28.7 C
Jakarta

Ketua MDMC Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Sutopo

Must read

Beribadah, Benarkah Sulit?

Oleh Ashari, SIP)* KITA  lahir di dunia bukan tanpa tujuan. Kita lahir di dunia bukan kehendak sendiri. Meski kita harus berjuang dengan jutaan sel sperma...

Dubes RI di Jepang Dukung Pembentukan Jaringan Forum Bisnis WNI di 47 Perfektur

JAKARTA, MENARA62.COM - Forum Bisnis Baru Bersama (BBB) bagi WNI yang ada di Jepang melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Kedutaan Besar RI di Jepang,...

Menteri Kelautan Tebar Ribuan Benih Ikan di Embung Gadingan Sleman

SLEMAN, MENARA62.COM – Dalam upaya mensinergikan budidaya ikan dengan pelestarian lingkungan, Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia Sakti Wahyu Trenggono bersama dengan Bupati Sleman Sri...

XL Axiata Wakafkan Jembatan Talagahiang di Lebak

LEBAK, BANTEN, MENARA62.COM -- Karyawan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mewakafkan sebuah jembatan antardesa di pelosok Kabupaten Lebak, Banten. Setelah melalui proses pembangunan...

JAKARTA, MENARA62.COM – Ucapan duka cita terus mengalir dari masyarakat atas berpulangnya Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat (Pusdatin dan Humas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Ahad dinihari (7/7/2019). Salah satunya dari Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Budi Setiawan.

Dalam pesan tertulisnya Budi menyampaikan ucapan duka cita disertai doa untuk almarhum Sutopo. Sebagai sesama lembaga yang terjun menangani bencana, Budi mengenail baik Sutopo.

“Kita semua sangat kehilangan atas meninggalnya Pak Topo, beliau orang baik,” tulis Budi.

Ia mengaku sangat terkesan dengan semangat kerja dan semangat juang Sutopo. Ditengah deraan penyakit kankernya, Sutopo tetap menyampaikan informasi penting terkait kejadian bencana di seluruh wilayah Tanah Air.

“Informasi Pak Topo tidak hanya ditunggu-tunggu dan jadi referensi awak media tetapi juga masyarakat termasuk kami lembaga penanggulangan bencana,” tambahnya.

Dengan kecepatan dan akurasi data bencana yang disampaikan Sutopo, membuat informasi bencana menjadi jelas, akurat dan menepis berita yang simpang siur. Ini sangat berguna bagi masyarakat.

“Pak Topo secara cepat memberikan berita yang lugas dan bisa cepat diterima,” tuturnya.

Meski kini Sutopo telah tiada, Budi berharap apa yang sudah dilakukan dapat dilanjutkan oleh Sutopo-Sutopo lainnya.

“Insya Alloh beliau husnul khotimah dan kita berharap akan ada Sutopo-Sutopo lain yang siap mengimformasikan bencana seperti yang selama ini almarhum sudah lakukan,” tutup Budi.

Sutopo meninggal dunia ketika sedang dalam pengobatan kanker paru stadium IVB di di Rumah Sakit Kanker Modern St Stamford, Guangzhou, China sekitar pukul 02.00 waktu Guangzhou atau 01.00 WIB pada usia 49 tahun.

Sutopo berangkat ke Guangzhou untuk berobat karena kanker sudah menyebar ke tulang dan organ-organ tubuh lainnya.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Beribadah, Benarkah Sulit?

Oleh Ashari, SIP)* KITA  lahir di dunia bukan tanpa tujuan. Kita lahir di dunia bukan kehendak sendiri. Meski kita harus berjuang dengan jutaan sel sperma...

Dubes RI di Jepang Dukung Pembentukan Jaringan Forum Bisnis WNI di 47 Perfektur

JAKARTA, MENARA62.COM - Forum Bisnis Baru Bersama (BBB) bagi WNI yang ada di Jepang melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Kedutaan Besar RI di Jepang,...

Menteri Kelautan Tebar Ribuan Benih Ikan di Embung Gadingan Sleman

SLEMAN, MENARA62.COM – Dalam upaya mensinergikan budidaya ikan dengan pelestarian lingkungan, Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia Sakti Wahyu Trenggono bersama dengan Bupati Sleman Sri...

XL Axiata Wakafkan Jembatan Talagahiang di Lebak

LEBAK, BANTEN, MENARA62.COM -- Karyawan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mewakafkan sebuah jembatan antardesa di pelosok Kabupaten Lebak, Banten. Setelah melalui proses pembangunan...

Setelah Forkompimda Kota Yogyakarta, Giliran Nakes Segera Divaksinasi Covid-19

YOGYAKARTA, MENARA62.COM - Asa untuk bisa segera terbebas dari pandemi muncul dengan adanya vaksinasi Covid-19 di Kota Yogyakarta. Kegiatan vaksinasi diawali dengan vaksinasi kepada...