pembela Islam (FPI) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar kerja bakti di bekas...

Jauhi Prasangka

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa…” (Q.S. Al-Hujurat: 12) Di antara sebab kegalauan hati setiap orang adalah munculnya...

JAKARTA, MENARA62.COM — Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengajak para aplikator dan para pengemudi Ojek Online (Ojol) dan Angkutan Sewa Khusus (ASK) untuk bersama-sama mematuhi protokol kesehatan dalam berkendara di masa adaptasi kebiasaan baru. Hal itu perlu dilakukan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat kembali menggunakan transportasi Ojol maupun ASK di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

“Saat ini masyarakat masih belum confident untuk bertransportasi menggunakan ojol dan ASK. Tetapi untuk layanan antar barang dan makanan permintaannya cukup tinggi, yang bisa menjadi opportunity agar bisnis ini tetap eksis di masa pandemi ini,” jelas Menhub saat hadir dalam acara “Merajut Silahturahmi, Bersama Kita Bekerja” yang digagas oleh aplikator Grab Indonesia, Kamis (2/7/2020).

Menhub menjelaskan, aturan pengendalian transportasi yang dibuat di masa pandemi Covid-19 ini bukan untuk membuat susah para pengemudi, tetapi justru ini adalah upaya Pemerintah agar kegiatan mereka tetap berjalan dengan syarat-syarat protokol kesehatan yang harus dipenuhi.

“Saat ini kesehatan sebagai panglima, karena kita harus mengutamakan kesehatan bagi penumpang maupun pengemudi dari penularan Covid-19. Pakai masker, jaga jarak, sering cuci tangan, menjaga kebersihan kendaraan menjadi keharusan untuk dilakukan,” ungkap Menhub.

Menhub mengajak para pengemudi ojol dan ASK agar tetap semangat dalam bekerja di masa adaptasi kebiasaan baru ini. Menhub juga meminta kepada aplikator agar mengoptimalkan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR)-nya untuk bisa berbagi dan membantu mitra-mitra pengemudinya.

“Kita semua berharap pandemi Covid-19 bisa segera berakhir. Untuk itu, saat ini dibutuhkan kerjasama yang erat dan sama-sama mencari solusi yang terbaik agar transportasi ini bisa tetap eksis melayani masyarakat,” pungkas Menhub.

Turut hadir dalam pertemuan virtul ini Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, jajaran aplikator Grab Indonesia dan Gojek, serta perwakilan para asosiasi dan pengemudi Ojol dan ASK se-Indonesia. (RDL)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Dunia Harus Tahu Persoalan Bangsa Palestina Belum Selesai

JAKARTA, MENARA62.COM – Adara Relief Internasional kembali menghadirkan tokoh-tokoh pemuda Palestina untuk menceritakan kondisi negara tersebut sejak kaum zionis Israel menjajahnya. Kali ini Husammuddin...

Untuk Pertama Kalinya Politeknik Negeri Kupang Kukuhkan Guru Besar

KUPANG, MENARA62.COM – Dr Adrianus Amheka, ST, M.Eng dikukuhkan menjadi guru besar pertama di Politeknik Negeri Kupang (PNK) bidang tehnik mesin sistem energy lingkungan....

TNI-Polri, Tokoh Masyarakat, dan FPI Mataram Kerja Bakti di Lokasi Baliho Habib Rizieq

MATARAM, MENARA62.COM – TNI-Polri bergandengan tangan dengan tokoh masyarakat dan Front Pembela Islam (FPI) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar kerja bakti di bekas...

Jauhi Prasangka

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa…” (Q.S. Al-Hujurat: 12) Di antara sebab kegalauan hati setiap orang adalah munculnya...

Calling Visa dan Krisis Orientasi

Saya tidak mengerti mengapa pemerintah akan mengeluarkan kebijakan tentang Calling Visa untuk warga negara Israel. Kalau untuk warga negara Afghanistan, Guinea, Korea Utara, Kamerun, Liberia,...