KARANGANYAR, MENARA62.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar resmi melantik Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) Kabupaten Karanganyar sebagai langkah memperkuat gerakan dakwah Islam di tengah dinamika masyarakat dan perkembangan teknologi digital.
Pelantikan digelar pada Jumat (4/9/2026) di Gedung Dakwah PDM Karanganyar. Prosesi pelantikan dilakukan oleh Ketua Majelis Tabligh PDM Karanganyar secara khidmat.
Kehadiran KMM diharapkan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas, jangkauan, dan keberlanjutan dakwah Muhammadiyah di berbagai wilayah Kabupaten Karanganyar.
Para mubaligh yang tergabung dalam KMM secara resmi menerima amanah untuk menjalankan tugas dakwah berdasarkan nilai-nilai Islam dan prinsip gerakan Muhammadiyah.
Amanah tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyampaian materi keagamaan. Para mubaligh juga diharapkan berperan memberikan pencerahan, pembinaan, dan pendampingan kepada masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
Mubaligh Dituntut Memahami Perubahan Zaman
Ketua PDM Karanganyar, Muhammad Arief Bhaber, menyambut positif terbentuknya KMM. Menurutnya, kehadiran korps tersebut menjadi energi baru bagi gerakan dakwah Muhammadiyah di Karanganyar.
“Saya mengucapkan selamat dan berbahagia karena dakwah Muhammadiyah di Karanganyar semakin semarak dan insyaallah semakin kuat dengan adanya KMM ini,” ujar Muhammad Arief Bhaber.
Ia menekankan bahwa perkembangan zaman yang berlangsung cepat menuntut para mubaligh memiliki wawasan keislaman yang kuat sekaligus memahami dinamika sosial masyarakat.
Karena itu, para mubaligh perlu berhati-hati dalam menyampaikan pesan keagamaan agar dakwah mampu menghadirkan pencerahan dan tetap relevan dengan persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Dalam menjalankan tugas dakwah, kita harus berhati-hati, khususnya dalam menyampaikan nilai-nilai Islam di tengah dinamika masyarakat yang terus berubah,” imbuhnya.
Menurutnya, pola dakwah saat ini juga mengalami perubahan. Dakwah tidak lagi hanya berlangsung melalui mimbar masjid dan forum pengajian, tetapi juga merambah ruang digital.
Perkembangan teknologi serta meningkatnya penggunaan media sosial menjadi tantangan sekaligus peluang bagi gerakan dakwah Muhammadiyah. Para mubaligh dituntut mampu menggunakan metode dakwah yang komunikatif, kontekstual, dan sesuai dengan karakter masyarakat.
KMM Jadi Wadah Penguatan Kompetensi
Ketua KMM Karanganyar, Aziz Qohar, mengatakan keberadaan Korps Mubaligh Muhammadiyah diharapkan menjadi wadah koordinasi sekaligus penguatan kompetensi para mubaligh.
“Melalui KMM, kegiatan dakwah diharapkan dapat dilakukan secara lebih terencana, terorganisasi, dan memiliki jangkauan yang lebih luas,” ujar Aziz.
Ia menambahkan, KMM juga menjadi ruang bagi para mubaligh untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat kapasitas keilmuan.
“Para mubaligh juga diharapkan dapat saling berbagi pengalaman, memperkuat kapasitas keilmuan, serta membangun jejaring dakwah di tingkat daerah hingga akar rumput,” imbuhnya.
Dengan terbentuknya jejaring tersebut, dakwah Muhammadiyah diharapkan tidak berjalan secara parsial. Aktivitas dakwah dapat lebih terkoordinasi dan menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Dakwah Tidak Cukup dari Mimbar
Tantangan dakwah di tengah masyarakat semakin kompleks. Para mubaligh Muhammadiyah tidak hanya dituntut mampu menyampaikan ajaran Islam, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang.
Isu pendidikan, lingkungan, keluarga, generasi muda, hingga perkembangan teknologi informasi menjadi bagian dari realitas masyarakat yang membutuhkan pendekatan dakwah.
Kehadiran KMM diharapkan memperkuat peran mubaligh sebagai penggerak pencerahan di tengah masyarakat. Dakwah tidak berhenti pada penyampaian pesan keagamaan, tetapi juga hadir dalam proses pembinaan dan pendampingan yang menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.
Pelantikan KMM Kabupaten Karanganyar menjadi momentum membangun gerakan dakwah yang lebih terorganisasi, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam serta prinsip gerakan Muhammadiyah. (*)

