26.1 C
Jakarta

Ketum PGRI Terharu Guru Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19

Baca Juga:

Pertahankan Rating dari Fitch, Hutama Karya Pertegas Posisi Perusahaan dengan Kinerja Stabil Ditengah Pandemi

JAKARTA, MENARA62.COM - Meski berada di tengah situasi pandemi Covid-19 yang mempengaruhi kinerja perusahaan sebagaimana industri lain pada umumnnya, namun PT Hutama Karya (Persero) ...

Menhub: Sinergi Regulator, Operator, dan Pengguna Jasa Tentukan Keselamatan Angkutan Jalan

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sinergi yang baik antara pemerintah, operator, dan pengguna jasa sangat menentukan keselamatan angkutan jalan. Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya...

Kemendikbud Serahkan Soal Kompetensi Dasar Calon ASN 2021 kepada Panselnas

JAKARTA, MENARA62.COM - Sebagai komponen dari penyelenggaraan Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) formasi tahun 2021,...

Hilmar Pastikan Draf Buku Kamus Sejarah Jilid I Belum Final

JAKARTA, MENARA62.COM - Isu terkait draf naskah buku Kamus Sejarah Jilid I yang disusun sebelum kepemimpinan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim...

JAKARTA, MENARA62.COM – Ketua Umum PGRI Prof Unifah Rosyidi mengaku terharu ketika guru menjadi prioritas yang mendapatkan vaksin Covid-19. Hal itu disampaikan Unifah saat mendampingi Presiden meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi 650 guru di Jabodetabek yang berlangsung di SMA N 70 Jakarta, Rabu (24/2/2021)

“Saya sampai mau nangis, sangat terharu bahwa perhatian pemerintah terhadap guru begitu besar,” kata Unifah.

Ia tahu bahwa saat ini vaksin Covid-19 masih sulit didapatkan. Pemerintah harus berjuang untuk bisa membeli vaksin dari negara asing.

Tetapi di tengah keterbatasan vaksin, ternyata guru menjadi salah satu kelompok masyarakat yang menjadi prioritas pemerintah mendapatkan vaksin Covid-19.

PGRI bersama organisasi profesi guru lainnya telah mendata jumlah guru di seluruh Indonesia baik yang bertatus PNS, dan non PNS atau non honorer. Guru yang berada dibawah kewenangan Kemendikbud maupun Kemenag, termasuk dosen, tutor belajar dan tenaga kependidikan lainnya.

“Total diperkirakan ada 5 juta orang dan ini akan dilakukan vaksinasi secara bertahahap,” lanjut Unifah.

Menurut Unifah, vaksinasi Covid-19 menjadi sebuah upaya strategis untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 dan keinginan segera kembali belajar mengajar ssecara aman dan nyaman.

PGRI mengimbau guru untuk mentaati peraturan pemerintah terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Misalnya soal syarat-syarat kesehatan, harus jauh hari sebelumnya disiapkan. Sehingga pada hari pelaksanaan vaksinasi, guru bisa mengikutinya dengan aman.

Diakui antusiasme guru mengikuti vaksinasi Covid-19 sangat tinggi di tengah berita-berita hoaks soal vaksin. Mereka percaya bahwa secara ilmiah, vaksin Covid-19 bisa memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Guru-guru itu sudah ingin sekali mengajar. Kalau sudah ada vaksin, lalu mereka ikuti vaksin, diharapkan bisa segera mengajar,” tambahnya.

Data terkait guru yang akan divaksin lanjut Unifah sudah dimiliki oleh PGRI dan organisasi profesi guru lainnya.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

Pertahankan Rating dari Fitch, Hutama Karya Pertegas Posisi Perusahaan dengan Kinerja Stabil Ditengah Pandemi

JAKARTA, MENARA62.COM - Meski berada di tengah situasi pandemi Covid-19 yang mempengaruhi kinerja perusahaan sebagaimana industri lain pada umumnnya, namun PT Hutama Karya (Persero) ...

Menhub: Sinergi Regulator, Operator, dan Pengguna Jasa Tentukan Keselamatan Angkutan Jalan

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sinergi yang baik antara pemerintah, operator, dan pengguna jasa sangat menentukan keselamatan angkutan jalan. Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya...

Kemendikbud Serahkan Soal Kompetensi Dasar Calon ASN 2021 kepada Panselnas

JAKARTA, MENARA62.COM - Sebagai komponen dari penyelenggaraan Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) formasi tahun 2021,...

Hilmar Pastikan Draf Buku Kamus Sejarah Jilid I Belum Final

JAKARTA, MENARA62.COM - Isu terkait draf naskah buku Kamus Sejarah Jilid I yang disusun sebelum kepemimpinan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim...

Kurangi Emisi, Penggunaan Sumber Energi Terbarukan Mendesak

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, yang juga Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN) menerangkan urgensi dan rencana...